Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik
    • Puluhan Angkot dan AKDP Terjaring Operasi Gabungan
    • MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi
    • Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan
    • Kapolda Jabar Apresiasi Sinergitas Polresta Bogor Kota dan Pemkot Bogor Jaga Kamtibmas
    • Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Bantuan Polri Perbaiki RTLH hingga Bantu Pengemudi Ojol
    • Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Dedie Rachim Soroti Tantangan SDM Era AI
    • DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah
    Kota Bogor

    Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah

    29 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Penataan Alun-alun Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, resmi dimulai. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung proses penataan tersebut, Minggu (28/6/2026).

    Nantinya, kawasan Alun-alun Empang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Dedie Rachim mengatakan bahwa penataan yang telah direncanakan sejak lama ini akhirnya dapat terlaksana setelah Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan nazhir wakaf resmi Masjid Agung At Thohiriyah Empang.

    “Alhamdulillah, akhirnya kita bisa memulai sebuah langkah penataan bersama,” ucapnya.

    Dari sisi historis, kawasan ini memiliki nilai sejarah, karena pada masa kolonial dikenal sebagai wilayah Sukahati. Bupati Bogor pada masa lalu juga sempat berkantor di kawasan ini.

    “Di sinilah tempat dimulainya pemerintahan di Kota Bogor pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Sekarang ada kesempatan untuk kita tata. Karena prosesnya sudah berjalan, alhamdulillah pihak nazhir juga memiliki keinginan yang sama, maka tentu ini harus kita mulai,” ungkap Dedie Rachim.

    Secara keseluruhan, luas kawasan ini mencapai sekitar 3.000 meter persegi yang akan dikembalikan fungsinya sebagai alun-alun.

    “Tetapi tentu karena perkembangan zaman yang cukup pesat, ada kebutuhan, seperti area parkir dan sentra kuliner UMKM yang juga akan kita akomodasi,” ujarnya.

    Dengan demikian, kawasan ini akan menjadi ruang publik bersejarah yang representatif dengan keberadaan Masjid Agung At Thohiriyah yang telah berdiri sejak 1816.

    “Kita tata semuanya. Warga juga sudah setuju, ahli waris juga sudah setuju. Tinggal kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini. Kesempatan tidak akan datang dua kali. Kalau wali kotanya tidak mau, belum tentu. Nazhir mau, warga mau, artinya semua sudah bersinergi dan siap berkolaborasi. Tinggal warga yang lain menyesuaikan dengan rencana dan langkah yang kita ambil,” katanya.

    Saat ini, alat berat telah disiapkan untuk memulai proses penataan, mulai dari pengerukan, perataan, hingga perkerasan.

    Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan bahwa penataan dilakukan setelah adanya penetapan nazhir wakaf yang kemudian menyerahkan pengelolaan kawasan tersebut kepada Pemerintah Kota Bogor.

    “Artinya, rencana lama yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat sekitar Empang akhirnya bisa direalisasikan. Sebenarnya sejak dulu kami ingin menata kawasan ini, tetapi terkendala status lahannya. Sekarang, nazhir yang baru telah meminta agar Pemkot mengelola kawasan ini untuk ditata secara menyeluruh. Tentu kami merespons hal tersebut dengan baik,” ujarnya.

    Penataan kawasan ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar yang menginginkan lingkungan menjadi lebih asri.

    Nantinya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor akan melakukan pendataan pedagang, sedangkan Dinas Perhubungan (Dishub) akan mendata kebutuhan lahan parkir.

    Dengan demikian, penataan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap berbagai fasilitas pendukung.

    “Secara komprehensif nanti akan kita desain secara menyeluruh, mulai dari tamannya, area parkir, pelestarian kawasan, hingga penataan pedagang, termasuk pedagang legendaris yang sudah lama berjualan di sini, seperti pedagang daging kambing. Itu semua akan kita tata. Kebetulan Pak Nazhir juga selama ini terus berupaya mendukung penataan kawasan ini,” ujarnya.

    Konsep penataan Alun-alun Empang akan mengusung tema ruang terbuka hijau yang dipadukan dengan karakteristik lokal, sehingga tetap mempertahankan nilai sejarah dan identitas kawasan.

    Chusnul Rozaqi Dedie A. Rachim Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    DPC Syarikat Islam Kota Bogor Dilantik, Bangkitkan Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas

    11 November 2021
    Kesehatan

    Musrenbang Kertamaya Prioritaskan Ruang Kelas Baru SD

    13 Desember 2021
    Kota Bogor

    Kalapas Bogor Kunjungi DPRD, Minta Dukungan Bangun Lembaga Pemasyarakatan Baru

    16 Oktober 2025
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Tekankan ASN Responsif Tangani Keluhan Warga

    30 September 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.