Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Enterpreneur Muda Dilibatkan
    • DPRD Kota Bogor Dukung Penuh SPMB 2026 demi Transparansi Pendidikan
    • Komitmen Bersama Kawal SPMB 2026, Pemkot Bogor Tekan Potensi Kecurangan
    • Program Jemput Bola di Sempur Permudah Perekaman E-KTP, Remaja Pemula Jadi Prioritas
    • Sasana Kujang Asri Pencetak Atlet Potensial, Mulai Dibidik Timnas Hingga Persiapan Porprov
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Soal Jubir Partai Demokrat, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Tegaskan Tidak Main Politik Licik Berbau Konspirasi
    Kesehatan

    Soal Jubir Partai Demokrat, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Tegaskan Tidak Main Politik Licik Berbau Konspirasi

    8 Oktober 20214 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengaku tersinggung dengan ujaran berunsur fitnah yang terlontar dari jubir Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra baru-baru ini.

    Menurutnya, ujaran fitnah yang kejam ini bukan main-main. Ia mengindikasikan adanya tujuan untuk menjatuhkan reputasi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

    “Ini fitnah kejam tanpa berpikir dua kali dengan resikonya. Harusnya jangan membangunkan banteng keluar kandangnya. Sangat berbahaya jika negara ini memiliki politisi yang bisanya menyebar fitnah, memutarbalikan fakta yang sebenarnya terjadi demi menyerang ketum PDI Perjuangan,” serunya.

    “Perlu diingat oleh semua generasi bangsa ini bagaimana aturan main berbangsa dan bernegara, ketika dipermainkan demi satu ambisi kekuasaan dengan menyerang dan membuat alur cerita dengan seribu fitnah untuk menjatuhkan,” tambah dia.

    Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya

    Masih kata Atty, sebagai kader partai berlambang banteng di Kota Bogor, ia menuntut fitnah ini dilawan dengan pembuktian yang terukur dan jelas. “Tidak cukup untuk meminta maaf secara terbuka tapi harus diseret dan diproses secara hukum,” ujarnya.

    “Saya sebagai seorang yang mengidolakan Sang Proklamator, Bung Karno yang sudah berjuang berdarah-darah demi nafas kemerdekaan bagi bangsa ini, kejadian pada tahun 1999 benar-benar tidak diterima atas kedzoliman yang dimainkan oleh oknum politik kotor dimana PDI Perjuangan yang keluar menjadi pemenang pemilu. Dengan begitu seharusnya partai pemenang pemilu ketumnya menjadi Presiden RI,” beber dia.

    Dengan begitu, kata Atty, gagalnya orang nomor satu PDI Perjuangan terindikasi adanya konspirasi tingkat tinggi yang diperankan demi menjatuhkan dan menggagalkan Megawati menuju kursi Presiden. “Itu karena adanya poros tengah yang akhirnya kursi presiden lepas dan hanya bisa menjabat wakil presiden kala itu,” kata Atty.

    Seharusnya, lanjut dia hak mutlak partai pemenang itu menjadi presiden, tetapi dirampas secara terang-terangan dengan meramaikan sebuah konspirasi.

    Tapi, demi rasa cinta yang tinggi pada NKRI, seorang Megawati menerima keputusan dan menghormati keputusan MPR RI sebagai lembaga tertinggi di negara ini, dimana saat itu Amien Rais menjadi pimpinannya.

    “Pada saat itu ketua MPR RI Amien Rais mengangkat seorang yang begitu dihormati, dicintai rakyat Indonesia yaitu seorang ulama besar, KH Abdurahman Wahid, yang lebih dikenal Gus Dur menjadi presiden. Demi terciptanya kondusifitas, kami sebagai kader banteng se-Indonesia menerima arahan ketum PDI Perjuangan untuk menghargai proses demokrasi,” tuturnya.

    Dari hasil tersebut, betapa berkorbannya Megawati hanya demi rakyat dan negara.

    “Masih segar dalam ingatan saya atas rekayasa politik dengan adanya poros tengah untuk mengganjal kejayaan PDI Perjuanhan menjadi presiden. Dinamika politik saat itu penuh intrik dan kepentingan demi kekuasaan,” katanya.

    Ia berharap tidak ada kabar menyebar dengan tuduhan yang ditujukan pada Ketum PDI Perjuangan. “Sudah jelas Ketua MPR RI dengan poros tengahnya mengangkat Gus Dur sekaligus menggulingkan Presiden disidang MPR RI yang dipimpin Amien Rais,” terangnya.

    Menurut Atty, fitnah kader Partai Demokrat yang ditujukan kepada Megawati dinilai salah tempat dan hanya membuat seluruh kader banteng di Indonesia kecewa.

    “Harusnya kader demokrat itu berterimakasih atas jiwa negarawan Megawati dimana sejarah mencatat SBY yang dipecat sebagai menteri di era Gus Dur tetapi diangkat kembali menjadi menteri oleh Presiden kelima yaitu Ibu Megawati,” lanjut Atty.

    Lebih lanjut Atty mengatakan, kehormatan dan karir SBY dipanggung politik diselamatkan oleh Megawati. “Jika pada saat itu tidak ada campur tangan dingin seorang ibu, karir SBY tidak akan mungkin ada dipuncak hingga bisa duduk sebagai Presiden keenam,” kata dia.

    Kejadian serupa dengan permaianan intrik, kata Atty kembali terjadi pada pemilu 2014 lalu. PDI Perjuangan sebagai pemenang dilumpuhkan dengan tidak mendapat kursi pimpiman di DPR RI dengan adanya UU MD3. “Padahal partai pemenang berhak menjadi pimpinan nomor 1 di DPR RI,” tegas Atty.

    “Berapa kali permainan politik licik dan kotor dipertontonkan pada rakyat hanya untuk menjatuhkan PDI Perjuangan. Seharusnya arena kekuasaan sudah diatur dan disiapkan secara konstitusi untuk dijalankan dengan semestinya dan tidak perlu ada konspirasi yang akan menimbulkan dendam politik sebagai warisan yang akan menimbulkan kebencian dan rasa saling curiga. sebaiknya aturan berbangsa dan bernegara dijalankan dengan menjunjung tinggi komitmen dan konsistensi!,” pungkas politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Alokasi Penanganan Covid-19 di APBD-P 2020 Kota Bogor Senilai 57 Miliar

    31 Oktober 2020
    Bank Keliling

    Pansus Raperda Perlindungan dan Pencegahan Dampak Pinjol Gelar Raker Dengan Tenaga Ahli

    6 Oktober 2022
    Apresiasi

    Pengibaran dan Penurunan Bendera, Syarifah Harap Kuatkan Rasa Nasionalisme

    15 Agustus 2023
    Banjir

    Kota Bogor Dilanda 12 Bencana, Bima Arya Cek Kondisi Pemukiman Warga

    27 November 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Harga Emas Meroket, Ini Rekor Jon!

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp853.000 per gram…

    Ekonomi

    Jelang Idul Fitri, Sekda Buka Gelar Pangan Murah di Kecamatan Bogor Utara

    27 April 2022

    Menjelang hari raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Badan Penyuluhan dan…

    Ekonomi

    Pemkot Ajukan Anggaran Masjid Agung, DPRD Kota Bogor Minta Jaminan Pembangunan Rampung

    4 Agustus 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan…

    Ekonomi

    TPID Kota Bogor Segera Lakukan Langkah Pengendalian Inflasi

    15 November 2022

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi Daerah secara virtual, Senin (14/11/2022).…

    Ekonomi

    Pasar Gembrong Sukasari Hadir Lebih Bersih dan Nyaman, Siap Tampung Pedagang Pasar Bogor

    25 April 2025

    BOGOR — Proses revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari yang terletak di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sukasari, Kecamatan…

    Daerah

    Satgas KKMP Diminta Proaktif Pra-operasionalisasi

    9 Desember 2025

    BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), yang terdiri dari enam camat…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.