Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gulat Kabupaten Bogor Sabet 1 Emas di Porprov Jabar 2026
    • Kolaborasi LBH Bapeksi dan Repdem, Warga Bogor Kini Punya Akses Bantuan Hukum Gratis
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pemkot Bogor Siap Dinilai Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Siap Dinilai Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

    14 Agustus 20253 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Secara daring, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menghadiri pembukaan penilaian kinerja pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat tahun 2025.

    Penilaian ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Di awal paparannya, Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Kota Bogor menuju Zero Stunting perlu banyak intervensi dari berbagai aspek, terutama yang dapat menurunkan prevalensi stunting.

    “Prevalensi stunting dari hasil Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2024 sebesar 18,2 persen. Sementara dari hasil Bulan Penimbangan Balita di Kota Bogor terdapat 1.849 balita stunting atau 2,59 persen pada 2023. Ini lebih akurat dan tepat sasaran,” ucap Jenal Mutaqin di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (14/8/2025).

    Jenal Mutaqin menambahkan, bahwa percepatan penurunan angka stunting di Kota Bogor di-breakdown lagi ke dalam tiga substansi.

    Pertama, tujuannya, yakni menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

    “Dan siapa yang menjadi sasarannya, yaitu remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia nol sampai 59 bulan,” jelasnya.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan penurunan prevalensi stunting berdasarkan Target RPJMD Perubahan 2019–2024 sebesar 9,9 persen pada 2024.

    Upaya penurunan angka stunting ini selaras dengan visi-misi Kota Bogor, sebagai kota yang ramah keluarga, dengan misi Bogor Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

    Beberapa produk payung hukum juga menguatkan penanganan stunting di Kota Bogor. Ada regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Wali Kota (Perwali), surat keputusan, hingga keputusan camat/lurah tentang Tim Pendamping Keluarga (TPK) di 68 kelurahan.

    “Tim tersebut tersebar di 804 RW, dikali tiga orang per RW. Jadi total ada sekitar 2.412 orang Tim Pendamping Keluarga,” ucap Jenal Mutaqin.

    Pemkot Bogor, lanjutnya, sudah menetapkan lokus sasaran untuk tahun 2025. Ada delapan lokasi yang ditetapkan sebagai lokus, di antaranya Babakan Pasar, Tegallega, Kedung Waringin, Cimahpar, Ciluar, Balimbing Jaya, Pamoyanan, dan Pasir Kuda.

    Sementara untuk tahun 2024 lalu, ada lima lokus yang ditetapkan, yaitu Kedung Waringin, Kedung Badak, Pamoyanan, Gunung Batu, dan Rangga Mekar.

    Selain itu, ada capaian target yang diraih Kota Bogor melebihi target nasional. Salah satunya intervensi yang dilakukan pada tahun 2024.

    “Seperti remaja putri yang mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) ditargetkan 58 persen oleh pusat, sementara Alhamdulillah di Kota Bogor sudah mencapai 96,81 persen,” ungkapnya.

    Terakhir, kata Jenal Mutaqin, Kota Bogor juga sudah melakukan beragam inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting. Beberapa di antaranya sudah efektif menurunkan angka tersebut.

    “Di antaranya Taleus Bogor, Pemkot Penting-Lur, Bunda Peduli Stunting, Bapak Asuh Stunting, dan yang tak kalah penting, kolaborasi dengan dunia usaha yang siap membantu program penanganan stunting di Kota Bogor,” pungkasnya.

    Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda), para kepala OPD, hingga camat dan lurah.

    Jenal Mutaqin Pemkot Bogor Wakil Wali Kota Bogor
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Inilah Pemenang Video Kreatif Prokes dan Vaksin yang Digelar Polresta Bogor Kota dan KNPI Kota Bogor

    1 Juli 2021
    Trending

    Zita Anjani Apresiasi SMKN 3 sebagai Kontributor SDM Pariwisata

    8 Maret 2025
    Anggaran

    Gelar Rakor PAD, Bapenda Luncurkan Lapak On Untuk Permudah Pembayaran PBB

    7 Juni 2023
    Aplikasi SOLID

    Apresiasi UHC, Atty Somaddikarya Harap Bisa Tingkatkan Mutu dan Pelayanan Kesehatan

    12 Januari 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.