Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kunjungi PWI, Pemkot Bogor Sosialisasikan PSEL
    Kota Bogor

    Kunjungi PWI, Pemkot Bogor Sosialisasikan PSEL

    26 Mei 20263 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Bogor – Pemerintah Kota Bogor memaparkan cara kerja Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor PWI Kota Bogor, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini turut melibatkan insan pers sebagai bagian dari upaya edukasi publik terkait pengelolaan sampah modern berbasis teknologi.

    Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa persoalan sampah di Indonesia tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Ia menilai diperlukan pendekatan terintegrasi dengan dukungan teknologi modern agar pengelolaan sampah lebih efektif.

    “Indonesia sekarang berada dalam kondisi darurat sampah. Kalau penanganannya sporadis dan berjalan sendiri-sendiri, tidak akan mungkin efektif,” ujarnya.

    Menurut Dedie, teknologi yang dipilih dalam program ini adalah *Waste to Energy* (WTE) berbasis insinerator. Sistem tersebut digunakan untuk membakar sampah yang sudah tidak memiliki nilai ekonomi, sehingga tidak mengganggu peran bank sampah maupun TPS 3R.

    “Konsepnya adalah membakar sampah yang sama sekali tidak punya nilai ekonomi lagi. Jadi yang masih bernilai tetap dikelola melalui TPS 3R dan bank sampah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, teknologi yang digunakan telah dirancang dengan standar tinggi, mengusung konsep *zero emission* dan *zero odor*. Dengan sistem tersebut, proses pembakaran diklaim tidak menimbulkan bau maupun emisi berbahaya bagi lingkungan sekitar.

    Sementara itu, Director Project and Stakeholder Management Danantara Waste Energy, Maulana Muhammad, menjelaskan bahwa proses kerja PSEL dimulai dari pengumpulan sampah residu yang tidak memiliki nilai ekonomi. Sampah tersebut kemudian dibakar dalam ruang bakar bersuhu tinggi untuk menghasilkan energi panas.

    “Panas dari proses pembakaran itu kemudian diubah menjadi energi listrik melalui turbin, dan listriknya disalurkan ke PLN,” terangnya.

    Ia menyebutkan, teknologi insinerator yang digunakan mampu mengurangi volume sampah hingga 90 sampai 100 persen tanpa menyisakan limbah dalam jumlah besar. Sisa pembakaran berupa *fly ash* dan *bottom ash* (Faba) akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan konstruksi.

    Selain itu, proyek PSEL di Kota Bogor juga didukung skema pembiayaan dari pemerintah pusat melalui regulasi terbaru. Dengan skema tersebut, biaya pengolahan tidak lagi dibebankan ke APBD daerah, melainkan ditopang oleh penjualan energi listrik.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan bahwa penerapan PSEL memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan. Salah satunya adalah pengurangan emisi karbon dioksida serta efisiensi penggunaan energi fosil.

    “Dengan kapasitas 1.000 ton per hari, kita bisa mengurangi sekitar 180 ribu ton emisi CO2. Selain itu, penggunaan batu bara juga bisa ditekan,” ungkapnya.

    Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyatakan dukungan terhadap program tersebut. Ia menegaskan peran media penting dalam menyampaikan informasi yang utuh kepada masyarakat.

    “Kami siap membantu mengawal sekaligus menyosialisasikan program ini agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar,” ujarnya.

    Ia memastikan bahwa standar emisi dari fasilitas PSEL telah dirancang berada di bawah ambang batas aman lingkungan. Pemerintah juga akan terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait teknologi tersebut.

    Proyek PSEL di Kota Bogor direncanakan dibangun di dua lokasi, yakni Galuga dan Kayu Manis, dengan skema kerja sama antardaerah. Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap TPA konvensional serta mengatasi persoalan keterbatasan lahan dan pencemaran lingkungan akibat sampah.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Kolaborasi, Ringankan Beban Warga di Masa Pandemi

    29 Juli 2021
    Olahraga

    Mandzukic Gabung Milan, Lini Depan Rossoneri Semakin Menakutkan

    15 Januari 2021
    Kesehatan

    Warga Apresiasi Langkah Polisi Pasca Ditetapkan Keluarga Perusak Pipa PDAM

    8 Desember 2023
    Daerah

    Sandiaga dan Bima Arya Kolaborasi Bangkitkan Lari Trail untuk Dukung Sport Tourism

    14 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.