Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Perumda PPJ Manfaatkan Maggot Untuk Urai Sampah Pasar
    Kota Bogor

    Perumda PPJ Manfaatkan Maggot Untuk Urai Sampah Pasar

    26 Agustus 20222 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) sedang melakukan program penguraian sampah organik yang ada di pasar menggunakan formulasi black soldier fly (BSF).

    BSF atau Maggot adalah larva serangga yang dapat mengubah material sampah organik menjadi biomassa. Maggot memiliki kemampuan mengurai sampah organik 1-3 kali dari bobot tubuhnya selama 24 jam, bahkan bisa sampai 5 kali bobot tubuhnya.

    Asmen K3 Bidang Kebersihan Perumda PPJ, Ahmad Nurfauzi mengatakan, formulasi BSF dipilih karena menjadi formulasi pengurai sampah yang ramah lingkungan.

    Keuntungan lainnya yaitu, sampah yang diurai oleh Maggot tidak berbau karena terdapat zat probiotik yang mampu menangani bakteri pathogen dalam sampah.

    “Sampah yang ditangani oleh Maggot itu tidak ada bau,” kata Nurfauzi dalam keterangannya, pada Jumat (26/8/2022).

    Meski demikian, pihaknya juga menyampaikan adanya kendala dalam memilah antara sampah organik dan non-organik yang belum dipilah oleh pembuang sampah.

    Pasalnya, tempat penampungan sampah (TPS) yang ada di Pasar tradisional di Kota Bogor tidak hanya menampung sampah dari pasar, tapi juga dari warga dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

    Sementara, mereka belum memiliki kesadaran untuk memilah sampah sebelum dibuang ke TPS. Hal itu menjadi kendala tersendiri bagi Perumda PPJ untuk melakukan formulasi Maghot.

    “Ini yang menjadi kendala bagi kita, sehingga kita kesulitan untuk memboomingkan program mengurai sampah dengan Maghot,” ungkap dia.

    Karena itu, pihaknya mengimbau warga yang membuang sampah di penampungan pasar di Kota Bogor untuk memilah dan memisahkan sampah organik dan non-organik terlebih dahulu sebelum membuangnya.

    Ahmad Nurfauzi Perumda Pasar Pakuan Jaya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Tol Ciawi Selatan Ramp Off, Memecah Kamacetan di Wilayah Perempatan Ciawi 

    16 Juli 2025
    Kesehatan

    DPRD Kota Bogor Geber Raperda P2KS

    7 Oktober 2021
    Kesehatan

    Kadisdik Kota Bogor Tegaskan Vaksin Bukan Syarat Utama Masuk Sekolah

    25 Agustus 2021
    Alam

    Festival Flora, Mengukuhkan Bogor Pusat Flora

    28 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

    14 Maret 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menerima kunjungan Danantara bersama Badan Usaha Pelaksana…

    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.