Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Instruksikan Percepatan Akses Alternatif Jalan Saleh Danasasmita
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau
    Kota Bogor

    Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau

    28 Agustus 20234 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pasokkan Masih Aman, Warga Diminta Hemat Menggunakan Air

    Sejak awal Agustus 2023 kemarau mulai terasa di Kota Bogor. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki kekeringan, termasuk Kota Bogor. Apalagi kemarau ini masih berlangsung hingga September nanti. Lantas apa upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor?

    Musim kemarau di Kota Bogor sudah di depan mata. Debit air Sungai Ciliwung yang memasuki Bendung Katulampa, terus menyusut dari hari ke hari. Tercatat, debit air Ciliwung terus berkurang, dari 3.500 liter per detik, kini menjadi 2.700 liter per detik.

    Bahkan, Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa pun masih berada di angka 0 centimeter, sejak awal Juni 2023 lalu.

    Data tersebut diungkap pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman. Dia mengatakan, berkurangnya debit air di Bendung Katulampa terjadi sejak Minggu (6/8). Menurutnya, kondisi debit air tersebut sudah mulai memasuki bawah normal.

    “Debit Ciliwung 2.700 liter per detik, per detik. Ini sudah mulai di bawah normal,” kata Andi.

    Menurut dia, pada awal Juni lalu, ketika memasuki musim kemarau, debit air Sungai Ciliwung yang masuk mencapai 3.500 liter per detik. Andi merinci, sebanyak 3.000 liter di antaranya dibagi ke saluran irigasi Kalibaru dan 500 liter sisanya dialirkan ke Sungai Ciliwung, untuk kebutuhan warga Kota Bogor.

    Lalu pada pertengahan Juli, debit air mulai berkurang menjadi 3.000 liter per detik. Hari berikutnya berkurang lagi menjadi 2.800 liter per detik. Kini, menjadi 2.700 liter per detik. Dengan rincian 2.500 liter dialirkan ke irigasi Kalibaru dan 200 liter ke Sungai Ciliwung.

    Atas kondisi tersebut, pihak Bendung Katulampa terus berkoordinasi dengan Perumda Tirta Pakuan, terkait debit air di Bendung Katulampa. Sebab hal itu berkaitan dengan kebutuhan air warga Kota Bogor.

    “Kami koordinasi terus terkait debit berapa, karena untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor juga. Ke Ciliwung dialirkan, ya 200 liter,” kata Andi.

    Lebih lanjut Andi menjelaskan, kondisi Bendung Katulampa paling mengkhawatirkan pernah terjadi pada 2015. Di mana saat itu, debit air Sungai Ciliwung yang masuk hanya 1.500 liter per detik.

    “Irigasinya cuma 1.200 sampai 1.300 liter. Dibagi-bagi saja sama Ciliwung, untuk penggelontoran, ekosistem dan air baku di PDAM Kota dan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

    Ia menambahkan, hujan lokal yang mengguyur Kota Bogor beberapa waktu ke belakang, pun tidak mempengaruhi debit air di Bendung Katulampa. Sebab, kenaikan debit air di bendung tersebut dipengaruhi oleh curah hujan di hulu Sungai Ciliwung atau di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

    Sementara itu, Pemkot Bogor melalui Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan dua sumber air baku, yang didistribusikan kepada ratusan ribu pelanggan Kota Bogor setiap harinya memasuki musim kemarau ini tetap aman.
    Meski begitu warga khususnya pelanggan Perumda Tirta Pakuan agar tetap menghemat penggunaan air.

    “Sampai sejauh ini, real time produksi per jam, baik Ciliwung dan Cisadane kami masih produksi sesuai kapasitas yang ada, meski saya mendapatkan informasi bahwa debit air di Bendung Katulampa sudah 0 centimeter,” kata Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf.

    Menurut Ardani, air yang mengalir ke Perumda Tirta Pakuan untuk di Sungai Ciliwung, berada di hulu dan sodetan. Sehingga relatif aman dan kapasitas air yang masuk ke SPAM Katulampa tercatat sebanyak 300 liter per detik.

    Air yang masuk ke SPAM Katulampa, dijelaskan Ardani, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berada di Kecamatan Bogor Timur dan sebagian Bogor Selatan.

    Sedangkan pemanfaatan sumber air baku yang paling besar kapasitasnya, berada di Sungai Cisadane. Di mana berkisar 2.100-2.200 liter per detik, masuk melalui SPAM Dekeng dan Cipaku.

    “Hampir 80 persen layanan air bersumber dari Cisadane melalui SPAM Dekeng dan Cipaku,” ucap dia.

    Namun, Ardani pun telah mendapati laporan ada beberapa wilayah yang saat ini mengalami kekeringan, imbas kemarau yang terjadi. Salah satunya di Jalan Batara, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara.

    “Sebenarnya pipa sudah sampai di sana, tapi mereka belum jadi pelanggan Perumda Tirta Pakuan,” katanya.

    Meski begitu, Ardani mengaku melakukan rapat dengan jajaran direksi untuk melakukan penanganan kekeringan di wilayah tersebut. Perumda Tirta Pakuan akan menyiapkan tangki hidran umum.

    “Jadi yang kami siapkan semacam tangki berkapasitas 3.000 liter, yang akan kita tempatkan menggunakan rangka dan nanti masyarakat secara gratis bisa mengambil,” jelas dia.

    Sementara itu, beberapa wilayah yang memiliki jaringan Perumda Tirta Pakuan saling interkoneksi antar zona. Sehingga dari total tujuh zona pelayanan, bisa saling dihubungkan untuk membantu ketika ada wilayah yang mengalami gangguan.

    “Sejauh ini pelayanan Alhamdulillah, beberapa pelayanan belum ada kendala, kecuali sifatnya gangguan, seperti Pamoyanan, Rancamaya, pipa mengalami pecah sehingga masih recovery wilayah atas saja yang belum mengalir secara normal,” katanya

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Demam Berdarah

    Indomaret dan Baygon Ikut Galakkan PSN Bersama Jumantik Kota Bogor

    16 Agustus 2023
    Kota Bogor

    Isi Jabatan OPD Kosong, Hery Antasari Maksimalkan SDM 

    23 April 2024
    Kesehatan

    Bima Arya : Situasi Masih Jauh dari Aman

    16 Desember 2020
    Kesehatan

    Permudah Pelayanan di Masa Pandemi, Disdukcapil Kota Bogor Luncurkan Drive Thru

    29 Mei 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.