Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Perencanaan » Pemkot Bogor Proyeksikan Sistem Resi Gudang di Sukaresmi
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Proyeksikan Sistem Resi Gudang di Sukaresmi

    14 Januari 20232 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Demi mengamankan stok pangan dan menekan inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal memproyeksikan Sistem Resi Gudang (SRG). Rencananya, lahan di Sukaresmi, Tanah Sareal akan dibangun SRG tersebut.

    Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Jumat (13/1/2023) siang.

    Di awal pertemuan, Dedie menanyakan langsung kepada Wamendag memungkinkan tidaknya Kota Bogor memproyeksikan SRG tersebut. Menurut Dedie, gudang SRG ini bisa membantu Kota Bogor menekan inflasi.

    “Memang Kota Bogor ini bukan kota produsen, tetapi kota konsumen. Bahan – bahan seperti cabai atau bawang ternyata juga menjadi penyumbang inflasi Kota Bogor,” kata Dedie kepada Wamendag.

    Di tempat yang sama ikut mendampingi Dedie, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengamini, bahwa semua komoditi kebutuhan bahan pokok itu pada dasarnya tergantung kiriman daerah luar. Sehingga ketika tergantung dengan daerah luar, maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi.

    “Kemudian ada pemikiran bahwa Kementerian Perdagangan ini juga punya program untuk pembangunan sarana-sarana perdagangan. Nah, sarana-sarana perdagangan ini ada beberapa sektor. Ada yang disebut pasar rakyat, ada yang disebut pusat distribusi, ada yang disebut gudang, pergudangan atau gudang dengan Sistem Resi Gudang (SRG),” urainya.

    Jika memungkinkan dibangun SRG, sambung Ganjar, Pemkot Bogor menyediakan lahan di dekat lokasi rencana pembangunan stoplet kereta di Sukaresmi. Sehingga, Pemkot harus mengejar kesempatan itu lewat tim teknis yang dipersiapkan.

    “Kemendag juga menyampaikan bahwa jangan sampai status lahan yang akan dibangun memiliki sengketa. Penekanan dari kementerian juga masalah pengelolaan. Kalau gudang SRG itu mereka menyarankan yang bisa mengelola ini pihak swasta, dikerjasamakan dengan pemkot sehingga ada PAD yang masuk,” sambungnya.

    Kesimpulan pengajuan untuk pembangunan gudang ini, adalah bagaimana Kota Bogor memiliki before stok untuk komoditi langka dan mahal atau semacam gudang penyimpanan yang memenuhi standar dan itu kemudian bisa menjaga kestabilan harga ketika barang naik itu dikeluarkan ke pasaran.

    “Fungsi utamanya untuk menjaga kestabilan harga, menjaga inflasi, supaya disparitas harganya tidak terlalu tinggi. Dan komoditi yang bisa disimpan di gudang adalah komoditi yang bisa menyumbang inflasi terhadap Kota Bogor,” katanya.

    Menanggapi niatan Pemkot Bogor itu, Wamendag, Jerry Sambuaga mengatakan bahwa pemerintah sudah membangun 123 gudang SRG di seluruh Indonesia.

    “Sebagai salah satu syarat penting, lahannya tidak ada sengketa. Saya sudah komunikasi dengan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan masih bisa untuk Kota Bogor. Nanti ada tim dari kami yang melihat dan jadikan bahan,” ujar Wamendag.

    Dedie A. Rachim Jerry Sambuaga Kemendag Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Kemampuan Keuangan Jadi Pertimbangan Pemkot Bogor Isi Posisi Dirum PPJ

    11 Agustus 2026
    Komunitas Sosial

    Bima Arya dan Yane Ardian Beri Motivasi Peserta Jambore Genre 2022

    28 Juni 2022
    Konsultasi Publik

    Bappeda Kota Bogor Gelar Konsultasi Publik, Menyusun RPD 2025-2026

    17 Desember 2023
    Kesehatan

    Video Kerumunan Viral di Medsos, Jungle Waterpark Didenda Rp10 Juta

    15 Februari 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Atang Trisnanto Dukung Moratorium Minimarket di Kota Bogor

    27 April 2022

    BOGOR – Keberadaan minimarket di Kota Bogor kian lama kian menjamur. Namun, pertumbuhan jumlah minimarket…

    Daerah

    Hari Koperasi Nasional ke-75, Bima Arya Tekankan Lima Hal Ini

    29 Juli 2022

    Adaptasi, edukasi, kolaborasi, transparansi dan ekspansi menjadi lima agenda besar yang perlu dilaksanakan agar koperasi…

    Anggaran

    Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM

    17 Oktober 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor telah selesai menggelar rapat kerja dengan mitra kerja…

    DPRD Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Dorong Langkah Strategis Antisipasi Dampak Tarif Impor AS terhadap UMKM Lokal

    9 April 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor secara serius merespons kebijakan tarif impor 32 persen yang baru…

    Daerah

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan Bantuan Tenda dan Kursi untuk Warga Desa Cilember

    22 November 2025

    BOGOR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melalui BRI Branch Office Bogor Pajajaran kembali menunjukkan…

    Ekonomi

    Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

    5 Agustus 2026

    BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.