Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    • Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pelajar SMPN 6 Olah Daun Ketapang Jadi Tinta Spidol Juara Kribo 2021
    Kota Bogor

    Pelajar SMPN 6 Olah Daun Ketapang Jadi Tinta Spidol Juara Kribo 2021

    1 Desember 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengumumkan pemenang dan menyerahkan hadiah lomba Kreativitas dan Inovasi Urang Bogor (Kribo) 2021 kepada para juara mulai dari juara satu hingga harapan ketiga di setiap kategori.

    Penyerahan hadiah ini diberikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya di Bogor Creative Center (BCC), Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Senin (29/11/2021). Tak ketinggalan, Bima Arya memberikan beberapa pesan kepada para peserta pemenang juara Kribo.

    “Tantangan kita sama bagaimana caranya meninggalkan kebiasaan lama, melakukan hal-hal yang baru, tidak terjebak rutinitas, melakukan hal-hal yang berbeda dan lebih bermanfaat,” ujar Bima Arya.

    Wali Kota mengatakan, sejak 2014 Pemkot Bogor berusaha keras melakukan tiga hal terkait tantangan melakukan hal baru. Pertama, membangun kultur inovasi bagaimana semua terbiasa dengan hal-hal baru.

    Di awali pada 2019, ia meminta Bappeda mengambil posisi strategis untuk leading sektor dalam hal berinovasi dan berkreasi. Seluruh OPD pun dituntut berinovasi dan berkreasi. Hasilnya di 2019 dan 2020 Kota Bogor dinobatkan menjadi Kota Paling Inovatif.

    “Tapi saya sadar ternyata yang menjadi PR bukan menumbuhkan kulturnya, tapi dua hal yakni sumber dari inovasi tidak boleh terbatas. Inovasi harus dibuka untuk semua bukan hanya ASN, tapi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Sehingga bukan saja menumbuhkan inovasi tapi membuka ruang kolaborasi,” imbuhnya.

    Ia melanjutkan, cara kedua bagaimana agar inovasi menjadi kelembagaan dan berlanjut. Sehingga siapapun wali kotanya nanti mewarisi suatu sistem yang inovasinya terdepan, ada perwali, kegiatan, inovasi dimanfaatkan dan menghasilkan hal baik.

    “Jadi bukan lomba adu cepat, saya yakin yang berharga bukan karena dapat piala dan uang pembinaan, tapi hal paling berharga dari inovator yakni inovasinya dirasakan warga dan menjadi program dan kegiatan. Tahun depan semoga bisa lebih meriah dan Kota Bogor terkenal sebagai biangnya inovator,” tegasnya.

    Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan, proses lomba Kribo ini telah dilaksanakan sejak 23 Agustus dengan melalui empat tahapan, mulai dari sosialisasi, pengumpulan proposal, seleksi administrasi dan substansi, proses pengecekan lapangan, presentasi dan hari ini pengumuman pemenang.

    “Kribo pertama kali digelar 2019 dengan jumlah peserta 39 peserta, 2020 tidak digelar akibat Pandemi Covid-19. Di 2021 peserta mengalami kenaikan dua kali lipatnya menjadi 76 di antaranya SMP/ SMA 27 peserta, PTN dan lembaga penelitian 13 peserta dan masyarakat umum 36 peserta,” terangnya.

    Rudy menjelaskan, poin-poin yang dinilai juri di antaranya kebaruan, kemanfaatan dan pengembangan dari inovasi. Setelah pengumuman pemenang ini, Pemkot Bogor akan memfasilitasi semua inovasi para juara untuk didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Namun sebelumnya akan ada inkubasi dan kemudian diproduksi massal berkoordinasi dengan dinas terkait.

    “Jadi memang inovasinya tidak berhenti di lomba. Tahun depan kita akan persiapkan lomba Kribo lebih baik lagi, tahun ini pun kami sempat ragu tapi Alhamdulillah ada peningkatan peserta, total hadiah hampir Rp100 juta,” katanya.

    Sementara itu, Juara Satu Kategori Sekolah, Siswa SMPN 6, Nova Navasya mengatakan, bersama rekannya Zahra Fadhilah Susanti membuat inovasi mengolah daun ketapang kering menjadi tinta spidol.

    Melimpahnya limbah daun ketapang kering di halaman sekolahnya, menjadi awal mula ide itu tercetus dan tanpa diduga inovasinya membawa ia dan teman satu tim nya meraih juara.

    “Jadi daun ketapang dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 hari. Daun ketapang yang sudah kering lalu di blender, kemudian dimasukkan ke dalam kapot ditunggu sampai sari daun ketapang keluar. Kemudian didiamkan pakai paku berkarat dan maizena, jadilah tinta spidol yang harganya lebih murah dan ramah lingkungan,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Jembatan Otista

    Jembatan Otista Diperlebar, Resmi Dibuka Presiden Jokowi

    26 Desember 2023
    Kesehatan

    Positif Covid-19, Wagub DKI Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

    1 Desember 2020
    Kolaborasi

    Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Webinar Literasi Digital

    5 April 2023
    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.