Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    • Pengusaha Ojol Sepakat Tindak Mitra yang Langgar Lalu Lintas
    • Pemkot Distribusikan 190.150 Masker ke Kantor Kecamatan Hingga Posyandu
    • Hadapi Sebaran Abu Vulkanik, Pemkot Bogor Perkuat Penanganan dan Perlindungan Kesehatan Warga
    • Satresnarkoba Polresta Bogor Kota Amankan 18 Kg Ganja, Kurir Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk
    • Pemkot Bogor Keluarkan Kebijakan PJJ, Walikota Dedie A. Rachim : Kesehatan dan Keselamatan Anak adalah Prioritas Utama
    • Dedie Rachim Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum, Dorong Sentralisasi Data Nasional Perkuat Kebijakan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor Kembangkan Aplikasi Telemedicine, Peserta BPJS Kesehatan Berobat Gratis
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Kembangkan Aplikasi Telemedicine, Peserta BPJS Kesehatan Berobat Gratis

    3 Februari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah mengembangkan aplikasi telemedicine.

    Aplikasi yang sudah diujicobakan satu bulan di Puskesmas Tanah Sareal ini akan segera dikembangkan ke 25 puskesmas se-Kota Bogor dalam waktu dekat.

    Hal ini disampaikan usai ekspose aplikasi telemedicine kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya di Teras Balai Kota, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Rabu (2/2/2022).

    “Aplikasi telemedicine yang masih dalam proses perkembangan ini sekarang sedang diujicobakan di puskesmas Tanah Sareal,” ujar Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

    Retno sapaannya mengatakan, selanjutnya sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor dalam satu sampai dua pekan ke depan aplikasi telemedicine ini akan dikembangkan ke 25 puskesmas se-Kota Bogor.

    Sebab, dengan aplikasi ini dapat membantu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk melakukan konsultasi dengan dokter melalui video call dan obat akan diantar ke pasien.

    “Jadi pasien cukup mendownload aplikasi ini, mendaftar, memilih konsultasi. Tidak perlu datang ke lokasi, cukup melalui video call dan obat akan diantar,” imbuhnya.

    Dia menegaskan aplikasi ini tidak hanya khusus pasien Covid-19 saja, namun juga untuk semua pasien umum yang ingin konsultasi ke dokter. Dalam proses perkembangannya telemedicine akan menambah fasilitas dokter kesehatan jiwa, psikolog dan dokter paru juga serta bisa melakukan rujukan dari puskesmas ke rumah sakit.

    “Kalau nanti sudah siap di 25 puskesmas akan dilaunching. Saat ini baru pilot project di puskesmas Tanah Sareal dan aplikasi ini juga masih proses pengembangan,” terangnya.

    Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Masayu Rubianti mengatakan, uji coba aplikasi telemedicine di puskesmas Tanah Sareal sudah berjalan sebulan. Diakuinya belum banyak masyarakat yang mengetahui dan mengunduh aplikasi ini sekalipun sudah dipasang leaflet dan banner di puskesmas.

    “Kami juga baru tahap sosialisasi dan langsung kam ujicobakan untuk kasus Covid-19,” katanya.

    Ia menjelaskan, alur dari penggunaan aplikasi telemedicine ini pasien terlebih dahulu mendownload aplikasinya (baru tersedia di android), kemudian mendaftar dengan memasukkan nama, NIK dan nomor BPJS. Aplikasi itu akan langsung terkoneksi dengan Puskesmas Tanah Sareal.

    “Pasien bisa memilih apakah mau melakukan konsultasi via video call atau hanya konsultasi melalui WhatsApp. Setelah konsultasi, dokter akan memberikan resep obat. Resep obat masuk ke bagian farmasi yang kemudian obat tersebut dikirim melalui bantuan indo paket, gojek, grab, atau bisa juga keluarga pasien datang langsung ke puskesmas,” jelasnya.

    Masayu menambahkan, aplikasi telemedicine ini tidak hanya untuk pasien Covid-19 saja namun bisa juga untuk masyarakat umum yang ingin konsultasi dan berobat. Dan bagi peserta BPJS Kesehatan, pelayanan di aplikasi telemedicine tidak dipungut biaya alias gratis. Wali Kota pun ingin di aplikasi ini bisa ditambahkan dengan fasilitas konsultasi kesehatan jiwa di puskesmas.

    “Jadi untuk sekarang yang baru bisa memanfaatkan aplikasi ini masyarakat yang faskes satunya di puskesmas Tanah Sareal. Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan aplikasi ini sudah bisa diterapkan di seluruh puskesmas di Kota Bogor,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Rena Da Frina Maju Pilwalkot Bogor, Jabatan Sang Suami di Kementerian Pertanian Ternyata Bukan Kaleng-kaleng

    14 Agustus 2024
    Kesehatan

    Bank Kota Bogor Didorong Digitalisasi

    23 November 2020
    Kesehatan

    Berperan Sebagai Joki Begal, Wanita Ini Dibekuk Polisi

    23 September 2021
    Kesehatan

    Lurah Babakanpasar Positif, Pelayanan Sempat Ditutup

    21 Januari 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.