Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rampung Dibahas, Perda Penyelenggaraan Ekonomi Kreatif Jadi Kado HJB ke-544
    • Pastikan Aliran Air Penuhi K-3, Tirta Pakuan Komisioninh Jaringan di Palasari
    • Mengenang Muaz HD, Legislator PKS yang Mengabdikan Hidup untuk Dakwah dan Pelayanan Publik
    • Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
    • Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan
    • Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali
    • 120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca
    • Pelat Kedaluwarsa Sejak 2021, Mobil Operasional Disperumkim Tuai Sorotan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Somaddikarya Beri Solusi Pro-kontra Penataan Suryakencana
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya Beri Solusi Pro-kontra Penataan Suryakencana

    4 Februari 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Pro-kontra ikhwal penataan kawasan Suryaken­cana tahap tiga me­nemui titik terang. Usai mendengar ma­sukan dari Sekre­tariat Paguyuban Kampung Tengah (Sepa­kat) beberapa hari lalu, kemarin anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Atty Sommadikarya, menemui tokoh Suryakencana Arifin Himawan dan Koh Dede.

    Setelah berdiskusi panjang lebar, pada dasarnya kedua belah pihak tidak memper­masalahkan rencana Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor yang ingin menata kawasan terse­but dengan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp31 miliar.

    Namun, menurut Atty, ang­garan pinjaman yang nilainya fantastis itu tidak akan terasa manfaatnya apabila masih ada segelintir pihak yang merasa niatan baiknya belum ter­penuhi dalam rencana pena­taan kawasan tersebut.

    Atty menegaskan bahwa ia sebenarnya tidak ada kepen­tingan apa pun dalam urusan penataan kawasan Suryaken­cana. Tapi sebagai wakil ra­kyat, ia tergerak tatkala masih ada antarpihak yang berseli­sih paham. Oleh sebab itu, Atty berinisiatif menemui kedua belah pihak untuk me­luruskan duduk perkaranya.

    Yang pro-penataan, sambung Atty, mempunyai beberapa catatan yang masih diperju­angkan agar direalisasikan Pemkot Bogor. Sementara yang kontra juga mengungkapkan sejumlah kegundahannya di berbagai aspek agar penataan kawasan bisa efektif, meng­ingat anggaran yang diguna­kan merupakan pinjaman.

    APBD Kota Bogor saat ini, kata Atty, berada di angka Rp2 triliun lebih. Pinjaman dari PEN untuk penataan Surya­kencana dan peningkatan kapasitas RSUD Kota Bogor jumlah totalnya hampir men­capai setengahnya dari APBD. Sangat disayangkan apabila beberapa tahun ke depan Kota Bogor harus mengem­balikan pinjaman yang no­minalnya besar itu, tapi masih menyisakan masalah.

    Untuk itu, Atty menganggap kedua belah pihak yang ber­selisih paham ini harus disam­akan persepsinya agar pinja­man PEN tidak mubazir. ”Kapasitas saya hanya men­jembatani. Tidak lebih,” ujar Atty saat berbincang dengan tokoh Suryakencana Arifin Himawan dan Koh Dede di Kafe Surken 218, kemarin.

    Pada intinya, lanjut Atty, ca­tatan kedua belah pihak soal penataan kawasan sama. Ya­kni soal keamanan dan kenya­manan yang diusulkan adanya kamera pengawas di beberapa titik serta peninjauan ulang rencana penutupan beberapa jalan kecil di sekitar kawasan. ”Ini tinggal sama-sama diper­juangkan. Nanti DPRD Kota Bogor akan membantu untuk memusyawarahkan antarsemua pihak dengan Pemkot Bogor, ” tegas Atty.

    Di tempat yang sama, Tokoh Suryakencana, Arifin Hima­wan, mengatakan bahwa per­bedaan pandangan merupa­kan hal wajar dan biasa di­jumpai. Ia kemudian mence­ritakan asal-muasal perjalanan rencana warga sekitar bebe­rapa tahun silam tentang penataan kawasan Suryaken­cana. Yang awalnya tempat itu tidak teratur dan kerap mengundang kemacetan.

    Arifin menganggap bahwa pinjaman PEN bertujuan baik, yakni untuk mendorong dan menggerakkan ekonomi ma­syarakat di tengah pandemi. ”Bahkan, saya punya keingi­nan kawasan Suryakencana ini bisa sama seperti kawasan niaga di Singapura, Bangkok dan negara lainnya,” pungkas Arifin.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bpjs

    Gelar Raker Terpadu Komisi IV Bahas Pelayanan Kesehatan

    13 Desember 2023
    Kota Bogor

    Atty Somaddikarya : Kader Terbaik Pimpin Kembali PDIP Kota Bogor

    8 Desember 2025
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Terbitkan SE Perayaan Tahun Baru, Tidak Boleh Ada Konvoi dan Petasan

    30 Desember 2023
    Penghargaan

    Kota Bogor Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Predikat Nindya

    23 Juli 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.