Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ono Surono dan Atty Somaddikarya Serahkan Bantuan Untuk Ponpes di Kota Bogor
    • Dadang Iskandar Danubrata Dampingi Ono Surono Tinjau Pembangunan Trase Batutulis
    • Dedie Minta Tirta Pakuan Siaga Hadapi Kemarau, Distribusi Air Bersih Disiapkan untuk Warga Terdampak
    • Bernard Dwiputra Chandra Terpilih Aklamasi Pimpin HIPMI Kabupaten Bogor, Siap Perkuat Kolaborasi dan Akses Permodalan
    • Pemkot Bogor menggelar aksi bebersih Sungai Ciliwung dalam rangka Harganas 2026 yang diikuti sekitar 1.000 peserta
    • Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Plaza Balai Kota
    • Dedi Mulyono Desak Dinsos Kota Bogor Percepat Groundchecking Desil, Anggaran 2026 Tembus Rp 900 Juta
    • Jenal Mutaqin Kenalkan Siswa Sesko TNI pada Sejarah dan Kesenian Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Hari Pendidikan Nasional 2024 » Peringatan Hardiknas, Great Edunesia Sampaikan Perjalanan Terjal Pendidikan Indonesia
    Hardiknas

    Peringatan Hardiknas, Great Edunesia Sampaikan Perjalanan Terjal Pendidikan Indonesia

    2 Mei 20243 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024, Great Edunesia bersama Dompet Dhuafa dan Kampus STIM Budi Bakti menggelar acara Talk Show Hardiknas Forum 2024 yang bertajuk “Merdeka Belajar dan Jalan Terjal Transformasi Pendidikan Kita”. Kegiatan ini berlangsung di Kampus STIM Budi Bakti, Jalan Raya Kemang, Kabupaten Bogor pada Kamis, 2 Mei 2024.

    Adapun pembicara dalam acara ini nampak hadir seperti, Ketua Dewan Pengawas Dompet Dhuafa, Dr Ahmad Juwaini, S.E,M.M,
    CEO GREAT Edunesia Asep Hendriana, Akademisi dan Penulis Buku, Dr Adian Husaini. Hadir pula tokoh pendidikan, Dr Zain Ucherowi, Iman Zanatul Haeri selaku P2G, Ketua Kampus STIM Budi Bakti, Tina Fatimah dan Executif Direktor GREAT Edunesia, Mulyadi Saputra

    “Acara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dipusatkan untuk merenungkan perjalanan dan tantangan pendidikan di Indonesia,” disampaikan Asep Hendriana selaku CEO GREAT Edunesia dalam conferensi pers pada Kamis (2/5/2024).

    Menurut Asep, tahun ini Indonesia memasuki usia ke-79. Namun, pendidikan di negeri ini masih saja memiliki tumpukan masalah yang tak kunjung selesai. Beragam kebijakan dan kurikulum silih berganti diterapkan, tetapi problematika pendidikan Indonesia belum banyak yang terurai.

    ” Separuh lebih angkatan kerja yang dihasilkan dari pendidikan kekinian nyatanya tak mampu memenuhi kualifikasi yang diharapkan. Hal tersebut disinyalir lantaran persoalan akses pendidikan serta kualitas belajar di sekolah dan perguruan tinggi yang belum cukup baik,” tegasnya.

    Sementara, Rina Fatimah Rektor STIM Budi Bakti menyampaikan, dalam dua dekade terakhir, Indonesia mengalami krisis pembelajaran. Hal ini dibuktikan
    dengan tidak adanya peningkatan output pendidikan yang signifikan dalam 10—15 tahun terakhir.

    “Riset PISA tahun 2022 melaporkan bahwa 82% siswa Indonesia yang berusia 15 tahun tak paham Matematika, 75% tak paham bacaan, dan 66% tak paham sains. Selain itu, persoalan lainnya adalah makin tercerabutnya materi ajar dari kearifan lokal masyarakat sekitarnya. Persoalan tersebut membuat makin sulit menemukan korelasi fungsional antara muatan ajar dengan kebutuhan di dunia nyata,” papar Rina.

    Rina juga mengatakan, kurikulum Merdeka Belajar sebagai gagasan baru untuk mengubah wajah pendidikan kita dinilai masih terlalu prematur untuk dilihat keberhasilannya. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa paket-paket
    kebijakan ini masih terus berlanjut selepas pergantian kepemimpinan nasional.

    “Karenanya, jalan terjal diprediksi masih akan ditempuh dalam koridor transformasi pendidikan guna mewujudkan SDM unggul Indonesia yang memiliki enam dimensi Profil Pelajar Pancasila,” ujarnya.

    Executif Direktor GREAT Edunesia, Mulyadi menambahkan, berangkat dari permasalahan tersebut, pada momentum Hari Pendidikan Nasional 2024 ini, Great Edunesia menginisiasi forum diskusi untuk memunculkan gagasan-gagasan baru transformasi pendidikan untuk menjawab tantangan di era Indonesia Emas.

    “Great Edunesia sendiri adalah organisasi filantropi pendidikan sebagai mitra pengelola program Dompet Dhuafa dalam bidang pendidikan yang berkhidmat kepada publik di bidang pendidikan untuk pembedayaan. Great Edunesia memiliki 12 program dari pendidikan dasar hingga tinggi,serta pendidikan informal hingga formal,” beber Mulyadi.

    Mulyadi menegaskan, hingga saat ini Great Edunesia telah memberikan kemanfaatan kepada ribuan siswa, guru, juga sekolah, terbentang di seluruh provinsi di Indonesia.

    “Kami memberikan manfaat bagi siswa, guru juga sekolah di seluruh provinsi di Indonesia, ” pungkasnya.

    Asep Hendriana Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa Mulyadi Rina Fatimah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Ini Jumlah Pasien yang Dirawat di RS Lapangan

    25 Januari 2021
    Masjid Agung

    Bima Arya Minta Pembangunan Lanjutan Masjid Agung Harus Tepat Waktu

    24 Februari 2023
    Kesehatan

    Ketua DPRD : Hasil Studi IPB Bisa Menjadi Acuan Penanganan Covid

    18 Agustus 2021
    Kota Bogor

    Kawal Arah Kebijakan Kota Bogor, DPRD Kota Bogor Terima Draft RPJMD dan Mulai Pembahasan 4 Raperda

    16 Juli 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Covid19

    Dalam Rangka Bukan Mutu Karantina, Masyarakat Diedukasi Soal Mutu Kualitas Ikan

    26 Mei 2021

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menghadiri Bulan Mutu Karantina 2021 di Danau LSI…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.