Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Permudah Akses Pelayanan, Dua Kecamatan di Kota Bogor Bakal Dipecah
    Kota Bogor

    Permudah Akses Pelayanan, Dua Kecamatan di Kota Bogor Bakal Dipecah

    18 Juli 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Bagian pemerintahan Setda Kota Bogor menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang perluasan dua wilayah kecamatan yaitu Bogor Barat dan Selatan di Hotel Asana Grand Pangrango, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (18/7/2022) siang.

    Acara yang menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bogor Selatan, Camat Bogor Barat beserta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) SeBogor Barat serta Selatan ini menghasilkan usulan nama dan pembagian kecamatan dari dua menjadi empat.

    Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Irwan Riyanto mengatakan, rencana pemekaran dua kecamatan ini merupakan perubahan dan inovasi, bahwa dua kecamatan menjadi empat kecamatan. Menurutnya, ini merupakan tugas aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melayani masyarakat, salah satunya dengan melayani masyarakat dengan mendekatkan pusat pelayanan.

    “Tujuannya kami hari ini berharap ada nama yang akan dipakai, hari ini ingin ada usulan nama dan ibukota dahulu, setelah itu kami akan ekspos dihadapan teman-teman dewan,” ungkap Irwan saat membuka acara.

    Irwan menjelaskan, warga masyarakat yang diwakili LPM dan OPD harus ada disepakati. Semisal usul nama Bogor Tenggara, harus dilihat berkaitan geografi supaya nanti ingin memekarkan ibukotanya di lokasi yang strategis. “Jadi supaya nanti masyarakat yang tadinya dari Pasir Jaya ke Kecamatan Bogor Barat akan lebih dekat. Membelahnya harus sesuai jangan sampai jauh-jauh juga, dilihat eksisting aksesibilitas,” tuturnya.

    “Kedua kami ingin bahwa selain ibukota dan namanya disepakati. Perhatikan pembagian seimbang, jangan sampai malah debat kecamatan yang baru. Kecamatan induknya tidak boleh kurang dari yang baru. Jangan sampai induknya menjadi kantong-kantong yang miskin, kita lakukan harus berimbang, syukur-syukur sama adil rata,” jelasnya.

    Irwan menerangkan, perlu disampaikan, setelah FGD dilanjutkan kajian kebijakan teknis dan dikoordinasikan dengan intansi terkait baik sarana dan prasarana. Pihaknya akan menyampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), DPRR dan Kepala Daerah akan bersurat ke Provinsi Jawa Barat dan Kemendagri.

    “Setalah semua sama, maka nanti ada Raperda pemekaran wilayah. Nantinya Perda berlaku setelah ditandatangani oleh Sekda, jadi Kabag Pemerintahan dan tim ini harus sudah ready. Pemekaran ini juga mengurangi beban OPD, karena kami akan bertemu dengan Pemilu setalah Pilkada. Kemungkinan setelah Pemilu dan Pilkada realisasi pemekaran, karena melihat anggarannya pasti tersedot Pilkada dan Pemilu. Selain itu ada kajian teknis dahulu,” terangnya.

    Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Bogor, Marse Hendra Saputra memaparkan, pada prinsipnya FGD digelar untuk menghimpun masukan saran pendapat dari masyarakat.

    Pihaknya telah menyampaikan kajian naskah akademi tahun 2017-2018. Opsinya arahan dibagi dua saja walaupun ada opsi bisa dibagi tiga. Nama-nama kecamatan telah ditampung.

    “Untuk Bogor Selatan, kecamatan barunya Kecamatan Rancamaya. Untuk Bogor Barat nanti ada Kecamatan Bogor Barat Lama dan Kecamatan Bogor Barat Baru. Itu masih opsi, setalah ini akan coba menyampaikan ke teman-teman DPRD, diharapkan DPRD juga memberikan masukan. Karena akan minta persetujuan dari DPRD juga akhirnya, persetujuan tetap di pimpinan legislatif dan eksekutif,” terangnya.

    Marse menegaskan, bahwa untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus seimbang antara kecamatan yang baru dan lama. Jadi pembagian untuk Kecamatan Bogor Selatan Kelurahan Cikaret, Bondongan, Pamoyanan, Rangga Mekar, Mulyaharja, Empang, Batutulis dan Lawang Gintung. Nanti Kecamatan Rancamaya ada Kelurahan Cipaku, Pakuan, Genteng, Harjasari, Muarasari, Kertamaya, Bojongkerta dan Rancamaya.

    “Untuk Kecamatan Barat Bogor Lama ada Kelurahan Menteng, Cilendek timur, Cilendek Barat, Situgede, Curug, Curugmekar, Semplak dan Balumbang Jaya. Sementara itu, Kecamatan Bogor Barat Baru ada Kelurahan Pasir Jaya, Pasir Mulya, Pasir Kuda, Gunung Batu, Loji, Sindang Barang, Margajaya dan Bubulak. Aksesibilitas masyarakat perlu diperhatikan untuk pelayanan,” pungkasnya.

    Irwan Riyanto Marse Hendra
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pertahankan Capaian UHC

    13 November 2025
    Jawa Barat

    Segera Deteksi Penyakit Tidak Menular  

    24 Juni 2022
    Donor darah

    Agenda Rutin, Perumda PPJ Gelar Donor Darah

    26 Agustus 2022
    Air bersih

    Bangun IPA Cipinang Gading, Tirta Pakuan Diapresiasi Kementerian PU

    20 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Ekonomi

    Cafe Daong, yang Mewah dan Bernuansa Alam Ternyata Tak Berizin

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Keberadaan Cafe Daong, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ternyata belum mengantongi…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.