Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Sinergi Pemkot dan JCI Femme Perkuat Upaya Penurunan Stunting
    • Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi
    • Atty Somaddikarya : Kader Terbaik Pimpin Kembali PDIP Kota Bogor
    • Kembali Ditetapkan Sebagai ketua DPC, Ini Target PDI Perjuangan Kota Bogor
    • Dedie Rachim Bersama Japas Telusuri Jejak Sejarah Tirto Adhi Soerjo di Bogor
    • Bogor Open Internal Judo Championship 2025 Dibuka, Dedie Rachim Motivasi Bibit Muda Agar Terus Dikembangkan
    • RSUD Kota Bogor Kirim Tim Medis ke Sumbar dan Sumut
    • Banu Bagaskara Minta Data Korban Kekerasan Terintegrasi Desil DTSEN
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pertahankan Capaian UHC
    Kota Bogor

    Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pertahankan Capaian UHC

    13 November 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kota Bogor.

    Hal tersebut disampaikannya saat Rapat Koordinasi Evaluasi Tim Percepatan UHC Kota Bogor, yang berlangsung di Paseban Naratama, Lantai 2 Gedung Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kamis (13/11/2025).

    Denny Mulyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota Bogor tentang Optimalisasi Program JKN serta menjadi forum untuk mengevaluasi capaian UHC Kota Bogor dan menyusun langkah strategis dalam menjaga kesinambungan jaminan kesehatan bagi seluruh warga.

    Ia menjelaskan, berdasarkan data per 1 November 2025, capaian UHC Kota Bogor tercatat sebesar 98,76 persen dengan tingkat keaktifan peserta 80,02 persen.

    Denny Mulyadi mengungkapkan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK/PBI APBN) oleh Kementerian Sosial (Kemensos), karena tidak terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau masuk dalam desil 6.

    “Dampaknya, cakupan menurun dan status UHC Non Cut Off Kota Bogor menjadi terganggu. Konsekuensinya tidak ringan. Jika UHC Non Cut Off tidak dapat kita pertahankan, maka warga miskin yang menunggak iuran JKN berpotensi terkendala mengakses layanan kesehatan karena kepesertaan tidak bisa langsung aktif,” jelasnya.

    Ia juga memaparkan sejumlah tantangan utama yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari pemutakhiran DTSEN yang berdampak pada penonaktifan peserta PBI JK APBN, meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berimplikasi pada penonaktifan segmen PPU dan Mandiri, hingga implementasi instruksi Wali Kota yang belum sepenuhnya optimal di lapangan.

    Selain itu, masih ditemukan kendala dalam persepsi penilaian kemiskinan antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, pertumbuhan jumlah penduduk yang menambah beban cakupan UHC, serta keterbatasan anggaran yang menuntut strategi pembiayaan lebih inovatif dan tepat sasaran.

    “Tantangan utama yang perlu kita kelola bersama antara lain adalah pemutakhiran DTSEN, PHK yang berdampak pada penonaktifan peserta, belum optimalnya implementasi Instruksi Wali Kota, hingga keterbatasan anggaran. Semua ini membutuhkan strategi pembiayaan yang kreatif dan kolaboratif,” ucapnya.

    Denny Mulyadi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus berusaha memperkuat capaian UHC Kota Bogor agar tetap di atas 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen secara berkelanjutan.

    Di akhir, ia juga menekankan pentingnya peningkatan validitas data sebagai fondasi dalam kebijakan jaminan kesehatan.

    “Validitas data harus terus kita tingkatkan agar tingkat kesalahan tidak tinggi. Dengan data yang akurat, kebijakan dapat lebih tepat sasaran,” tandasnya.

    Denny Mulyadi Pemkot Bogor Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Trending

    Menteri LH Apresiasi Kesiapan Kota Bogor dalam Program PSEL

    18 Oktober 2025
    Kota Bogor

    Buka Musrenbang Kecamatan Bogor Utara, Ini Arahan Bima Arya

    9 Februari 2022
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Ingatkan Penyerapan Bantuan Sarana Ibadah Harus Maksimal

    21 April 2023
    Ekonomi

    Pemkot Bogor Geber Penyerapan APBD 2020

    4 Desember 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Ekonomi

    Antisipasi Kenaikan Harga Daging, Atang Minta Pemkot Pastikan Stok Aman Jelang Ramadhan

    8 Maret 2022

    HUMPROPUB – Adanya tren kenaikan harga daging di pasar Kota Bogor beberapa waktu terakhir perlu…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2025 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.