Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    • Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Permudah Akses Pelayanan, Dua Kecamatan di Kota Bogor Bakal Dipecah
    Kota Bogor

    Permudah Akses Pelayanan, Dua Kecamatan di Kota Bogor Bakal Dipecah

    18 Juli 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Bagian pemerintahan Setda Kota Bogor menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang perluasan dua wilayah kecamatan yaitu Bogor Barat dan Selatan di Hotel Asana Grand Pangrango, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin (18/7/2022) siang.

    Acara yang menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bogor Selatan, Camat Bogor Barat beserta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) SeBogor Barat serta Selatan ini menghasilkan usulan nama dan pembagian kecamatan dari dua menjadi empat.

    Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Irwan Riyanto mengatakan, rencana pemekaran dua kecamatan ini merupakan perubahan dan inovasi, bahwa dua kecamatan menjadi empat kecamatan. Menurutnya, ini merupakan tugas aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melayani masyarakat, salah satunya dengan melayani masyarakat dengan mendekatkan pusat pelayanan.

    “Tujuannya kami hari ini berharap ada nama yang akan dipakai, hari ini ingin ada usulan nama dan ibukota dahulu, setelah itu kami akan ekspos dihadapan teman-teman dewan,” ungkap Irwan saat membuka acara.

    Irwan menjelaskan, warga masyarakat yang diwakili LPM dan OPD harus ada disepakati. Semisal usul nama Bogor Tenggara, harus dilihat berkaitan geografi supaya nanti ingin memekarkan ibukotanya di lokasi yang strategis. “Jadi supaya nanti masyarakat yang tadinya dari Pasir Jaya ke Kecamatan Bogor Barat akan lebih dekat. Membelahnya harus sesuai jangan sampai jauh-jauh juga, dilihat eksisting aksesibilitas,” tuturnya.

    “Kedua kami ingin bahwa selain ibukota dan namanya disepakati. Perhatikan pembagian seimbang, jangan sampai malah debat kecamatan yang baru. Kecamatan induknya tidak boleh kurang dari yang baru. Jangan sampai induknya menjadi kantong-kantong yang miskin, kita lakukan harus berimbang, syukur-syukur sama adil rata,” jelasnya.

    Irwan menerangkan, perlu disampaikan, setelah FGD dilanjutkan kajian kebijakan teknis dan dikoordinasikan dengan intansi terkait baik sarana dan prasarana. Pihaknya akan menyampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), DPRR dan Kepala Daerah akan bersurat ke Provinsi Jawa Barat dan Kemendagri.

    “Setalah semua sama, maka nanti ada Raperda pemekaran wilayah. Nantinya Perda berlaku setelah ditandatangani oleh Sekda, jadi Kabag Pemerintahan dan tim ini harus sudah ready. Pemekaran ini juga mengurangi beban OPD, karena kami akan bertemu dengan Pemilu setalah Pilkada. Kemungkinan setelah Pemilu dan Pilkada realisasi pemekaran, karena melihat anggarannya pasti tersedot Pilkada dan Pemilu. Selain itu ada kajian teknis dahulu,” terangnya.

    Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Bogor, Marse Hendra Saputra memaparkan, pada prinsipnya FGD digelar untuk menghimpun masukan saran pendapat dari masyarakat.

    Pihaknya telah menyampaikan kajian naskah akademi tahun 2017-2018. Opsinya arahan dibagi dua saja walaupun ada opsi bisa dibagi tiga. Nama-nama kecamatan telah ditampung.

    “Untuk Bogor Selatan, kecamatan barunya Kecamatan Rancamaya. Untuk Bogor Barat nanti ada Kecamatan Bogor Barat Lama dan Kecamatan Bogor Barat Baru. Itu masih opsi, setalah ini akan coba menyampaikan ke teman-teman DPRD, diharapkan DPRD juga memberikan masukan. Karena akan minta persetujuan dari DPRD juga akhirnya, persetujuan tetap di pimpinan legislatif dan eksekutif,” terangnya.

    Marse menegaskan, bahwa untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus seimbang antara kecamatan yang baru dan lama. Jadi pembagian untuk Kecamatan Bogor Selatan Kelurahan Cikaret, Bondongan, Pamoyanan, Rangga Mekar, Mulyaharja, Empang, Batutulis dan Lawang Gintung. Nanti Kecamatan Rancamaya ada Kelurahan Cipaku, Pakuan, Genteng, Harjasari, Muarasari, Kertamaya, Bojongkerta dan Rancamaya.

    “Untuk Kecamatan Barat Bogor Lama ada Kelurahan Menteng, Cilendek timur, Cilendek Barat, Situgede, Curug, Curugmekar, Semplak dan Balumbang Jaya. Sementara itu, Kecamatan Bogor Barat Baru ada Kelurahan Pasir Jaya, Pasir Mulya, Pasir Kuda, Gunung Batu, Loji, Sindang Barang, Margajaya dan Bubulak. Aksesibilitas masyarakat perlu diperhatikan untuk pelayanan,” pungkasnya.

    Irwan Riyanto Marse Hendra
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kabupaten Bogor

    Polres Bogor Bentuk Satgas Pemburu Sopir Nakal

    18 Desember 2019
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi Penilaian Stratifikasi Sekolah dan Madrasah Sehat

    16 Mei 2023
    Pemerintahan

    DPRD Kota Bogor Bersama PWI Kota Bogor Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

    23 Maret 2025
    Kota Bogor

    Bima Arya Tagih Kesepakatan Perbaikan Jalan Rusak Akibat Proyek Rel Ganda

    15 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.