Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Positif Covid-19 di Pesantren Bina Madani Jadi 65 Orang
    Kesehatan

    Positif Covid-19 di Pesantren Bina Madani Jadi 65 Orang

    7 Juni 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Hingga Senin (7/6/2021) siang, ada total 65 orang penghuni Pondok Pesantren Bina Madani di RW 12 Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

    Hasil itu diketahui usai test Swab PCR massal yang dilakukan sehari sebelumnya, pada Minggu (6/6/2021). Dari total 65 kasus positif saat ini pun, sudah ada 56 orang yang dilakukan perawatan di BPKP Ciawi, 8 orang di isolasi di rumah serta 1 orang masih di pesantren dan sedang dilakukan proses evakuasi.

    “Hari ini kita mendapatkan update dari 454 orang yang sudah kita lakukan swab test PCR, ada 33 santri yang terkonfirmasi positif. Jadi menambah dari yang sebelumnya ada 32 santri. Dimana diantaranya sudah kita pindahkan ke pusat isolasi di BPKP Ciawi,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Balai Kota Bogor.

    Dedie merinci, dari 33 kasus penambahan tersebut, 20 merupakan santri putra. Dan sisanya adalah 13 santri wanita.

    Dengan bertambahnya kasus tersebut, Dedie ingin tetap memastikan kegiatan di ponpes tersebut ditutup dan ditiadakan sementara. Termasuk kegiatan peribadatan yang melibatkan warga itu dikurangi atau bahkan dibatasi.

    “Kemudian juga kita sedang melakukan tracing lagi untuk mereka yang melakukan kontak erat kepada para santri. Terutama selama dalam proses perjalanan dari daerah asal masing – masing sampai ke Bogor,” sahut Dedie.

    Diketahui sebelumnya, terdapat 453 orang penghuni Pondok Pesantren Bina Madani. Jumlahnya terdiri atas 176 orang santri putri, 222 orang santri putra, pengurus putri 34 orang, dan pengurus putra 21 orang.

    Dedie juga menyinggung dengan adanya kasus ini, berpengaruh besar dengan proses uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang saat ini masih berlangsung. Hal itu yang kemudian menjadi kekhawatiran pula saat ini.

    “Sekarang terbukti kalau kita tidak hati – hati, tidak ada prokes ketat, risikonya ada paparan. Baik di jalan, kendaraan umum, tempat asal, dan lain – lain,” jelas Dedie.

    Untuk itu, sekarang ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya untuk meminimalisir potensi paparan dan penyebaran Covid -19 di Kota Bogor. Maka dari itu, Pemkot lakukan langkah – langkah yang komprehensif.

    “Langkah – langkah yang cepat agar menghindarkan bertambahnya jumlah warga yang terkena Covid-19,” ujar Dedie.

    Terpisah, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, 33 santri yang baru diketahui terkonfirmasi Covid-16 segera diisolasi dan pesantren segera ditutup sementara. Termasuk membatasi kegiatan dengan prokes untuk menghindari penularan.

    “Kita siapkan logistik, posko gabungan, vitaminnya dan sebagainya,” kata dia.

    Dari dua klaster (Griya Melati dan Bina Madani) kata Wali Kota Bogor ini, maka dapat disimpulkan penularan itu terjadi akibat perjalanan dari luar kota.

    Untuk itu, ia memerintahkan lurah dan camat mendata mana saja pesantren yang akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).

    “Diakukan tes PCR semua sebelum tatap muka,” jelasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Unik! Begini Cara IJTI Bogor Raya Peduli Korban Bencana

    8 Januari 2020
    Ekonomi

    Kick Off Program RURISE: Dorong Ketahanan Desa Lewat Pertanian Terintegrasi Berkelanjutan

    3 Juli 2025
    Cuaca

    Usai Gerhana, Sukabumi Diguncang Gempa

    26 Desember 2019
    Kesehatan

    Vaksinasi 100 Persen, Kelurahan Pakuan dan Tajur Diganjar Penghargaan

    16 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.