Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Bencana » Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana
    Bencana

    Pembentukan Keltana Siap Hadapi Bencana

    6 Oktober 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah membuka kegiatan Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) di Villa Arum, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (4/10/2022).

    Kelurahan Curug menjadi kelurahan tangguh bencana ke-18 di Kota Bogor yang diresmikan dalam acara pembentukan yang disinergikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPBD Kota Bogor dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof.Dr. Hamka (Uhamka).

    Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan data kebencanaan di Kota Bogor selama tahun 2021. Ada 701 kejadian dengan rincian 269 longsor atau amblas, 24 banjir lintasan, 194 bangunan ambruk, 106 pohon tumbang, 16 angin kencang dan 1.051 rumah yang terdampak. Korban ada 20 orang mengalami luka ringan, 2 luka berat dan 4 korban jiwa.

    “Dari 701 kejadian jika di rata-rata dalam satu hari ada 2 kejadian. Walaupun pada kenyataan bisa 30 titik dalam satu hari dengan jumlah personel, sarana dan fasilitas yang terbatas. Jadi langkah yang bisa diambil adalah tidak hanya aparatur yang menolong masyarakat, tetapi masyarakatnya harus masyarakat juga dengan menularkan kemandirian kepada masyarakat agar memiliki keahlian, kemampuan, rasa komitmen yang tinggi untuk bersama-sama pemerintah merespon dan menangani kejadian bencana di masyarakat,” kata Syarifah.

    Syarifah mengajak peserta maupun masyarakat secara umum untuk bersama-sama pemerintah mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Hal inilah yang melatarbelakangi dibentuknya kelurahan tangguh bencana di Kota Bogor dengan memperhatikan tingginya angka kejadian dibanding yang lain dan masyarakatnya lebih siap.

    Dalam pembentukan tersebut diberikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kehadiran UHAMKA untuk memberikan edukasi dan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Sekda.

    Ia berharap melalui pembentukan Keltana dan mitigasi mampu meminimalisir jumlah korban dan dampak kejadian. Pemetaan daerah rawan bencana kelurahan dan pemetaan masyarakat menjadi salah satu langkah bisa diterapkan hingga skenario penanganan bencana ketika terjadi bisa dilaksanakan dengan baik.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, melalui kegiatan ini bertujuan untuk merubah stigma agar masyarakat menjadi penolong dan penyelamat sebagai respon dari potensi maupun bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

    Pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari akan diberikan pembekalan secara teori dan penggunaan alat kepada para peserta yang didominasi para ibu sebagai respon sehingga korban atau kerugian bisa diminimalisir dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan fasilitas maupun sarana yang ada.

    “Keterlibatan para ibu sebagai peserta tidak terlepas dari kejadian kebakaran akibat kelalaian ketika memasak, sehingga dengan peran ibu diharapkan bisa membantu pencegahan dan menghadapi kejadian tidak panik. Mungkin terkesan sederhana, tapi jika lalai bisa memberikan kerugian yang cukup besar,” katanya.

    Selain itu kata Teo, melalui kegiatan tersebut menjadi salah satu media sosialisasi bagi BPBD kepada masyarakat, selain media sosial yang sudah dimiliki BPBD Kota Bogor. Sekretaris Kecamatan Bogor Barat, Lurah Curug dan unsur Muspika Bogor Barat serta dekan dari Uhamka hadir menyaksikan kegiatan.

    Prof.Dr. Hamka Syarifah Sofiah Teofilo Patrocinio
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    222 Kades Terpilih Kabupaten Bogor Dilantik Hari ini

    18 Desember 2019
    Kota Bogor

    Upaya Banding DPRD Kota Bogor Terhadap Pengesahan Raperda Pinjol Temui Titik Terang

    13 Agustus 2024
    Kota Bogor

    Perumda PPJ Kota Bogor Klaim Peningkatan Pendapatan

    27 Juni 2022
    Kota Bogor

    Musrenbang Bogor Timur, Penguatan Daya Saing SDM untuk Masa Depan Daerah

    24 Januari 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.