Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Alam » Pemkot Bogor dan WWF Bangun TPS 3R di Mekarwangi, Kelola Sampah 1.200 Ton Per Tahun
    Alam

    Pemkot Bogor dan WWF Bangun TPS 3R di Mekarwangi, Kelola Sampah 1.200 Ton Per Tahun

    27 Mei 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Penanganan sampah menjadi salah satu persoalan yang hingga kini masih terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan berbagai pihak.

    Upaya tersebut salah satunya membangun TPS 3R Mekarwangi yang dilakukan Pemkot Bogor bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature atau WWF.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor, Een Irawan Putra dan CEO WWF Norwegia, Karoline Andaur didampingi CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPS 3R di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (25/5/2022).

    “Kalau ada satu masalah di Indonesia yang tidak selesai-selesai, itu adalah sampah. Penjajah Belanda, Inggris, Jepang kita usir, Covid-19 kita taklukkan. Keyakinan saya kolaborasi dari aparatur di pusat hingga yang terendah, yakni warga di wilayah bergerak semua sehingga Covid berhasil kita taklukkan. Jika kita analogikan maka artinya sama dan kata kuncinya adalah inovasi dan kolaborasi. Tidak ada yang tidak bisa kalau kita melakukan bersama-sama,” kata Wali Kota Bima Arya.

    Di Kota Bogor, dengan berbagai macam keterbatasan anggaran, program pengelolaan dan pengurangan sampah tetap bisa dilakukan hingga bisa menjadi berkah bagi masyarakat dan memberi insentif ekonomi. Dengan kata lain menerapkan konsep Green Economy atau ekonomi hijau.

    Dengan berbagai macam usaha, Pemkot Bogor kata Bima Arya, ingin menjadikan yang terdepan dalam ekonomi hijau, dibanding kota-kota lain.

    Sampah yang ada harus menjadi berkah bagi semua dan berputar sehingga ekonomi tumbuh, warga sejahtera tapi tidak mengorbankan masa depan, tidak menimbulkan polusi, erosi, bencana dan yang lainnya dengan cara yang ramah lingkungan.

    Dari total luas area lokasi pembangunan TPS 3R Mekarwangi yang kurang lebih mencapai 5.000 meter persegi. Hanya 500 meter persegi yang akan digunakan untuk membangun fasilitas TPS 3R. Sisanya akan dibangun sarana prasarana penunjang, salah satunya taman.

    Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor, Een Irawan Putra memaparkan program Plastic Smart Cities. Een menjelaskan, jika Kota Bogor mampu membenahi tata kelola sampah, khususnya organik, maka hal itu cukup besar dampaknya dalam mengurangi emisi di Kota Bogor. Pasalnya, gas metan yang dihasilkan jauh lebih besar dan lebih berbahaya dari kendaraan bermotor.

    “Gas metan yang dihasilkan 2 juta ton sampah makanan Indonesia itu setara dengan CO2 yang dihasilkan kendaraan mobil dalam setahun. Dalam pengelolaan dan penanganan sampah, komitmen dan keinginan untuk berubah selain dukungan menjadi hal yang penting,” kata Een.

    Sebelumnya, Een mengajak Wali Kota Bogor, Bima Arya untuk melihat proses daur-ulang sampah hingga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di kawasan tempat tinggalnya, diantaranya membuat kolam bioflok untuk ikan dan ternak ayam skala kecil.

     

    Untuk membantu Kota Bogor, WWF tahun 2022 mengalokasikan anggaran Rp 1,9 Miliar yang diantaranya digunakan untuk memperbaiki TPS 3R dan juga membangun area kawasan TPS 3R Mekarwangi. Untuk tahun 2023, akan dibangun juga lahan TPS di Warung Jambu yang disediakan Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

    CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda mengungkapkan, pembangunan TPS 3R Mekarwangi menjadi wujud dan dukungan swadaya serta tindak lanjut dari tekad Kota Bogor saat deklarasi Plastic Smart Cities Agustus 2021 lalu.

     

    Selain itu menjadi upaya bersama dalam mengatasi, mengelola dan mengurangi persoalan sampah plastik yang tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga sudah menjadi masalah kesehatan.

    “Fasilitas yang akan dibangun di Kota Bogor dengan dukungan kami diharapkan menjadi salah satu bentuk solusi yang bisa membawa pendapatan ekonomi bagi masyarakat. Persoalan sampah plastik diubah menjadi suatu peluang dengan mengajak peran serta masyarakat menanganinya dengan insentif-insentif ekonomi,” kata Aditya.

    Jika nanti sudah dibangun TPS 3R Mekarwangi, Aditya mengatakan, per tahun akan mampu mengolah sampah dengan kapasitas 1.200 ton, sehingga diharapkan bisa menjadi kontribusi yang nyata dalam mereduksi sampah.

    Bima Arya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Denda

    Batal Disegel, Mie Gacoan Pahlawan Dikenakan Sanksi Denda

    4 Juli 2024
    Peristiwa

    Jenal Mutaqin Tinjau Dapur SPPG Bosowa, Pastikan SOP Dijalankan

    10 Mei 2025
    Kesehatan

    Tingkatkan Pentingnya Biodiversitas, Seameo Biotrop Gelar Webinar Internasional

    26 Mei 2023
    Pemerintahan

    Atty Somaddikarya Dorong Subsidi Biskita untuk Pelajar: Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat

    21 April 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.