Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Puluhan Amggota DPRD Kota Bogor Disuntik Vaksin
    Kesehatan

    Puluhan Amggota DPRD Kota Bogor Disuntik Vaksin

    2 Maret 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Jawa Barat mengikuti vaksinasi massal tahap kedua yang digelar Dinas Kesehatan Kota Bogor yang bertempat Puri Begawan, jalan Pajajaran, Baranangsiang, Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (1/3/21).

    Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    “Saya berharap vaksin ini betul-betul sebagai treatment terakhir yang berhasil memutus mata rantai Covid-19, sehingga kedepan masyaraka bisa melakukan aktivitas normal seperti biasanya,” katanya.

    Selain itu menurut pria yang akrab disapa JM ini menegaskan, di vaksinasi tahap kedua ini, untuk guru dan tenaga pengajar harus diprioritaskan mendapat vaksinasi, sebab banyak orang tua yang berharap agar pembelajaran tatap muka diberlakukan kembali, karena menurutnya secara psikologis, mutu pendidikan berbeda antara pembelajaran secara daring dengan pembelajaran tatap muka.

    “Di tahap dua ini, guru dan pelaku usaha mendapat vaksinasi agar perekonomian masih tetap stabil dan berjalan dengan tidak terganggu situasi pandemi Covid-19,” jelas JM.

    Masih kata JM, bahwa soal vaksìn ini masih banyak masyarakat yang belum tahu jenis vaksin yang digunakan, untuk itu ia meminta Pemkot melalui Dinkes untuk mensosialisasikan vaksin tahap kedua ini jenis vaksin apa.

    “Masih banyak masyarakat yang belum tahu jenis vaksinnya apa, apakah itu sinovac atau bio farma. Perbedaan vaksin tahap pertama apa dan tahap kedua ini apa, secara medis dan klinis vaksin pertama dan kedua apakah ada perbedaan bagi tubuh kita,” ujarnya.

    Ia mengaku tidak ada persiapan mengikuti vaksinasi ini, selain itu ia juga mengaku tidak mengalami afek samping setelah disuntik vaksin, namun hanya sesikit pusing dan itu karena psikologis ketakutan, karwna memang dirinya ada ketakutan terhadap jarum suntik.

    “Insya Alalh saya masih sehat, kalau ada keluhan berlanjut saya harus segera hubungi Dinkes untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemkot Bogor

    Komisi III DPRD Kota Bogor Bakal Soroti Proyek Strategis di Akhir Masa Jabatan Bima-Dedie

    23 November 2023
    Kesehatan

    2500 Pelaku Wisata di Kota Bogor Akan Dijatah Vaksin

    12 Maret 2021
    Ekonomi

    Kota Bogor Raih WTP Keenam Secara Beruntun

    23 Mei 2022
    Kesehatan

    Millenial Peduli, ‘Sulap’ Minyak Jelantah Jadi Sembako

    22 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Bisnis

    Selain Pengembangan Rumah Sakit, Jepang Jajaki Kerja Sama Restoran dan Jamur Sitake

    5 April 2022

    Sebelum bertolak ke Jepang, Diplomat Muda Bidang Ekonomi KBRI Tokyo Pandu Utama Manggala kembali…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.