Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lolos ke Final Porprov Jabar 2026, Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor Siap Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
    • Bawa Pulang Medali Emas Panahan Porprov Jabar 2026, Atlet Kabupaten Bogor Dapat ‘Kadedeuh’ Spesial
    • Kabupaten Bogor Kokoh di Puncak Soft Tenis Porprov Jabar 2026, Targetkan 2 Emas Terakhir
    • Kalahkan Perenang Bandung dan Bekasi, Gilbert Raih Emas Renang Porprov XV Jabar 2026
    • Kemenko Kumham Imipas Kunjungi Kota Bogor, Bahas Penguatan Reformasi Hukum
    • Atlet Peraih Emas di Porprov Dijamin Masuk Kerja di BUMD Kota Bogor
    • PJSI Kota Bogor Targetkan 12 Emas di Porprov XV 2026
    • Persiapan Tiga Tahun Buahkan Hasil, Judo Kota Bogor Sapu Bersih Emas Nomor Judo di Hari Pertama Porprov 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Diah Pitaloka Sebut Banjir Diakibatkan Rusaknya Ekosistem
    Kota Bogor

    Diah Pitaloka Sebut Banjir Diakibatkan Rusaknya Ekosistem

    2 Januari 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan menungkapkan banjir yang terjadi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akibat rusaknya ekosistem. Untuk itu pembangunan dan perbaikan lingkungan harus segera dilakukan, bukan lagi sekadar wacana semata.

    Anggota Komisi VIII itu meminta agar pemerintah daerah dan pusat harus duduk bersama untuk memastikan perbaikan kerusakan lingkungan yang berdampak buruk bagi masyarakat saat cuaca ekstrim menghantui.

    “Kalau ekosistem tak diperbaiki, tidak menutup kemungkinan banjir akan kembali terjadi. Ini harus menjadi perhatian bersama. Makanya pemerintah daerah di Jabodetabek termasuk kawasan puncak harus duduk bersama merencanakan perbaikan lingkungan,” katanya.

    “Pemerintah harus memperhatikan lingkungan dalam setiap pembangunan. Jangan sampai kawasan terbuka hijau atau daerah resapan malah beralih fungsi,” tambah dia.

    Ia juga menegaskan, pentingnya perhatian dan perlunya ruang terbuka hijau sebesar minimal 30-40 persen. Selain itu daerah resapan air atau hutan kota juga tidak boleh dikesampingkan. Sebab, pengelolaan dan resapan air harus diprioritaskan mengingat kapasitas debit air yang begitu besar saat curah hujam tinggi.

    “Karena tidak mungkin bicara pengelolaan air tanpa resapan air, tanpa resapan kita mungkin membendung kapasitas debit air yang demikian besar,” tegasnya.

    Selain kerusakan ekosistem, Diah menjelaskan, sampah juga menjadi penyebab banjir. Ia mengatakan perlunya membangun kesasaran guna keselamatan bersama untuk masa mendatang dan yang harus digencarkan adalah pengelolaan sampah di kota dan desa untuk segera digencarkan.

    “Pengelolaan sampah di kota dan desa segera dilakukan. Kesadaran harus dibangun untuk keselamatan hidup bersama baik generasi sekarang maupun generasi mendatang. Pada dasarnya kemajuan harus berbasis penyelamatan lingkungan, sampah ini harus dicari jalan keluarnya,” tutupnya.

    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Covid19

    Perumda Tirta Pakuan Gelar Vaksin Booster, Warga Dapat Minyak Goreng Harga Murah

    27 April 2022
    Kesehatan

    Dukung Pencegahan Korupsi, Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi Langkah KPK

    19 Mei 2021
    Jawa Barat

    Percepat Distribusi Air, Perumda Tirta Pakuan Pasang Pipa Sementara di Atas Trotoar Batutulis

    17 November 2023
    Kota Bogor

    Gurandil Dibekuk, 130 Karung Berisi Emas Diamankan Polisi

    7 Februari 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Daerah

    Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

    22 Mei 2026

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.