Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Gandeng Baitulmal Tazkia, PT Adev Distribusi Paket Zakat ke Petugas DLH Kota Bogor
    • Ketua Repdem Kota Bogor: Menolak Pilkada oleh DPRD adalah Jalan Sunyi PDI Perjuangan
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Evaluasi Anggaran 2026 dan SPMB Bersama Dinas Pendidikan
    • Banu Bagaskara Desak Disdik Maksimalkan Akses Pendidikan Lewat Beasiswa dan Pembenahan SPMB
    • DPRD Kota Bogor Buka Masa Sidang Kedua Tahun 2026, Tetapkan Komposisi Lengkap Alat Kelengkapan Dewan
    • Pimpin Apel Perdana 2026, Denny Mulyadi Tekankan Disiplin ASN dan Akselerasi Program Prioritas
    • Repdem Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
    • Dedie Rachim Kukuhkan Kontingen Kota Bogor Untuk Porprov Jabar 2026, Target 100 Emas
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Pedagang : Kami Dukung Relokasi, Kami Hanya Minta Ditunda
    Kota Bogor

    Pedagang : Kami Dukung Relokasi, Kami Hanya Minta Ditunda

    2 Maret 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Rencana penertiban lapak di Pasar Pedati dan Lawang Saketeng masih menyisakan polemik. Sekretaris Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PPKL), Ujang Waras Mauludin menuturkan bahwa para pedagang dengan penuh mendukung relokasi tersebut, namun hanya soal waktu yang kurang tepat.

    “Hanya itu permohonan kami. Kami tidak banyak macam-macam, kami sama-ama orang Bogor, warga Bogor dan ingin Bogor ini nyaman, aman dan kondusif. Jadi kami semua para pedagang memohon kepada Walikota Bogor, Bima Arya untuk menangguhan relokasi yang rencananya akan dilakukan pada 6 Maret mendatang,” harapnya.

    Mengingat, sambung Ujang, menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ini banyak yang harus dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagaimana diketahui, permintaan pasar meningkat pada momentum tersebut.

    “Menjelang hari raya ini kami banyak kebutuhan misal untuk biaya sekolah, terlebih para pedagang yang selama ini bertempat disini dan puncak rezeki kami itu hanya di bulan puasa dan hari raya jika ingin tahu,” imbuhnya.

    Menurut Ujang, disaat menjelang bulan puasa dan hari raya jika harus pindah, belum tentu di tempat yang baru omset yang mereka dapat seperti yang didapat di lokasi sekarang.

    Ia berharap, permohonan para pedagang diperhatikan oleh Pemkot Bogor. Para pedagang juga, sambung Ujang akan dengan sendirinya pindah dan membongkar lapak kios tanpa penertiban dan pengawalan Satpol PP dan dinas terkait.

    “Setelah permohonan kami ini diindahkan oleh pemerintah, kami pada saat waktunya setelah hari raya kami akan pindah sendiri tanpa harus ada penertiban maupun pengawalan dari Satpol PP serta dinas dinas terkait. Kami akan sukarela berbondong-bondong seluruh pedagang mendatangi PDPPJ untuk meminta tempat yang telah disedikan. Jadi tidak perlu kami ditertibkan nanti pada waktunya, semua akan kami bongkar sendiri, kami bersihkan dan pindah ketempat yang sudah direncanakan,” terangnya.

    Kendati demikian, jika permohonan ini tidak diindahkan, para pedagang akan terus berjuang dan tegak lurus, apalagi para wakil rakyat (DPRD) juga mendukung penangguhan relokasi dua titik pasar tersebut.

    “Kami akan terus melakukan aksi entah itu di Balaikota atau tempat lainnya sampai permohonan kami ini dikabulkan. Para dewan juga berpihak kepada kami dan sudah menyampaikan akan pasang badan memperjuangkan kami semua,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya menampung aspirasi para pedagang dengan menemui langsung mereka, Sabtu, (29/2/2020) sore.

    Ia menjelaskan, akan memperjuangkan suara yang muncul untuk penangguhan relokasi hingga usai Idul Fitri mendatang.

    “Mereka tidak menolak relokasi, mereka mendukung program pemerintah. Hanya saja mereka minta ditunda relokasinya. Itu saja. Toh mereka juga akan membongkar dan pindah tanpa harus menunggu petugas,” tegas politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Peristiwa

    Anak Hilang 18 Hari, LBH Bapeksi Kota Bogor Dampingi Ayah Buat LP ke Polresta

    15 Mei 2025
    Peristiwa

    Terima Aduan Warga, Komisi I DPRD Kota Bogor Soroti Penginapan Antasena

    24 Februari 2022
    Kesehatan

    Jelang Ramadhan Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil dan Stok Ketersediaan Aman

    27 Maret 2023
    Ekonomi

    Kick Off Program RURISE: Dorong Ketahanan Desa Lewat Pertanian Terintegrasi Berkelanjutan

    3 Juli 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.