Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Matangkan Venue dan Maksimalkam Anggaran, Kota Bogor Pastilan Kesiapan Porprov XV 2026 Jabar
    • Pemkot Bogor Akan Kirim Karyawan Perumda Tirta Pakuan untuk Belajar Pengurangan Kehilangan Air di Korea
    • Banu Bagaskara Ajak Generasi Muda Suarakan Aspirasi Lewat Merah Muda Fest
    • ‎‎Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda
    • EIGER Nature Resmi Dibuka di Bogor, Hadirkan Wisata Petualangan Berbasis Konservasi
    • Gandeng Cipayung Plus, Polresta Bogor Kota Gelar Aksi Peduli Bencana Kemanusiaan
    • Semarak Sumpah Pemuda, Wanoja Kota Bogor Gelar Aksi Kemanusiaan
    • Jadi Venue Tenis Meja di Porprov, Kelurahan Cilendek Timur Lakukan Percepatan Persiapan GOR Yasmin
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Perencanaan » Pemkot Bogor Proyeksikan Sistem Resi Gudang di Sukaresmi
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Proyeksikan Sistem Resi Gudang di Sukaresmi

    14 Januari 20232 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Demi mengamankan stok pangan dan menekan inflasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal memproyeksikan Sistem Resi Gudang (SRG). Rencananya, lahan di Sukaresmi, Tanah Sareal akan dibangun SRG tersebut.

    Rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Jumat (13/1/2023) siang.

    Di awal pertemuan, Dedie menanyakan langsung kepada Wamendag memungkinkan tidaknya Kota Bogor memproyeksikan SRG tersebut. Menurut Dedie, gudang SRG ini bisa membantu Kota Bogor menekan inflasi.

    “Memang Kota Bogor ini bukan kota produsen, tetapi kota konsumen. Bahan – bahan seperti cabai atau bawang ternyata juga menjadi penyumbang inflasi Kota Bogor,” kata Dedie kepada Wamendag.

    Di tempat yang sama ikut mendampingi Dedie, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengamini, bahwa semua komoditi kebutuhan bahan pokok itu pada dasarnya tergantung kiriman daerah luar. Sehingga ketika tergantung dengan daerah luar, maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi.

    “Kemudian ada pemikiran bahwa Kementerian Perdagangan ini juga punya program untuk pembangunan sarana-sarana perdagangan. Nah, sarana-sarana perdagangan ini ada beberapa sektor. Ada yang disebut pasar rakyat, ada yang disebut pusat distribusi, ada yang disebut gudang, pergudangan atau gudang dengan Sistem Resi Gudang (SRG),” urainya.

    Jika memungkinkan dibangun SRG, sambung Ganjar, Pemkot Bogor menyediakan lahan di dekat lokasi rencana pembangunan stoplet kereta di Sukaresmi. Sehingga, Pemkot harus mengejar kesempatan itu lewat tim teknis yang dipersiapkan.

    “Kemendag juga menyampaikan bahwa jangan sampai status lahan yang akan dibangun memiliki sengketa. Penekanan dari kementerian juga masalah pengelolaan. Kalau gudang SRG itu mereka menyarankan yang bisa mengelola ini pihak swasta, dikerjasamakan dengan pemkot sehingga ada PAD yang masuk,” sambungnya.

    Kesimpulan pengajuan untuk pembangunan gudang ini, adalah bagaimana Kota Bogor memiliki before stok untuk komoditi langka dan mahal atau semacam gudang penyimpanan yang memenuhi standar dan itu kemudian bisa menjaga kestabilan harga ketika barang naik itu dikeluarkan ke pasaran.

    “Fungsi utamanya untuk menjaga kestabilan harga, menjaga inflasi, supaya disparitas harganya tidak terlalu tinggi. Dan komoditi yang bisa disimpan di gudang adalah komoditi yang bisa menyumbang inflasi terhadap Kota Bogor,” katanya.

    Menanggapi niatan Pemkot Bogor itu, Wamendag, Jerry Sambuaga mengatakan bahwa pemerintah sudah membangun 123 gudang SRG di seluruh Indonesia.

    “Sebagai salah satu syarat penting, lahannya tidak ada sengketa. Saya sudah komunikasi dengan Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan masih bisa untuk Kota Bogor. Nanti ada tim dari kami yang melihat dan jadikan bahan,” ujar Wamendag.

    Dedie A. Rachim Jerry Sambuaga Kemendag Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    HUT RI ke-78

    Sekda Tinjau Gladi Resik Upacara Peringatan HUT RI ke-78

    16 Agustus 2023
    Kota Bogor

    BPBD Kota Bogor Ajak Pelaku Usaha Siap Tanggap Bencana

    27 Februari 2020
    Kesehatan

    Gelar Roadshow BCA, KSU Karya Mandiri Jual Minyak Rp2 Ribu Perliter

    19 Januari 2022
    Kota Bogor

    Bima Arya: Pengembangan Kebun Raya Bogor Harus Sesuai Prinsip Konservasi

    29 September 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.