Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami
    • Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang
    • Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan
    • Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak
    • Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua
    • Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor
    • 316 Atlet Muda Ramaikan Kejurkot Bulutangkis Kota Bogor 2026
    • Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Bencana » Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana
    Bencana

    Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana

    6 Oktober 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah membuka kegiatan Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) di Villa Arum, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (4/10/2022).

    Kelurahan Curug menjadi kelurahan tangguh bencana ke-18 di Kota Bogor yang diresmikan dalam acara pembentukan yang disinergikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPBD Kota Bogor dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (Uhamka).

    Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan data kebencanaan di Kota Bogor selama tahun 2021. Ada 701 kejadian dengan rincian 269 longsor atau amblas, 24 banjir lintasan, 194 bangunan ambruk, 106 pohon tumbang, 16 angin kencang dan 1.051 rumah yang terdampak. Korban ada 20 orang mengalami luka ringan, 2 luka berat dan 4 korban jiwa.

    “Dari 701 kejadian jika di rata-rata dalam satu hari ada 2 kejadian. Walaupun pada kenyataan bisa 30 titik dalam satu hari dengan jumlah personel, sarana dan fasilitas yang terbatas. Jadi langkah yang bisa diambil adalah tidak hanya aparatur yang menolong masyarakat, tetapi masyarakatnya harus masyarakat juga dengan menularkan kemandirian kepada masyarakat agar memiliki keahlian, kemampuan, rasa komitmen yang tinggi untuk bersama-sama pemerintah merespon dan menangani kejadian bencana di masyarakat,” kata Syarifah.

    Syarifah mengajak peserta maupun masyarakat secara umum untuk bersama-sama pemerintah mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Hal inilah yang melatarbelakangi dibentuknya kelurahan tangguh bencana di Kota Bogor dengan memperhatikan tingginya angka kejadian dibanding yang lain dan masyarakatnya lebih siap.

    Dalam pembentukan tersebut diberikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kehadiran UHAMKA untuk memberikan edukasi dan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Sekda.

    Ia berharap melalui pembentukan Keltana dan mitigasi mampu meminimalisir jumlah korban dan dampak kejadian. Pemetaan daerah rawan bencana kelurahan dan pemetaan masyarakat menjadi salah satu langkah bisa diterapkan hingga skenario penanganan bencana ketika terjadi bisa dilaksanakan dengan baik.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, melalui kegiatan ini bertujuan untuk merubah stigma agar masyarakat menjadi penolong dan penyelamat sebagai respon dari potensi maupun bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

    Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari akan diberikan pembekalan secara teori dan penggunaan alat kepada para peserta yang didominasi para ibu sebagai respon sehingga korban atau kerugian bisa diminimalisir dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan fasilitas maupun sarana yang ada.

    “Keterlibatan para ibu sebagai peserta tidak terlepas dari kejadian kebakaran akibat kelalaian ketika memasak, sehingga dengan peran ibu diharapkan bisa membantu pencegahan dan menghadapi kejadian tidak panik. Mungkin terkesan sederhana, tapi jika lalai bisa memberikan kerugian yang cukup besar,” katanya.

    Selain itu kata Teo, melalui kegiatan tersebut menjadi salah satu media sosialisasi bagi BPBD kepada masyarakat, selain media sosial yang sudah dimiliki BPBD Kota Bogor. Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Lurah Curug dan unsur Muspika Bogor Barat serta dekan dari Uhamka hadir menyaksikan kegiatan.

    Prof.Dr. Hamka Syarifah Sofiah Teofilo Patrocinio
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    3.096 Warga Perantau di Kota Bogor Terima Bantuan

    29 April 2020
    Kota Bogor

    Bima Arya Sampaikan LKPJ Tahun 2021

    1 April 2022
    Pinjaman Modal Tanpa Bunga

    Gelar RAT, KSU Karya Mandiri Berikan Pinjaman Modal Tanpa Bunga Untuk Seribu Perempuan Pelaku Usaha

    6 Juni 2023
    Kota Bogor

    Atang Trisnanto Sampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Bima dan Dedie di Acara Pisah Sambut

    23 April 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.