Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemberian Bantuan 250 Paket Makananan Bergizi di Kelurahan Sempur
    • Bapeksi Gelar Pelatihan Batik Ciwitan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
    • JOTA-JOTI 2026, Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Bijak Bermedsos dan Peduli Lingkungan
    • Pemkot Bogor Alokasikan Rp17 Miliar untuk GOM Bogor Barat, Lapangan Sepak Bola Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    • Dukungan Presiden Prabowo Subianto, 36 Sekolah di Kota Bogor Kini Lebih Representatif
    • Kelurahan Cilendek Barat Genjot Aktivasi IKD dan Digitalisasi Perlinsos, Warga Bisa Usulkan Bansos Mandiri
    • Warga Mulyaharja Antusias Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis
    • Sosialisasi SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Ini Kata Wali Kota Bogor Soal Kisruh Oknum Satpol PP yang Tak Dapat Tunjangan
    Daerah

    Ini Kata Wali Kota Bogor Soal Kisruh Oknum Satpol PP yang Tak Dapat Tunjangan

    14 April 20262 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan mekanisme penggajian aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pernyataan itu disampaikan menyusul mencuatnya kasus pinjaman bank yang melibatkan oknum ASN dan menyeret belasan anggota Satpol PP.

    Dedie menyebut, dirinya telah menginstruksikan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

    Ia menekankan bahwa tidak ada masalah dalam mekanisme pembayaran gaji ASN.

    “Sebetulnya begini. Saya kan sudah memerintahkan ke Inspektorat untuk memeriksa. Jadi, tidak benar bahwa penggajian itu tidak dilaksanakan oleh Pemkot Bogor. Mekanisme penggajian dan lain sebagainya sudah berjalan,” ujar Dedie.

    Menurutnya, persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan tindakan individu, bukan sistem pengelolaan keuangan daerah.

    Ia menilai praktik pinjaman ke bank merupakan hal yang lazim, namun dalam kasus ini terdapat mekanisme yang tidak sesuai.

    “Pada dasarnya kebutuhan pribadi seperti pinjaman itu hal biasa. Namun kemungkinan ada mekanisme yang keliru karena dikelola oleh atasannya,” jelasnya.

    Pemerintah Kota Bogor, lanjut Dedie, telah memberikan catatan terhadap oknum ASN yang terlibat dan memastikan akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Kami sudah memberikan catatan. Yang bersangkutan akan dikenakan sanksi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Rekomendasinya masuk dalam kategori pelanggaran berat, dengan beberapa opsi sanksi,” tegasnya.

    Saat ini, proses penjatuhan sanksi masih menunggu pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara.

    Sementara itu, sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengungkapkan bahwa kasus tersebut melibatkan 14 anggota Satpol PP yang identitasnya digunakan oleh oknum ASN berinisial IJ untuk mengajukan pinjaman ke bank.

    “Dari hasil konfirmasi, ada sekitar 14 orang dari Satpol PP yang terlibat,” kata Denny, Senin (13/4/2026) malam.

    Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan urusan pribadi dan tidak memiliki kaitan dengan sistem pengelolaan keuangan di Pemerintah Kota Bogor.

    “Tidak ada keterkaitan dengan tata kelola keuangan pemerintah daerah. Ini murni persoalan individu,” ujarnya.

    Eks Kepala BKAD Kota Bogor itu menambahkan, proses pemeriksaan terhadap oknum ASN dan para korban telah berlangsung sejak akhir 2025.

    Proses tersebut memerlukan waktu karena harus dilengkapi dengan dokumen dan bukti yang kuat sebagai dasar penentuan sanksi.

    “Pemeriksaan ASN tidak bisa dilakukan secara cepat. Kami harus memastikan seluruh dokumen dan bukti lengkap agar sanksi yang dijatuhkan tepat,” jelasnya.

    Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran disiplin ASN, sekaligus menjaga agar tata kelola keuangan daerah tetap transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.

    Dedie A. Rachim Denny Mulyadi Pemkot Bogor Satpol PP Kota Bogor Sekda Kota Bogor Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Alam

    BPBD Kota Bogor Sosialisasi dan Simulasi Alat Peringatan Dini Banjir

    30 Juni 2022
    Perdagangan

    Kawani Bogor Gandeng BPN Bogor Bagikan Seribu Paket Sembako Gratis ke Warga

    19 April 2023
    Kesehatan

    9.160 Vaksin Sinovac Kembali Tiba di Kota Bogor

    26 Januari 2021
    Kota Bogor

    Satpol PP Bongkar 43 Kios di Jalan Merdeka Bogor

    12 Desember 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.