Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Dedie Rachim Soroti Tantangan SDM Era AI
    • DWP Kota Bogor Perkuat Kapasitas Anggota Melalui Pelatihan Public Speaking
    • 57 Paralegal Posbakum Dikukuhkan, Dedie Rachim: Jalankan Amanah dengan Integritas
    • Dukung Gerakan ASRI, Pemkot Bogor Percepat Penataan Reklame
    • Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat, Dedie Rachim Tekankan Kualitas dan Fasilitas Dukung Kenyamanan Siswa
    • Gandeng Kementerian dan CSR, Pemkot Bogor Targetkan 4.909 Perbaikan RTLH Tahun 2026
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Wiiihhh, Pohon di Kota Bogor Bakal Punya Barcode
    Kesehatan

    Wiiihhh, Pohon di Kota Bogor Bakal Punya Barcode

    26 Oktober 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor menggencarkan program identifikasi pohon. Program tersebut bertajuk KTP, namun ini bukan KTP yang dikenal untuk identitas manusia. KTP ini merupakan kepanjangan dari Kartu Tanda Pohon.

    Program ini sebenarnya telah bergulir sejak 2016 silam, guna mempermudah merawat hingga mengetahui tingkat kekeroposan satu pohon.

    Kepala Bidang Pertamanan, Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi, Disperumkim Kota Bogor, Feby Darmawan menjelaskan hingga 2019 lalu sudah tercatat sebanyak 666 pohon yang memiliki KTP.

    “Sampai 2019 sudah 666 pohon yang sudah punya identitas (KTP), programnya sudah mulai dari tahun 2016,” kata dia saat ditemui di kantornya belum lama ini.

    Pohon yang sudah tercatat berada di wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di jalan-jalan protokol Kota Bogor.

    “Yang tercatat baru wilayah Kecamatan Bogor Tengah dan sebagian Kecamatan Tanah Sareal. Jadi setiap pohon akan diketahui statusnya,” sambungnya.

    Ia menjelaskan tingkat atau status sebuah pohon, dimana resiko paling parah atau ekstrim ditandai dengan warna merah. ” Terus ada warna oranye berarti risiko tinggi, sedangkan warna kuning memiliki risiko sedang dan sekarang warna hijau memiliki risiko rendah, atay bisa dikatakan pohon tersebut dalam kondisi sehat atau aman,” tuturnya.

    Pada tahun 2020 ini, ada 50 pohon yang diidentifikasi atau dalam proses morfologis oleh Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    “Sedang dilakukan kajian, oleh balai prosesnya sekitar satu minggu untuk satu pohon. Tahun ini ada lima puluh pohon,” jelasnya.

    Dalam inovasi program ini, setelah memiliki KTP, pohon akan dipasang barcode.

    “Yang sudah punya KTP nanti dipasang barcode. Jadi, masyarakat bisa scan barcode pakai aplikasi. Nanti tinggi pohon, status pohon kelihatan disitu,” lanjutnya.

    Feby mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Bogor Utara, dan Bogor Barat belum seluruhnya dikaji. Maka program ini akan terus digeber dan menjadi program berkelanjutan.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Ini Runutan Pemberian Vaksin Sinovac di Kota Bogor

    12 Januari 2021
    Fashion

    Hasil Karya 10 Desainer Tampil Memukau di Mulyaharja Fashion Show

    6 Juli 2022
    Daerah

    Antusiasme Masyarakat Tinggi, Denda Alamsyah Apresiasi Gelaran Fornas VII

    4 Juli 2023
    Kesehatan

    Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pelayanan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Tutup Sementara

    16 November 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Daerah

    Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

    22 Mei 2026

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.