Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Presiden Perintahkan Kepala Daerah Percepat Vaksinasi dan Jalankan Prokes
    Kesehatan

    Presiden Perintahkan Kepala Daerah Percepat Vaksinasi dan Jalankan Prokes

    8 Februari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait penanganan Omicron di Indonesia secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia, Senin (7/2/2022).

    Turut menyaksikan arahan presiden, Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi, Danrem 061 Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan dan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor.

    Presiden mengatakan, pandemi belum sepenuhnya berakhir, meskipun di 2020 dan 2021 Indonesia bisa melewati gelombang demi gelombang, termasuk yang terakhir gelombang varian delta dengan kerja dan bergotong royong bersama-sama membentengi dengan baik.

    Memasuki 2022, Indonesia kembali dihadapkan pada tantangan varian Omicron yang penyebarannya lebih cepat empat kali lipat dari varian delta. Jika melihat kasus Omicron di dunia, seperti di Amerika, Inggris, Perancis, kasus barunya masih sangat tinggi untuk Omicron.

    “Belajar dari negara lain, kita ingin menangani varian Omicron di negara Indonesia dengan manajemen yang lebih baik dari saat menangani varian delta di 2020 dan 2021,” ujar Presiden.

    Kepala negara mengatakan, tren kasus Omicron di Indonesia sampai saat ini 93 persen kasusnya ada di Jawa dan Bali. Hal yang patut disyukuri yakni tingkat perawatannya rendah, penggunaan ICU juga masih rendah, kematian juga sangat rendah jika dibandingkan varian delta. Namun untuk DKI Jakarta, Jabar, Jateng, harus berhati-hati karena tren kasusnya terus naik.

    “Kami memperkirakan setelah Jawa Bali 3-4 minggu gelombang Omicron ini akan meluas keluar dari Jawa Bali. Sehingga semuanya harus siap secara detail. Jangan sampai Omicronnya datang, RS belum siap, oksigen, obat-obatan belum disiapkan. Jadi segera siapkan diri menghadapi gelombang Omicron,” imbuhnya.

    Jokowi menjelaskan, karakter pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional 93 persen tanpa komorbid dan 7 persen dengan komorbid. Ia menegaskan pasien bergejala ringan dan tanpa gejala prioritaskan untuk isoman, sementara rumah sakit hanya diperuntukkan yang bergejala sedang, berat dan kritis.

    Ia melanjutkan, karakter pasien yang meninggal dunia akibat omicron 69 persen karena belum vaksin lengkap. Tak ayal, vaksin menjadi kunci penanganan Omicron untuk mencegah kematian.

    “Kunci penanganan Omicron percepatan vaksinasi dan meningkatkan kembali Protokol kesehatan utamanya memakai masker,” tegasnya.

    Sementara itu, Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Bagi warga yang belum divaksinasi segera melaksanakan vaksin booster bila sudah memenuhi syarat waktu dan bagi lansia sebaiknya di rumah saja.

    “Seperti yang dikatakan presiden vaksin mengurangi dampak bila terinfeksi virus, sehingga lebih mudah dan cepat sembuhnya. Dan saya optimis Insya Allah Omicron di Kota Bogor terkendali karena ada penurunan kasus perharinya,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Rapat

    Bahas Agenda 2023, Ketua Dewan Pengurus APEKSI Gelar Rapat

    7 April 2023
    Kota Bogor

    Pembukaan BSF CGM 2026 Warnai Ramadan dengan Semangat Toleransi

    2 Maret 2026
    Pemerintahan

    Eks Kadis DLH Tangerang Jadi Tersangka Kasus Pelanggaran Lingkungan di TPA Rawa Kucing

    6 Desember 2024
    Politik

    Safari Ramadhan, Golkar Kota Bogor Siap Rebut Kemenangan di 2024

    28 April 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.