Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pesan Kepedulian dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
    • Dedie Rachim Apresiasi Pameran Edukasi Baitul Maqdis di Kota Bogor
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor Siap Dinilai Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Siap Dinilai Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

    14 Agustus 20253 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Secara daring, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menghadiri pembukaan penilaian kinerja pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat tahun 2025.

    Penilaian ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Di awal paparannya, Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Kota Bogor menuju Zero Stunting perlu banyak intervensi dari berbagai aspek, terutama yang dapat menurunkan prevalensi stunting.

    “Prevalensi stunting dari hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2024 sebesar 18,2 persen. Sementara dari hasil Bulan Penimbangan Balita di Kota Bogor terdapat 1.849 balita stunting atau 2,59 persen pada 2023. Ini lebih akurat dan tepat sasaran,” ucap Jenal Mutaqin di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (14/8/2025).

    Jenal Mutaqin menambahkan, bahwa percepatan penurunan angka stunting di Kota Bogor di-breakdown lagi ke dalam tiga substansi.

    Pertama, tujuannya, yakni menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

    “Dan siapa yang menjadi sasarannya, yaitu remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia nol sampai 59 bulan,” jelasnya.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan penurunan prevalensi stunting berdasarkan Target RPJMD Perubahan 2019–2024 sebesar 9,9 persen pada 2024.

    Upaya penurunan angka stunting ini selaras dengan visi-misi Kota Bogor, sebagai kota yang ramah keluarga, dengan misi Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

    Beberapa produk payung hukum juga menguatkan penanganan stunting di Kota Bogor. Ada regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwali), surat keputusan, hingga keputusan camat/lurah tentang Tim Pendamping Keluarga (TPK) di 68 kelurahan.

    “Tim tersebut tersebar di 804 RW, dikali tiga orang per RW. Jadi total ada sekitar 2.412 orang Tim Pendamping Keluarga,” ucap Jenal Mutaqin.

    Pemkot Bogor, lanjutnya, sudah menetapkan lokus sasaran untuk tahun 2025. Ada delapan lokasi yang ditetapkan sebagai lokus, di antaranya Babakan Pasar, Tegallega, Kedung Waringin, Cimahpar, Ciluar, Balimbing Jaya, Pamoyanan, dan Pasir Kuda.

    Sementara untuk tahun 2024 lalu, ada lima lokus yang ditetapkan, yaitu Kedung Waringin, Kedung Badak, Pamoyanan, Gunung Batu, dan Rangga Mekar.

    Selain itu, ada capaian target yang diraih Kota Bogor melebihi target nasional. Salah satunya intervensi yang dilakukan pada tahun 2024.

    “Seperti remaja putri yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) ditargetkan 58 persen oleh pusat, sementara Alhamdulillah di Kota Bogor sudah mencapai 96,81 persen,” ungkapnya.

    Terakhir, kata Jenal Mutaqin, Kota Bogor juga sudah melakukan beragam inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting. Beberapa di antaranya sudah efektif menurunkan angka tersebut.

    “Di antaranya Taleus Bogor, Pemkot Penting-Lur, Bunda Peduli Stunting, Bapak Asuh Stunting, dan yang tak kalah penting, kolaborasi dengan dunia usaha yang siap membantu program penanganan stunting di Kota Bogor,” pungkasnya.

    Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda), para kepala OPD, hingga camat dan lurah.

    Jenal Mutaqin Pemkot Bogor Wakil Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Bank Kota Bogor Didorong Digitalisasi

    23 November 2020
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

    23 Juli 2026
    Kota Bogor

    Berkas Kasus Pelaku Hoax Sejuta Rumah Jokowi Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

    26 Oktober 2020

    Semarak HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar UMKM

    2 Juni 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.