Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Licin Saat Hujan, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Jalak Harupat dan Desak Perbaikan PUPR
    • 29 Calon Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Bogor Ikuti Seleksi Ujian Wawancara dari DPD
    • DPRD Kota Bogor Dorong Pemerataan Pembangunan hingga Wilayah Perbatasan Tanah Sareal
    • Evaluasi MBG Kota Bogor, Dedie Rachim Fokuskan Akurasi Data Penerima Manfaat
    • Tanah Sareal Menuju Kawasan Strategis Pusat Pertumbuhan Kota
    • Dewan Dorong Tanah Sareal Jadi Etalase Kota Bogor
    • Denny Mulyadi Dampingi Sekjen Kemensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya 
    • Peringatan Isra Mi’raj 2026, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Shalat Prioritas Utama
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Wiiihhh, Pohon di Kota Bogor Bakal Punya Barcode
    Kesehatan

    Wiiihhh, Pohon di Kota Bogor Bakal Punya Barcode

    26 Oktober 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor menggencarkan program identifikasi pohon. Program tersebut bertajuk KTP, namun ini bukan KTP yang dikenal untuk identitas manusia. KTP ini merupakan kepanjangan dari Kartu Tanda Pohon.

    Program ini sebenarnya telah bergulir sejak 2016 silam, guna mempermudah merawat hingga mengetahui tingkat kekeroposan satu pohon.

    Kepala Bidang Pertamanan, Penerangan Jalan Umum dan Dekorasi, Disperumkim Kota Bogor, Feby Darmawan menjelaskan hingga 2019 lalu sudah tercatat sebanyak 666 pohon yang memiliki KTP.

    “Sampai 2019 sudah 666 pohon yang sudah punya identitas (KTP), programnya sudah mulai dari tahun 2016,” kata dia saat ditemui di kantornya belum lama ini.

    Pohon yang sudah tercatat berada di wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di jalan-jalan protokol Kota Bogor.

    “Yang tercatat baru wilayah Kecamatan Bogor Tengah dan sebagian Kecamatan Tanah Sareal. Jadi setiap pohon akan diketahui statusnya,” sambungnya.

    Ia menjelaskan tingkat atau status sebuah pohon, dimana resiko paling parah atau ekstrim ditandai dengan warna merah. ” Terus ada warna oranye berarti risiko tinggi, sedangkan warna kuning memiliki risiko sedang dan sekarang warna hijau memiliki risiko rendah, atay bisa dikatakan pohon tersebut dalam kondisi sehat atau aman,” tuturnya.

    Pada tahun 2020 ini, ada 50 pohon yang diidentifikasi atau dalam proses morfologis oleh Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    “Sedang dilakukan kajian, oleh balai prosesnya sekitar satu minggu untuk satu pohon. Tahun ini ada lima puluh pohon,” jelasnya.

    Dalam inovasi program ini, setelah memiliki KTP, pohon akan dipasang barcode.

    “Yang sudah punya KTP nanti dipasang barcode. Jadi, masyarakat bisa scan barcode pakai aplikasi. Nanti tinggi pohon, status pohon kelihatan disitu,” lanjutnya.

    Feby mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Bogor Utara, dan Bogor Barat belum seluruhnya dikaji. Maka program ini akan terus digeber dan menjadi program berkelanjutan.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    FMP Menjadi Tradisi Warga Kota Bogor

    11 Agustus 2025
    Keamanan

    Komisi IV Minta Disdik Kota Bogor Hentikan Study Tour

    13 Mei 2024
    Pemkot Bogor

    Di Akhir Masa Jabatannya, Bima-Dedie Rampungkan Sembilan Proyek Pembangunan Prioritas 

    6 November 2023
    Pemkot Bogor

    Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal Pemkot Bogor di Alun-Alun Kota

    9 April 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Direksi Baru Tirta Pakuan Geber Kepuasan Pelanggan

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Setelah menjalani serangkaian proses seleksi calon Direksi Perumda Tirta Pakuan, Wali Kota Bogor,…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.