Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Pasar Induk Kemang » Pastikan Harga Komoditas Stabil Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar Tekum Kemang
    Kota Bogor

    Pastikan Harga Komoditas Stabil Forkopimda Kota Bogor Tinjau Pasar Tekum Kemang

    12 Maret 20243 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto dan unsur Forkopimda Kota Bogor, melakukan peninjauan terhadap harga-harga sayuran, tempe, buah, bumbu dan bahan pokok lainnya di Pasar Induk Teknik Umum (Tekum) Kota Bogor, Senin (11/3/2024).

    Peninjauan ini dilakukan guna memastikan harga-harga kebutuhan rumah tangga di Kota Bogor tetap stabil menjelang memasuki bulan Ramadhan 1445 Hijriah.

    Rombongan Forkopimda yang didampingi oleh jajaran direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor langsung melakukan melakukan pengecekan terhadap stok komoditas di pasar tekum. Berdasarkan data yang dimiliki oleh pihak Perumda PPJ dan Dinas Perdagangan, Bima Arya menyebutkan bahwa harga komoditas masih stabil dan stoknya masih terjaga sampai dua pekan kedepan. Hanya harga beras yang masih dikeluhkan tinggi oleh pedagang dan masyarakat.

    “Tadi saya dan Pak Atang melihat harganya relatif stabil, pasokan juga lancar,” ujar Bima.

    Sebagai pasar induk bagi wilayah di sekitar Kota Bogor. Bima juga memastikan bahwa stok sayur seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan bawang bombai beserta buah-buahan di Pasar Induk Tekum Kota Bogor masih aman dan terjaga.

    Namun, jika nanti terjadi persoalan dalam hal stok dan kenaikan harga komoditas pangan. Bima menyampaikan Pemerintah Kota Bogor telah menyiapkan skenario pelaksanaan operasi pasar.

    “Yang kita khawatirkan kan cabai, beras, bawang dan sebagainya yang dibutuhkan saat puasa dan lain-lain, tapi stoknya lancar. Kalau ada kenaikan harga, nanti kita cek penyebabnya kenapa. Kalau karena stoknya berkurang ya pasti kita lakukan operasi pasar,” jelasnya.

    Di lokasi yang sama, Atang menambahkan selama Ramadhan sampai Lebaran nanti, ia meminta Tim Pengendali Iflasi Daerah (TPID) yang dinakhodai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, untuk terus melakukan pengecekan terhadap komoditas pangan di seluruh pasar Kota Bogor.

    Dalam hal tersebut, Atang pun menekankan komoditas seperti beras harus menjadi perhatian utama. Jika terjadi tren kenaikan harga komoditas pangan, Atang meminta TPID langsung berkoordinasi dengan memastikan rantai pasok lancar.

    “Yang terpenting dari TPID memantau harga. Jika ada tren dalam satu minggu ada kenaikan, tentu harus segera komunikasi dengan pihak terkait. Komunikasi dengan supplier maupun distributor. Khusus untuk beras, segera komunikasi dengan Bulog,” tegas Atang.

    Lebih lanjut, terkait dengan kebutuhan pemenuhan stok beras, Atang menyarankan agar Pemerintah Kota Bogor bersama Bulog menyiapkan skenario penggunaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

    “Ada gudang Bulog di Dramaga. Kabulog juga orang Bogor. Jika harga terus naik, maka bisa komunikasi dengan Bulog untuk bisa salurkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke pasar,” ungkapnya.

    Menjawab permintaan Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto. Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, memastikan TPID akan terus melakukan monitoring terhadap kenaikan harga komoditas pangan.

    Bahkan ia memastikan akan langsung membuka jalur komunikasi dengan para distributor jika ditemukan adanya kelangkaan terhadap beberapa komoditas pangan.

    “Kita kan rutin membahas. Jadi semua kita lihat dari komoditas-komoditas, mana yang naik mana yang tersedia. Kemudian kalau tidak ada misalnya, kita kumpulkan dengan distributornya. Mereka persoalannya di mana,” jawabnya.

    Syarifah juga mengungkapkan untuk memastikan tidak ada kelangkaan terhadap komoditas pangan di Kota Bogor. Saat ini Pemkot Bogor telah membuka kerjasama antar daerah, untuk menutupi kekurangan komoditas pangan.

    “Kita kerja sama dengan antardaerah. Jadi kalau ada daerah yang surplus, tapi komoditi kita kurang, kita kerja sama untuk pengambilan itu,” tutupnya.

    Atang Trisnanto Bima Arya Forkompinda Kota Bogor Syarifah Sofiah
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Dirut PPJ Tegaskan Pecat Pegawainya yang Positif Pakai Narkoba

    18 Februari 2022
    Bacawalkot

    Terima Rekom Paslon Pilwalkot Bogor dari PAN, Dedie-Jenal Dikawal Bima Arya

    9 Agustus 2024
    Bencana Alam

    Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah

    3 Januari 2026
    Kota Bogor

    Kemitraan Pajak Diperkuat, Wajib Pajak Dapat Apresiasi

    13 Agustus 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.