Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    • Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dispora Matangkan Persiapan Porprov 2026, Fokus Prestasi Atlet hingga Dampak Ekonomi
    • Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Operasional Biskita Dihentikan Sementara, Dewan Segera Panggil Pemkot Bogor dan PDJT
    Kesehatan

    Operasional Biskita Dihentikan Sementara, Dewan Segera Panggil Pemkot Bogor dan PDJT

    3 Januari 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Diberhentikannya sementara operasional Biskita Trans Pakuan yang telah mengaspal lebih dari satu bulan di Kota Bogor menuai kontroversi. Pasalnya, pihak DPRD Kota Bogor mempertanyakan dasar distopnya angkutan pengangkut massal pengganti angkot tersebut.

    Anggota fraksi PDI Perjuangan, Atty Somaddikara pun angkat bicara dengan pernyataan Wali Kota Bogor di media massa baru-baru ini.

    “Jangankan wali kota yang kaget, saya sendiri sebagai anggota DPRD ikut kaget, dan mungkin sebagian masyarakat kota bogor juga ikut kaget,” katanya.

    Politisi yang akrab disapa Ceu Atty itu mengatakan seharusnya Wali Kota Bogor memberikan peryataan berdasarkan bukti secara tertulis dari Kemenhub melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang dapat dipertanggungjawabkan.

    “Wali Kota jangan hanya sekedar menerima informasi secara lisan, karena distopnya biskita memiliki dampak terganggunya sarana angkutan umum bagi masyarakat Kota Bogor untuk betaktifitas,” katanya.

    Lebih lanjut Atty menambahkan, agar informasi akurat dan tidak terjadi simpang siur, ia akan meminta unsur pimpinan DPRD Kota Bogor untuk segera mengundang Wali Kota Bogor dan Dirut PDJT untuk memberi penjelasan terkait pemberhentian operasional Biskita secara mendadak.

    “Semoga rapat konsultasi dan konfirmasi atas persoalan ini untuk segera diagendakan, agar alasan dan kendala yang terjadi sebenarnya dapat diketahui. Selain itu juga sebagai dasar keterbukaan informasi publik bagi masyarakat Kota Bogor,” tuturnya.

    Sebelumnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyayangkan dengan adanya jeda operasional pada layanan Biskita Trans Pakuan yang dilakukan Kementerian Perhubungan melalui BPTJ per 1 Januari 2021 sampai paling lama satu bulan ke depan.

    Penghentian sementara operasional ini tidak hanya terjadi di Kota Bogor, tapi juga di lebih dari 30 daerah yang mengoperasikan layanan sejenis dari Kemenhub. Alasannya, lantaran adanya penyesuaian mekanisme pengadaan barang/jasa dari pelelangan umum menjadi pengadaan melalui e-catalog. Selain itu, BPTJ mengaku sedang mengusulkan kontrak tahun jamak kepada Kementerian Keuangan untuk memberikan iklim investasi yang lebih menarik bagi operator sekaligus memberikan jaminan layanan jangka panjang.

    “Kami terus terang kaget karena ini terjadi sangat mendadak dan merugikan konsumen, termasuk Pemkot. Karena itu saya mewakili seluruh kota di Indonesia yang saat ini juga kaget dengan kebijakan yang sangat cepat dan tidak diantisipasi, kami memberikan catatan khusus agar Dirjen Hubdar untuk memperbaiki proses perencanaan ini, kami sangat menyesalkan mengapa hal ini terjadi secara mendadak,” ungkap Bima Arya, kemarin.

    Lebih lanjut Bima Arya menjelaskan, sejak diluncurkan awal November 2021, program Biskita Trans Pakuan memiliki load factor (tingkat keterisian penumpang) mencapai 11.600 penumpang per hari.

    “Jumlah yang sangat baik, di atas rata-rata pada umumnya. Artinya Biskita ini diterima sebagai opsi transportasi masyarakat Kota Bogor. Pemkot akan terus berkoordinasi dengan BPTJ agar secepatnya Biskita Transpakuan segera mengaspal kembali,” tandasnya.

    Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor Lies Permana Lestari mengatakan, masa jeda operasional ini akan dimanfaatkan PDJT untuk melakukan pembenahan dan peningkatan layanan.

    “12 karyawan dan 109 pramudi di PDJT bisa mengerti. Mereka sudah kami sosialisasikan begitu kami mendengar kabar, di malam itu juga kami sosialisasikan. Kami beritahukan bahwa ini jedanya hanya sementara. Mereka tetap dipekerjakan, mereka dalam posisi standby, karena memang diluar kewenangan PDJT juga,” ungkapnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemerintah

    Apel Terakhir Jelang Akhir Masa Jabatan, Ini Pesan Pj Wali Kota

    18 Februari 2025
    Kesehatan

    32,9 Persen Balita di Kabupaten Bogor Menderita Stunting

    18 Desember 2019
    Kota Bogor

    Kota Bogor Akan Tambah Dua Kecamatan Baru

    11 Maret 2020
    Kota Bogor

    Kejati Jabar Panggil Sejumlah Pejabat Kota Bogor Soal Proyek Otista, Tapi Tak Ada Nama Rena

    24 September 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Lima Orang Positif, Bima Imbau Salah Satu Bank Swasta Tutup Sementara

    3 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Panin Bank di…

    Daerah

    Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

    30 Mei 2022

    BOGOR – DPRD Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan…

    Ekonomi

    Wali Kota Bogor Sampaikan Perubahan KUA-PPAS 2022 dan KUA-PPAS 2023

    16 Agustus 2022

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas rancangan Kebijakan Umum…

    APEKSI

    APEKSI Siap Kolaborasi dengan LKPP, Dorong Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri di Daerah

    8 Februari 2023

    Jajaran Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melakukan pertemuan dengan Kepala Lembaga Pengadaan…

    Anti Korupsi

    Wujudkan Dunia Usaha Antikorupsi, Pelaku Usaha Kota Bogor Ikuti Bimtek

    28 Mei 2025

    BOGOR – Sebanyak 100 pelaku usaha di Kota Bogor menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dunia…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berharap kehadiran Gedung Paviliun Bank Syariah Indonesia…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.