Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Alokasi Penanganan Covid-19 di APBD-P 2020 Kota Bogor Senilai 57 Miliar
    Kesehatan

    Alokasi Penanganan Covid-19 di APBD-P 2020 Kota Bogor Senilai 57 Miliar

    31 Oktober 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggaran penanganan covid-19 di Kota Bogor dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020, nilainya mencapai 57 miliar.

    Anggaran tersebut dialokasikan dalam biaya tak terduga (BTT).

    Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, anggaran Rp 57 miliar tersebut sudah ditetapkan pada APBD Perubahan Kota Bogor tahun 2020.

    Ia menjelaskan, untuk penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Bogor melakukan pergeseran anggaran dari alokasi anggaran pada APBD yang dinilai pelaksanaan programnya dapat ditunda atau dilakukan efisiensi.

    Dari enam kali pergeseran yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor, ada sebanyak Rp 201 miliar yang digeser.

    “Namun realisasinya, hingga September 2020, anggaran yang terserap hanya Rp 104 miliar, sehingga masih ada anggaran belum terserap sekitar Rp 97 miliar,” katanya.

    Atang menjelaskan, pada Raperda APBD Perubahan Kota Bogor tahun 2020 yang disampaikan Walikota Bogor ke DPRD Kota Bogor, anggaran Rp 97 miliar yang belum terserap itu diusulkan kembali.

    Pada pembahasan Raperda APBD Perubahan tahun 2020, menurut Atang, akhirnya diputuskan, dari anggaran Rp 97 miliar itu, dialokasikan untuk penanganan Covid-19 melalui alokasi BTT sampai Desember 2020 sebesar Rp 57 miliar.

    “Selebihnya Rp 40 miliar dikembalikan ke OPD (organisasi perangkat daerah) yang dinilai krusial untuk menjalankan program,” katanya.

    Sedangkan dari anggaran Rp 104 miliar yang terserap, menurut dia, penyerapannya pada bidang kesehatan sekitar Rp 70 miliar, jaring pengaman sosial (JPS) sekitar Rp 30 miliar, serta kegiatan operasional lainnya sekitar Rp 4 miliar.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bantuan

    Dedie Rachim Ingatkan Penggunaan Dana Bos Harus Sesuai Aturan

    14 September 2023
    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Beri Catatan Pasca Insiden di Pasar Jambu Dua

    23 November 2023
    Budaya

    Lestarikan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor Bersinergi Dengan Pemkot Bogor

    12 Desember 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.