Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pelajar SMPN 6 Olah Daun Ketapang Jadi Tinta Spidol Juara Kribo 2021
    Kota Bogor

    Pelajar SMPN 6 Olah Daun Ketapang Jadi Tinta Spidol Juara Kribo 2021

    1 Desember 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengumumkan pemenang dan menyerahkan hadiah lomba Kreativitas dan Inovasi Urang Bogor (Kribo) 2021 kepada para juara mulai dari juara satu hingga harapan ketiga di setiap kategori.

    Penyerahan hadiah ini diberikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya di Bogor Creative Center (BCC), Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Senin (29/11/2021). Tak ketinggalan, Bima Arya memberikan beberapa pesan kepada para peserta pemenang juara Kribo.

    “Tantangan kita sama bagaimana caranya meninggalkan kebiasaan lama, melakukan hal-hal yang baru, tidak terjebak rutinitas, melakukan hal-hal yang berbeda dan lebih bermanfaat,” ujar Bima Arya.

    Wali Kota mengatakan, sejak 2014 Pemkot Bogor berusaha keras melakukan tiga hal terkait tantangan melakukan hal baru. Pertama, membangun kultur inovasi bagaimana semua terbiasa dengan hal-hal baru.

    Di awali pada 2019, ia meminta Bappeda mengambil posisi strategis untuk leading sektor dalam hal berinovasi dan berkreasi. Seluruh OPD pun dituntut berinovasi dan berkreasi. Hasilnya di 2019 dan 2020 Kota Bogor dinobatkan menjadi Kota Paling Inovatif.

    “Tapi saya sadar ternyata yang menjadi PR bukan menumbuhkan kulturnya, tapi dua hal yakni sumber dari inovasi tidak boleh terbatas. Inovasi harus dibuka untuk semua bukan hanya ASN, tapi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Sehingga bukan saja menumbuhkan inovasi tapi membuka ruang kolaborasi,” imbuhnya.

    Ia melanjutkan, cara kedua bagaimana agar inovasi menjadi kelembagaan dan berlanjut. Sehingga siapapun wali kotanya nanti mewarisi suatu sistem yang inovasinya terdepan, ada perwali, kegiatan, inovasi dimanfaatkan dan menghasilkan hal baik.

    “Jadi bukan lomba adu cepat, saya yakin yang berharga bukan karena dapat piala dan uang pembinaan, tapi hal paling berharga dari inovator yakni inovasinya dirasakan warga dan menjadi program dan kegiatan. Tahun depan semoga bisa lebih meriah dan Kota Bogor terkenal sebagai biangnya inovator,” tegasnya.

    Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan, proses lomba Kribo ini telah dilaksanakan sejak 23 Agustus dengan melalui empat tahapan, mulai dari sosialisasi, pengumpulan proposal, seleksi administrasi dan substansi, proses pengecekan lapangan, presentasi dan hari ini pengumuman pemenang.

    “Kribo pertama kali digelar 2019 dengan jumlah peserta 39 peserta, 2020 tidak digelar akibat Pandemi Covid-19. Di 2021 peserta mengalami kenaikan dua kali lipatnya menjadi 76 di antaranya SMP/ SMA 27 peserta, PTN dan lembaga penelitian 13 peserta dan masyarakat umum 36 peserta,” terangnya.

    Rudy menjelaskan, poin-poin yang dinilai juri di antaranya kebaruan, kemanfaatan dan pengembangan dari inovasi. Setelah pengumuman pemenang ini, Pemkot Bogor akan memfasilitasi semua inovasi para juara untuk didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Namun sebelumnya akan ada inkubasi dan kemudian diproduksi massal berkoordinasi dengan dinas terkait.

    “Jadi memang inovasinya tidak berhenti di lomba. Tahun depan kita akan persiapkan lomba Kribo lebih baik lagi, tahun ini pun kami sempat ragu tapi Alhamdulillah ada peningkatan peserta, total hadiah hampir Rp100 juta,” katanya.

    Sementara itu, Juara Satu Kategori Sekolah, Siswa SMPN 6, Nova Navasya mengatakan, bersama rekannya Zahra Fadhilah Susanti membuat inovasi mengolah daun ketapang kering menjadi tinta spidol.

    Melimpahnya limbah daun ketapang kering di halaman sekolahnya, menjadi awal mula ide itu tercetus dan tanpa diduga inovasinya membawa ia dan teman satu tim nya meraih juara.

    “Jadi daun ketapang dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 hari. Daun ketapang yang sudah kering lalu di blender, kemudian dimasukkan ke dalam kapot ditunggu sampai sari daun ketapang keluar. Kemudian didiamkan pakai paku berkarat dan maizena, jadilah tinta spidol yang harganya lebih murah dan ramah lingkungan,” katanya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya

    Begini Kata Anna Mariam Soal Pembahasan Raperda Santunan Kematian

    19 Februari 2021
    Kolaborasi

    Bima Arya Tandatangani MoU Kolaborasi Penanganan Stunting dengan Sumedang

    7 April 2023
    Kota Bogor

    Perumda Tirta Pakuan Tingkatkan Produksi Air Spam Katulampa Jadi 600 Liter Perdetik

    21 Juli 2022
    Kesehatan

    80 ASN Kota Bogor Ikuti Bimtek CHSE

    2 Desember 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Daerah

    Tiga Nama Calon Direksi PDAM Diserahkan ke Kemendagri

    26 Februari 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor resmi mengajukan tiga nama calon direksi Perumda Tirta Pakuan Kota…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.