Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Alam » Pemkot Bogor dan WWF Bangun TPS 3R di Mekarwangi, Kelola Sampah 1.200 Ton Per Tahun
    Alam

    Pemkot Bogor dan WWF Bangun TPS 3R di Mekarwangi, Kelola Sampah 1.200 Ton Per Tahun

    27 Mei 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Penanganan sampah menjadi salah satu persoalan yang hingga kini masih terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan berbagai pihak.

    Upaya tersebut salah satunya membangun TPS 3R Mekarwangi yang dilakukan Pemkot Bogor bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature atau WWF.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor, Een Irawan Putra dan CEO WWF Norwegia, Karoline Andaur didampingi CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan TPS 3R di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (25/5/2022).

    “Kalau ada satu masalah di Indonesia yang tidak selesai-selesai, itu adalah sampah. Penjajah Belanda, Inggris, Jepang kita usir, Covid-19 kita taklukkan. Keyakinan saya kolaborasi dari aparatur di pusat hingga yang terendah, yakni warga di wilayah bergerak semua sehingga Covid berhasil kita taklukkan. Jika kita analogikan maka artinya sama dan kata kuncinya adalah inovasi dan kolaborasi. Tidak ada yang tidak bisa kalau kita melakukan bersama-sama,” kata Wali Kota Bima Arya.

    Di Kota Bogor, dengan berbagai macam keterbatasan anggaran, program pengelolaan dan pengurangan sampah tetap bisa dilakukan hingga bisa menjadi berkah bagi masyarakat dan memberi insentif ekonomi. Dengan kata lain menerapkan konsep Green Economy atau ekonomi hijau.

    Dengan berbagai macam usaha, Pemkot Bogor kata Bima Arya, ingin menjadikan yang terdepan dalam ekonomi hijau, dibanding kota-kota lain.

    Sampah yang ada harus menjadi berkah bagi semua dan berputar sehingga ekonomi tumbuh, warga sejahtera tapi tidak mengorbankan masa depan, tidak menimbulkan polusi, erosi, bencana dan yang lainnya dengan cara yang ramah lingkungan.

    Dari total luas area lokasi pembangunan TPS 3R Mekarwangi yang kurang lebih mencapai 5.000 meter persegi. Hanya 500 meter persegi yang akan digunakan untuk membangun fasilitas TPS 3R. Sisanya akan dibangun sarana prasarana penunjang, salah satunya taman.

    Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor, Een Irawan Putra memaparkan program Plastic Smart Cities. Een menjelaskan, jika Kota Bogor mampu membenahi tata kelola sampah, khususnya organik, maka hal itu cukup besar dampaknya dalam mengurangi emisi di Kota Bogor. Pasalnya, gas metan yang dihasilkan jauh lebih besar dan lebih berbahaya dari kendaraan bermotor.

    “Gas metan yang dihasilkan 2 juta ton sampah makanan Indonesia itu setara dengan CO2 yang dihasilkan kendaraan mobil dalam setahun. Dalam pengelolaan dan penanganan sampah, komitmen dan keinginan untuk berubah selain dukungan menjadi hal yang penting,” kata Een.

    Sebelumnya, Een mengajak Wali Kota Bogor, Bima Arya untuk melihat proses daur-ulang sampah hingga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di kawasan tempat tinggalnya, diantaranya membuat kolam bioflok untuk ikan dan ternak ayam skala kecil.

     

    Untuk membantu Kota Bogor, WWF tahun 2022 mengalokasikan anggaran Rp 1,9 Miliar yang diantaranya digunakan untuk memperbaiki TPS 3R dan juga membangun area kawasan TPS 3R Mekarwangi. Untuk tahun 2023, akan dibangun juga lahan TPS di Warung Jambu yang disediakan Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

    CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda mengungkapkan, pembangunan TPS 3R Mekarwangi menjadi wujud dan dukungan swadaya serta tindak lanjut dari tekad Kota Bogor saat deklarasi Plastic Smart Cities Agustus 2021 lalu.

     

    Selain itu menjadi upaya bersama dalam mengatasi, mengelola dan mengurangi persoalan sampah plastik yang tidak hanya menjadi masalah lingkungan, tetapi juga sudah menjadi masalah kesehatan.

    “Fasilitas yang akan dibangun di Kota Bogor dengan dukungan kami diharapkan menjadi salah satu bentuk solusi yang bisa membawa pendapatan ekonomi bagi masyarakat. Persoalan sampah plastik diubah menjadi suatu peluang dengan mengajak peran serta masyarakat menanganinya dengan insentif-insentif ekonomi,” kata Aditya.

    Jika nanti sudah dibangun TPS 3R Mekarwangi, Aditya mengatakan, per tahun akan mampu mengolah sampah dengan kapasitas 1.200 ton, sehingga diharapkan bisa menjadi kontribusi yang nyata dalam mereduksi sampah.

    Bima Arya
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Buka Seleksi Penerimaan PPPK 1.112 Formasi

    21 September 2023
    Kesehatan

    Wakil Bupati Sumbawa Belajar Penataan Kota hingga Wisata ke Kota Bogor

    23 September 2021
    Anggaran

    Soroti Data Kemiskinan Kota Bogor, Anggota Banggar Akan Jadikan Bahan Evaluasi APBD-Perubahan 2023

    26 Juni 2023
    Kesehatan

    Millenial Peduli, ‘Sulap’ Minyak Jelantah Jadi Sembako

    22 Juli 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cek Stok Minyak Goreng, Atang Tampung Curhatan Pedagang Pasar

    25 Februari 2022

    BOGOR – Mencuatnya isu kelangkaan minyak goreng di pasaran ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota…

    Daerah

    APEKSI Beri Masukan ke Pemerintah Pusat Soal Penghapusan Tenaga Honorer

    11 Juni 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menyatakan, larangan mempekerjakan honorer bagi…

    Aspirasi

    Terima Aspirasi Aksi Mahasiswa, DPRD Kota Bogor Akan Teruskan ke DPR-RI

    6 September 2022

    BOGOR – Gelombang penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, terjadi di Kota Bogor.…

    Ekonomi

    Atty Somaddikarya Prihatin, Daya Beli Masyarakat Bulan Ramadhan Lesu

    26 Maret 2024

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengungkapkan keprihatinannya kepada masyarakat di bulan Ramadhan…

    Ekonomi

    Adityawarman: Koperasi Merah Putih Jangan Buka Warung

    30 Juli 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga…

    Daerah

    Direksi Baru Dilantik, Perumda Tirta Pakuan Akselarasi Pelayanan dan Pengembangan Bisnis

    27 Maret 2026

    BOGOR – Wali kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi melantik dua direksi baru di tubuh…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.