Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Rumah Teh Indonesia » Pertama di Indonesia, Rumah Teh Indonesia Hadir di Kota Bogor
    Kota Bogor

    Pertama di Indonesia, Rumah Teh Indonesia Hadir di Kota Bogor

    10 Agustus 20234 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Kota Bogor menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki Rumah Teh Indonesia.

    Rumah Teh Indonesia, Galeri Inovasi dan Edukasi, by @silateahouse, Indonesia Tea Reborn diresmikan Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Ketua Umum Dewan Teh Indonesia (DTI), Rachmad Gunadi, Founder & Business Director Sila Tea House, Redha Taufik Ardias dan Founder & President Director Sila Tea, Iriana Ekasari, Selasa (8/8/2023) sore, di Perumahan Duta Pakuan Jalan Danau Poso Blok E4 No 10 RT. 05 RW. 07 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian menyampaikan apresiasi dan Kota Bogor selalu excited (bersemangat) ketika menjadi yang pertama.

    Menjadikan Kota Bogor, menjadi pionir lanjut Bima Arya merupakan langkah yang tepat, sebab melihat dari trend market pertumbuhan kafe, restoran dan sebagainya di Kota Bogor mencapai 300 persen.

    Proximity Kota Bogor dengan Jakarta memiliki keunggulan tersendiri di samping kemudahan masyarakat melakukan mobilitas di Kota Bogor, karena perbaikan infrastruktur seperti pedestrian dan sebagainya.

    “Sehingga Orang-orang yang datang itu mulai membidik ke sana. Jadi ketika saya mulai membangun pedestrian targetnya itu memudahkan orang. Ya, walaupun ini jauh dari jalan utama, tapi yang berbeda di sini (Rumah Teh Indonesia) adalah konten atau narasi,” katanya.

    Bima Arya pun mengistilahkan dengan ‘surga’ tersembunyi yang juga akan menjadi daya tarik bagi generasi z atau Gen Z.

    “Ini yang membedakan generasi saya, kita generasi. Kalau kita dulu agak so si branded berbau luar gitu. Kalau sekarang anak-anak  itu hebat, makanya lokal pride lokal konten berada di depan. Termasuk yang saya pakai ini si Rubo, maskot Kota Bogor,” katanya.

    Maskot Kota Bogor teranyar Rubo (Rusa Bogor) ini diciptakan melalui riset dan sayembara.

    Hal itu juga yang kemudian disukai generasi saat ini yang menginginkan cerita atau narasi untuk sesuatu yang akan dikonsumsi atau digunakan.

    Itu juga sejalan dengan kehadiran Rumah Teh Indonesia pertama di Kota Bogor yang memiliki edukasi informasi dan inovasi teh dari hulu ke hilir.

    “Edukasi yang gak ada di semua tempat. Ini ada di Rumah Teh Indonesia, edukasi tentang teh, galeri edukasi dan inovasi ada di sini,” jelasnya.

    Ke depan lanjut Bima Arya, Rumah Teh Indonesia ini bisa dikoneksikan dengan tourism Kota Bogor yang digarap dengan apik.

    Ketua Umum Dewan Teh Indonesia (DTI) Rachmad Gunadi, mengatakan Rumah Teh Indonesia menjadi penanda dari upaya-upaya yang dilakukan para pecinta, pejuang teh Indonesia untuk kembali membangkitkan industri teh Indonesia.

    “Karena anak-anak milenial saat ini dan Gen Z tidak lagi minum teh dengan cara dan jenis yang kita minum dulu. Makanya ini kita beri kesempatan untuk membangun sendiri referensinya, membangun sendiri pasarnya dan produknya,” katanya.

    Sehingga lanjutnya momentum ini ditandai sebagai kebangkitan milenial dalam mewarnai industri teh Indonesia.

    Founder & Business Director Sila Tea House, Redha Taufik Ardias menyampaikan bahwa ini adalah hari bersejarah untuk Kota Bogor dan Indonesia karena lahirnya Rumah Teh Indonesia di bulan kemerdekaan.

    “Ini titik temu platform dan showroom untuk galeri inovasi dan edukasi. Maka kita hadirkan satu konsep partform untuk kita ketemu, bersama-sama edukasi tentang bagaimana memproses teh dengan baik sesuai standar market dan sesuai permintaan market dari hulu ke hilir,” katanya.

    Ia berharap Rumah Teh Indonesia bisa menjadi pertemuaan informasi yang memunculkan interaksi antara hulu dan hilir sehingga terjadi sinergi dari budidaya menjadi budaya minum teh.

    Saat ini Rumah Teh Indonesia memiliki artikel teh dari 10 kebun di Indonesia dengan ratusan jenis teh yang sudah dikurasi dan 25 teh varian single origin yang sudah dipasarkan.

    “Selain single origin kita juga afa teh yang kita ramu dari minimal 50 persen teh menjadi tea blend menggunakan bahan herbal yang alami, seperti lemon kering, jahe kering, sereh kering, pandan, melati rosella dan sebagainya,” katanya.

    Di rumah Teh Indonesia ini pengunjung bisa melihat teh dari berbagai wilayah di Indonesia yang kemudian bisa dikonsumsi dan langsung diseduh di tempat untuk mendapatkan edukasi. Sehingga pengunjung bisa mendapatkan experience atau pengalaman menikmati teh.

    “Kita ada tea edukatifnya, nanti mereka akan diajarin inilah cara menyeduh teh yang pas buat jenis teh, kita ada white tea, green tea, black tea, yellow ada, red, jadi banyak dan masing-masing punya cara yang berbeda dalam penyeduhannya,” katanya.

    Peresmian ini juga dihadiri oleh Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PTPN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

    Bima Arya Iriana Ekasari Rachmad Gunadi Redha Taufik Ardias Yane Ardian
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bazar

    DWP Perumda Tirta Pakuan Gelar Bazar Murah di Area Parkir Kantor Pelayanan

    19 Oktober 2022
    Kesehatan

    Ceu Atty Apresiasi Program Peduli Isoman Polresta Bogor Kota

    25 Februari 2021
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor dan KPK Dorong Perempuan Lawan Korupsi

    29 Mei 2025
    Kesehatan

    Tampung Aspirasi PKL, Komisi II Bakal Panggil Bos Pasar dan SKPD Terkait

    29 Oktober 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Perekonomian Daerah, DPRD Terbitkan Perda Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro

    27 Mei 2021

    BOGOR – Pemberdayaan koperasi dan usaha mikro merupakan upaya strategis dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,…

    Ekonomi

    Yane Ardian Ingatkan Agar Melibatkan Allah SWT Dalam Setiap Usaha

    24 Mei 2022

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Badan Kuliner (Bakul) Kota Bogor menggelar halalbihalal dengan para…

    Ekonomi

    Mentoring Program Jagoan Pariwisata Tiket.com di Mulyaharja

    27 Agustus 2022

    Dalam upaya meningkatkan pengembangan destinasi wisata Mulyaharja, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkolaborasi dengan Tiket.com memberikan…

    Ekonomi

    Diresmikan, Pasar Tanah Baru Mulai Dipenuhi Pedagang

    14 Desember 2023

    BOGOR – Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kecamatan Bogor Utara dan belum lama ini…

    Daerah

    Mahasiswa LSPR Kembangkan Literasi Digital dan Branding Wisata di Desa Sukajadi

    12 Juli 2025

    BOGOR – Mahasiswa Program Studi Public Relations & Digital Communication angkatan PRDC26-5SP dari LSPR Institute…

    Ekonomi

    Minyak Goreng Langka dan Mahal, Kader PDI Perjuangan ini Hanya Jual Rp2 Ribu

    24 Maret 2022

    BOGOR – Ditengah fenomena harga minyak goreng yang meroket belakangan, ibu rumah tangga dibuat panik…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.