Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    • ASN Pemkot Bogor Diminta Lawan Dugaan Pemerasan Berkedok Pencemaran Nama Baik
    • Kemampuan Keuangan Jadi Pertimbangan Pemkot Bogor Isi Posisi Dirum PPJ
    • Kontingen Kwarcab Kota Bogor Dilepas Menuju Jamnas XII, Bawa Semangat Persaudaraan
    • Inovasi SOLID Antarkan Kota Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKA BPS 2026
    • Cibadak Bogor Punya ‘Kampung Berisik’, Sentra Wajan hingga Kerupuk Kulit
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah
    Kota Bogor

    Penataan Alun-alun Empang Dimulai, Pemkot Bogor Hadirkan Ruang Terbuka Hijau Bersejarah

    29 Juni 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Penataan Alun-alun Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, resmi dimulai. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung proses penataan tersebut, Minggu (28/6/2026).

    Nantinya, kawasan Alun-alun Empang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Dedie Rachim mengatakan bahwa penataan yang telah direncanakan sejak lama ini akhirnya dapat terlaksana setelah Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan nazhir wakaf resmi Masjid Agung At Thohiriyah Empang.

    “Alhamdulillah, akhirnya kita bisa memulai sebuah langkah penataan bersama,” ucapnya.

    Dari sisi historis, kawasan ini memiliki nilai sejarah, karena pada masa kolonial dikenal sebagai wilayah Sukahati. Bupati Bogor pada masa lalu juga sempat berkantor di kawasan ini.

    “Di sinilah tempat dimulainya pemerintahan di Kota Bogor pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Sekarang ada kesempatan untuk kita tata. Karena prosesnya sudah berjalan, alhamdulillah pihak nazhir juga memiliki keinginan yang sama, maka tentu ini harus kita mulai,” ungkap Dedie Rachim.

    Secara keseluruhan, luas kawasan ini mencapai sekitar 3.000 meter persegi yang akan dikembalikan fungsinya sebagai alun-alun.

    “Tetapi tentu karena perkembangan zaman yang cukup pesat, ada kebutuhan, seperti area parkir dan sentra kuliner UMKM yang juga akan kita akomodasi,” ujarnya.

    Dengan demikian, kawasan ini akan menjadi ruang publik bersejarah yang representatif dengan keberadaan Masjid Agung At Thohiriyah yang telah berdiri sejak 1816.

    “Kita tata semuanya. Warga juga sudah setuju, ahli waris juga sudah setuju. Tinggal kita bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini. Kesempatan tidak akan datang dua kali. Kalau wali kotanya tidak mau, belum tentu. Nazhir mau, warga mau, artinya semua sudah bersinergi dan siap berkolaborasi. Tinggal warga yang lain menyesuaikan dengan rencana dan langkah yang kita ambil,” katanya.

    Saat ini, alat berat telah disiapkan untuk memulai proses penataan, mulai dari pengerukan, perataan, hingga perkerasan.

    Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, mengatakan bahwa penataan dilakukan setelah adanya penetapan nazhir wakaf yang kemudian menyerahkan pengelolaan kawasan tersebut kepada Pemerintah Kota Bogor.

    “Artinya, rencana lama yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat sekitar Empang akhirnya bisa direalisasikan. Sebenarnya sejak dulu kami ingin menata kawasan ini, tetapi terkendala status lahannya. Sekarang, nazhir yang baru telah meminta agar Pemkot mengelola kawasan ini untuk ditata secara menyeluruh. Tentu kami merespons hal tersebut dengan baik,” ujarnya.

    Penataan kawasan ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar yang menginginkan lingkungan menjadi lebih asri.

    Nantinya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor akan melakukan pendataan pedagang, sedangkan Dinas Perhubungan (Dishub) akan mendata kebutuhan lahan parkir.

    Dengan demikian, penataan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap berbagai fasilitas pendukung.

    “Secara komprehensif nanti akan kita desain secara menyeluruh, mulai dari tamannya, area parkir, pelestarian kawasan, hingga penataan pedagang, termasuk pedagang legendaris yang sudah lama berjualan di sini, seperti pedagang daging kambing. Itu semua akan kita tata. Kebetulan Pak Nazhir juga selama ini terus berupaya mendukung penataan kawasan ini,” ujarnya.

    Konsep penataan Alun-alun Empang akan mengusung tema ruang terbuka hijau yang dipadukan dengan karakteristik lokal, sehingga tetap mempertahankan nilai sejarah dan identitas kawasan.

    Chusnul Rozaqi Dedie A. Rachim Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bank Keliling

    Pansus Raperda Perlindungan dan Pencegahan Dampak Pinjol Gelar Raker Dengan Tenaga Ahli

    6 Oktober 2022
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Tekankan ASN Responsif Tangani Keluhan Warga

    30 September 2025
    Daerah

    Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

    20 April 2026
    Kebersihan

    Menteri LH Dorong Penyusunan Roadmap Penanganan Sampah di Kalimantan Selatan

    28 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.