Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Quick Respons Tangani Kebocoran Pipa, Perumda Tirta Pakuan Kembangkan Inovasi Alat Repair Clamp
    Daerah

    Quick Respons Tangani Kebocoran Pipa, Perumda Tirta Pakuan Kembangkan Inovasi Alat Repair Clamp

    28 Maret 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Untuk menangani kebocoran pipa, Bagian NRW & Transmisi Distribusi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menerapkan moto quick respon Perumda Tirta Pakuan.

    Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah menanggulangi kebocoran menggunakan alat repair clamp. Alat tersebut terbukti bisa menangani kebocoran tanpa harus mematikan aliran air, selain itu mempercepat proses penanganan sampai dua jam untuk pipa berukuran besar.

    Manager NRW & Transmisi Distribusi Nasrul Zahar mengatakan, kebocoran pipa Tirta Pakuan bisa disebabkan dua faktor yaitu teknik dan non teknis, tetapi kebanyakan kebocoran saat ini terjadi karena faktor teknis kebocoran pada pipa AC banyak terjadi di jalan Djuanda, sekitar Kebun Raya Bogor (KRB). Untuk Jalan Sistem Satu Arah (SSA) KRB itu membuat kesulitan penangan karena jalan ring 1, jadi harus berkoordinasi.

    “Kebanyakan itu kebocoran di titik kopling atau sambungan. Biasanya pada pipa besar setiap enam meter, ada sambungan dengan pipa enam meter berikutnya. Karena dalam sambungan ada karet kopling, jadi kebanyakan yang membuat bocor itu karetnya tidak kuat. Hal ini wajar karena umur teknis pipa harus diganti semua, tetapi kan memerlukan biaya besar penggantian seluruhnya. Sekarang diganti bertahap, setiap tahun dianggarkan beberapa miliar untuk mengganti pipa yang berada di daerah rawan,” jelas Nasrul didampingi Asisten Manager Kebocoran, Andri Ramadan, Kamis (17/3/2022).

    Nasrul menuturkan, untuk penggantian karet kopling sambungan, tidak dipakai dengan jenis yang serupa. Tetapi sekarang diganti menggunakan rapair clamp yang didalamnya juga ada karet. Dengan alat ini, menangani kebocoran tanpa mematikan aliran dahul sehingga kebocoran lebih cepat tertangani.

    “Untuk pipa besar bisa dua jam lebih cepat penanganan nya. Biasanya kan kami mematikan aliran dahulu, kemudian ditangani kebocoran. Tapi sekarang tidak perlu mematikan aliran air, kami sudah empat tahun kebelakang menggunakan alat repair calmp. Kami sebelum mengajukan pemakaian repair calmp, kami berikan pertimbangan plus minus kepada jajaran direksi antara repair calmp dan karet kopling sambungan,” tandasnya.

    Nasrul menambahkan, dengan menggunakan rapair calmp, jadi kalau ada bocor nanti akan menggendur sendiri, sehingga mengurangi kebocoran di pipa besar atau dua inci keatas. Saat ini dalam setahun hanya dua titik yang kembali bocor setelah menggunakan repair calmp.

    “Dalam setahun pipa dua inci keatas ada sekitar 5.000 titik bocor, belum pipa kecil. Hampir 12 ribu keluhan bocor yang kami tangani,” jelasnya.

    Masih kata Nasrul, saat ini pipa besar tengah dilakukan pergantian secara bertahap, melihat kapasitas tim kebocoran saat ini masih memadai, sekitar ada 10 tim dibagi beberapa shift. Sehingga bisa stand by 24 jam bagian kebocoran ini. Maksudnya stand by, kapanpun ada kejadian bisa segera datang ke lokasi dengan moto quick respon.

    “Sudah mulai ada laporan ke command center, kalau ada keluhan kebocoran langsung disampaikan ke kami. Stand by 24 jam petugas command center dan petugas unit kebocoran. Tim saat ini masih terpusat di Jalan Siliwangi, pernah disebar dicabang tetapi dikembalikan ke sini dahulu,” tukasnya.

    Nasrul mengatakan, tim penanganan kebocoran sendiri ada yang menggunakan motor untuk penanganan kebocoran pipa kecil, kalau armada mobil sekarang itu sekitar ada delapan unit.

    “Untuk mobil ada stand by pagi sampai sore empat mobil, kemudian malam hari dua mobil keluar malam dan stand by dua mobil. Total ada delapan armada mobil,” tutupnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    DPRD Kota Bogor Dukung CFD Diaktifkan Kembali

    23 Mei 2025
    Kota Bogor

    Kembali Ditetapkan Sebagai ketua DPC, Ini Target PDI Perjuangan Kota Bogor

    8 Desember 2025
    Islam

    Bima Arya Kunjungi Yayasan Yatim Village, Ceritakan Saat Ditinggal Sang Ayah

    22 April 2022
    Ekonomi

    Ratusan Sopir Angkot di Kota Bogor Turun Aksi, Minta Pemkot Bogor Kabulkan Tuntutannya

    24 Oktober 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.