Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Bencana » Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana
    Bencana

    Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana

    6 Oktober 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah membuka kegiatan Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) di Villa Arum, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (4/10/2022).

    Kelurahan Curug menjadi kelurahan tangguh bencana ke-18 di Kota Bogor yang diresmikan dalam acara pembentukan yang disinergikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPBD Kota Bogor dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (Uhamka).

    Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan data kebencanaan di Kota Bogor selama tahun 2021. Ada 701 kejadian dengan rincian 269 longsor atau amblas, 24 banjir lintasan, 194 bangunan ambruk, 106 pohon tumbang, 16 angin kencang dan 1.051 rumah yang terdampak. Korban ada 20 orang mengalami luka ringan, 2 luka berat dan 4 korban jiwa.

    “Dari 701 kejadian jika di rata-rata dalam satu hari ada 2 kejadian. Walaupun pada kenyataan bisa 30 titik dalam satu hari dengan jumlah personel, sarana dan fasilitas yang terbatas. Jadi langkah yang bisa diambil adalah tidak hanya aparatur yang menolong masyarakat, tetapi masyarakatnya harus masyarakat juga dengan menularkan kemandirian kepada masyarakat agar memiliki keahlian, kemampuan, rasa komitmen yang tinggi untuk bersama-sama pemerintah merespon dan menangani kejadian bencana di masyarakat,” kata Syarifah.

    Syarifah mengajak peserta maupun masyarakat secara umum untuk bersama-sama pemerintah mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Hal inilah yang melatarbelakangi dibentuknya kelurahan tangguh bencana di Kota Bogor dengan memperhatikan tingginya angka kejadian dibanding yang lain dan masyarakatnya lebih siap.

    Dalam pembentukan tersebut diberikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kehadiran UHAMKA untuk memberikan edukasi dan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Sekda.

    Ia berharap melalui pembentukan Keltana dan mitigasi mampu meminimalisir jumlah korban dan dampak kejadian. Pemetaan daerah rawan bencana kelurahan dan pemetaan masyarakat menjadi salah satu langkah bisa diterapkan hingga skenario penanganan bencana ketika terjadi bisa dilaksanakan dengan baik.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, melalui kegiatan ini bertujuan untuk merubah stigma agar masyarakat menjadi penolong dan penyelamat sebagai respon dari potensi maupun bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

    Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari akan diberikan pembekalan secara teori dan penggunaan alat kepada para peserta yang didominasi para ibu sebagai respon sehingga korban atau kerugian bisa diminimalisir dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan fasilitas maupun sarana yang ada.

    “Keterlibatan para ibu sebagai peserta tidak terlepas dari kejadian kebakaran akibat kelalaian ketika memasak, sehingga dengan peran ibu diharapkan bisa membantu pencegahan dan menghadapi kejadian tidak panik. Mungkin terkesan sederhana, tapi jika lalai bisa memberikan kerugian yang cukup besar,” katanya.

    Selain itu kata Teo, melalui kegiatan tersebut menjadi salah satu media sosialisasi bagi BPBD kepada masyarakat, selain media sosial yang sudah dimiliki BPBD Kota Bogor. Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Lurah Curug dan unsur Muspika Bogor Barat serta dekan dari Uhamka hadir menyaksikan kegiatan.

    Prof.Dr. Hamka Syarifah Sofiah Teofilo Patrocinio
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Sempat Kuasai Pertandingan, Pemkot Bogor Kena Comeback BBB

    6 Juni 2024
    Bom Bunuh Diri

    Mantan Kasatlantas Bogor Jadi Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar

    7 Desember 2022
    Kesehatan

    Budhy Setiawan : Pertanian Hidroponik Kota Bogor Bisa Layani Sektor Komersial

    1 Maret 2021
    Trending

    SPKLU Meningkat 120% di Jakarta, PLN Siap Dukung Pertumbuhan Ekosistem EV

    7 Februari 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.