Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Alokasikan Rp17 Miliar untuk GOM Bogor Barat, Lapangan Sepak Bola Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    • Dukungan Presiden Prabowo Subianto, 36 Sekolah di Kota Bogor Kini Lebih Representatif
    • Kelurahan Cilendek Barat Genjot Aktivasi IKD dan Digitalisasi Perlinsos, Warga Bisa Usulkan Bansos Mandiri
    • Warga Mulyaharja Antusias Ikuti Pemeriksaan Kanker Gratis
    • Sosialisasi SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah
    • Dedie Rachim Apresiasi Program Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat
    • Tinjau Perbaikan Longsor, Banu Bagaskara Apresiasi Sinergi Pusat dan Daerah untuk Warga Kedung Badak
    • Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pertahankan Capaian UHC
    Kota Bogor

    Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pertahankan Capaian UHC

    13 November 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Bogor.

    Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi Evaluasi Tim Percepatan UHC Kota Bogor, yang berlangsung di Paseban Naratama, Lantai 2 Gedung Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kamis (13/11/2025).

    Denny Mulyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota Bogor tentang Optimalisasi Program JKN serta menjadi forum untuk mengevaluasi capaian UHC Kota Bogor dan menyusun langkah strategis dalam menjaga kesinambungan jaminan kesehatan bagi seluruh warga.

    Ia menjelaskan, berdasarkan data per 1 November 2025, capaian UHC Kota Bogor tercatat sebesar 98,76 persen dengan tingkat keaktifan peserta 80,02 persen.

    Denny Mulyadi mengungkapkan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK/PBI APBN) oleh Kementerian Sosial (Kemensos), karena tidak terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau masuk dalam desil 6.

    “Dampaknya, cakupan menurun dan status UHC Non Cut Off Kota Bogor menjadi terganggu. Konsekuensinya tidak ringan. Jika UHC Non Cut Off tidak dapat kita pertahankan, maka warga miskin yang menunggak iuran JKN berpotensi terkendala mengakses layanan kesehatan karena kepesertaan tidak bisa langsung aktif,” jelasnya.

    Ia juga memaparkan sejumlah tantangan utama yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari pemutakhiran DTSEN yang berdampak pada penonaktifan peserta PBI JK APBN, meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berimplikasi pada penonaktifan segmen PPU dan Mandiri, hingga implementasi instruksi Wali Kota yang belum sepenuhnya optimal di lapangan.

    Selain itu, masih ditemukan kendala dalam persepsi penilaian kemiskinan antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, pertumbuhan jumlah penduduk yang menambah beban cakupan UHC, serta keterbatasan anggaran yang menuntut strategi pembiayaan lebih inovatif dan tepat sasaran.

    “Tantangan utama yang perlu kita kelola bersama antara lain adalah pemutakhiran DTSEN, PHK yang berdampak pada penonaktifan peserta, belum optimalnya implementasi Instruksi Wali Kota, hingga keterbatasan anggaran. Semua ini membutuhkan strategi pembiayaan yang kreatif dan kolaboratif,” ucapnya.

    Denny Mulyadi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus berusaha memperkuat capaian UHC Kota Bogor agar tetap di atas 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen secara berkelanjutan.

    Di akhir, ia juga menekankan pentingnya peningkatan validitas data sebagai fondasi dalam kebijakan jaminan kesehatan.

    “Validitas data harus terus kita tingkatkan agar tingkat kesalahan tidak tinggi. Dengan data yang akurat, kebijakan dapat lebih tepat sasaran,” tandasnya.

    Denny Mulyadi Pemkot Bogor Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Apresiasi

    14 Tahun Perumda Pasar Pakuan Jaya, Terus Berupaya Membangun Pasar

    19 Juli 2023
    Kota Bogor

    Dipanggil Polisi, Bima Arya Dibredel 14 Pertanyaan Oleh Penyidik

    3 Desember 2020
    Kesehatan

    Upaya Pemkot Bogor Menghadapi Dampak Kemarau Panjang

    27 Juli 2026
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Soroti Judi dan Pinjaman Online serta Bullying di Lingkungan Pelajar 

    10 Februari 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.