Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kemenko Kumham Imipas Kunjungi Kota Bogor, Bahas Penguatan Reformasi Hukum
    • Atlet Peraih Emas di Porprov Dijamin Masuk Kerja di BUMD Kota Bogor
    • PJSI Kota Bogor Targetkan 12 Emas di Porprov XV 2026
    • Persiapan Tiga Tahun Buahkan Hasil, Judo Kota Bogor Sapu Bersih Emas Nomor Judo di Hari Pertama Porprov 2026
    • Atlet Nasional Warnai Ketatnya Persaingan Cabor Panahan di Porprov Jabar XV 2026
    • Dedie Rachim Sampaikan Pesan Kerukunan dan Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Bogor
    • 43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan
    • Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » FGD Kelas Kajian Marhaenis GMNI, Bima Arya Sampaikan Tantangan Hukum Besi Oligarki
    Kota Bogor

    FGD Kelas Kajian Marhaenis GMNI, Bima Arya Sampaikan Tantangan Hukum Besi Oligarki

    24 April 20222 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

     

    Wali Kota Bogor, Bima Arya menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Kelas Kajian Marhaenis ‘Bersatulah Segera Marhaen Pasti Menang Mengganyang Imperialisme’ di aula sekretariat KNPI Kota Bogor, Sabtu (23/4/2022).

     

    Dia menyampaikan, salah satu tantangan dalam politik adalah ‘hukum besi oligarki’. Seorang filsuf dari Italia, Robert Michels menulis bahwa sebuah organisasi, apapun itu baik negara maupun partai politik se-demokratis apapun mereka memulai menjalankan organisasi ujung-ujungnya akan semakin oligarki. Sebab, pucuk pimpinan membutuhkan orang-orang sebagai administrator, eksekutor kepercayaan.

     

    “Tidak mungkin organisasi yang luas, kompleks itu bisa berdemokrasi secara murni. Itu menurut Robert Michels,” kata Bima Arya.

     

    Sementara, Herbert Feith, seorang profesor Ilmu Politik mengamati politik di Indonesia. Dia membuat dua kategori politisi di Indonesia, yakni solidarity maker dan tipe administrator. Menurut Feith, dua tipologi ini menggambarkan pola dan strategi kepemimpinan dalam mewujudkan visi politik tertentu.

     

    Menurut Bima Arya, solidarity maker lebih mengedepankan strategi retorik guna mengumbar gelora dan penyatuan solidaritas dengan memainkan simbol-simbol identitas. Sedangkan administrator lebih mengedepankan kecakapan administratif guna kelancaran implementasi visi dan misi.

     

     

    “Contoh pemimpin solidarity maker adalah Bung Karno. Solidarity Maker tidak bisa sendiri harus dibantu administrator. Tidak bisa pidato, tidak kharismatik tetapi terampil membumikan gagasan Solidarity Maker, siapa itu? Bung Hatta,” ujarnya.

     

    Bima Arya menyebutkan, ada tiga hal yang selalu diperjuangkan mahasiswa, yakni, mahasiswa sebagai gerakan moral, mahasiswa sebagai kekuatan intelektual dan keberpihakan kepada rakyat.

     

    Dalam FGD tersebut turut dihadiri Ketua GMNI Bogor, Aditya Pratama, perwakilan KNPI Kota Bogor, kader GMNI dari Jabodetabek, Sukabumi dan Cianjur.

    Bima Arya
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    UPTD PPA Kota Bogor Pendamping Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

    27 April 2022
    Bacawalkot 2024

    Jubir Pilkada PDI Perjuangan Kota Bogor : Rena Sosok Pemimpin yang Tangguh dan Berpengalaman

    29 Agustus 2024
    Kota Bogor

    Gotong Royong Buka Akses Jalan Mekarwangi–Kayumanis, Banu Bagaskara Desak Pemkot Bogor Turun Tangan

    25 Oktober 2025
    Daerah

    Pemkot Bogor dan ICIA Bahas Pengembangan Transportasi Perkotaan

    26 September 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.