Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    • ASN Pemkot Bogor Diminta Lawan Dugaan Pemerasan Berkedok Pencemaran Nama Baik
    • Kemampuan Keuangan Jadi Pertimbangan Pemkot Bogor Isi Posisi Dirum PPJ
    • Kontingen Kwarcab Kota Bogor Dilepas Menuju Jamnas XII, Bawa Semangat Persaudaraan
    • Inovasi SOLID Antarkan Kota Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKA BPS 2026
    • Cibadak Bogor Punya ‘Kampung Berisik’, Sentra Wajan hingga Kerupuk Kulit
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Somaddikarya Beri Solusi Pro-kontra Penataan Suryakencana
    Kesehatan

    Atty Somaddikarya Beri Solusi Pro-kontra Penataan Suryakencana

    4 Februari 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Pro-kontra ikhwal penataan kawasan Suryaken­cana tahap tiga me­nemui titik terang. Usai mendengar ma­sukan dari Sekre­tariat Paguyuban Kampung Tengah (Sepa­kat) beberapa hari lalu, kemarin anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan, Atty Sommadikarya, menemui tokoh Suryakencana Arifin Himawan dan Koh Dede.

    Setelah berdiskusi panjang lebar, pada dasarnya kedua belah pihak tidak memper­masalahkan rencana Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor yang ingin menata kawasan terse­but dengan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp31 miliar.

    Namun, menurut Atty, ang­garan pinjaman yang nilainya fantastis itu tidak akan terasa manfaatnya apabila masih ada segelintir pihak yang merasa niatan baiknya belum ter­penuhi dalam rencana pena­taan kawasan tersebut.

    Atty menegaskan bahwa ia sebenarnya tidak ada kepen­tingan apa pun dalam urusan penataan kawasan Suryaken­cana. Tapi sebagai wakil ra­kyat, ia tergerak tatkala masih ada antarpihak yang berseli­sih paham. Oleh sebab itu, Atty berinisiatif menemui kedua belah pihak untuk me­luruskan duduk perkaranya.

    Yang pro-penataan, sambung Atty, mempunyai beberapa catatan yang masih diperju­angkan agar direalisasikan Pemkot Bogor. Sementara yang kontra juga mengungkapkan sejumlah kegundahannya di berbagai aspek agar penataan kawasan bisa efektif, meng­ingat anggaran yang diguna­kan merupakan pinjaman.

    APBD Kota Bogor saat ini, kata Atty, berada di angka Rp2 triliun lebih. Pinjaman dari PEN untuk penataan Surya­kencana dan peningkatan kapasitas RSUD Kota Bogor jumlah totalnya hampir men­capai setengahnya dari APBD. Sangat disayangkan apabila beberapa tahun ke depan Kota Bogor harus mengem­balikan pinjaman yang no­minalnya besar itu, tapi masih menyisakan masalah.

    Untuk itu, Atty menganggap kedua belah pihak yang ber­selisih paham ini harus disam­akan persepsinya agar pinja­man PEN tidak mubazir. ”Kapasitas saya hanya men­jembatani. Tidak lebih,” ujar Atty saat berbincang dengan tokoh Suryakencana Arifin Himawan dan Koh Dede di Kafe Surken 218, kemarin.

    Pada intinya, lanjut Atty, ca­tatan kedua belah pihak soal penataan kawasan sama. Ya­kni soal keamanan dan kenya­manan yang diusulkan adanya kamera pengawas di beberapa titik serta peninjauan ulang rencana penutupan beberapa jalan kecil di sekitar kawasan. ”Ini tinggal sama-sama diper­juangkan. Nanti DPRD Kota Bogor akan membantu untuk memusyawarahkan antarsemua pihak dengan Pemkot Bogor, ” tegas Atty.

    Di tempat yang sama, Tokoh Suryakencana, Arifin Hima­wan, mengatakan bahwa per­bedaan pandangan merupa­kan hal wajar dan biasa di­jumpai. Ia kemudian mence­ritakan asal-muasal perjalanan rencana warga sekitar bebe­rapa tahun silam tentang penataan kawasan Suryaken­cana. Yang awalnya tempat itu tidak teratur dan kerap mengundang kemacetan.

    Arifin menganggap bahwa pinjaman PEN bertujuan baik, yakni untuk mendorong dan menggerakkan ekonomi ma­syarakat di tengah pandemi. ”Bahkan, saya punya keingi­nan kawasan Suryakencana ini bisa sama seperti kawasan niaga di Singapura, Bangkok dan negara lainnya,” pungkas Arifin.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Donor darah

    Agenda Rutin, Perumda PPJ Gelar Donor Darah

    26 Agustus 2022
    Pemerintahan

    Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang

    11 Agustus 2026
    Kota Bogor

    Pasar Sukasari Segera Direvitalisasi, 13 Ruko Diamankan Untuk TPS

    24 Mei 2023
    Kota Bogor

    Komisi III DPRD Sidak Pasar TU Kemang, Soroti Infrastruktur Buruk dan Rencana Revitalisasi 2027

    28 April 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.