Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Apresiasi Mudik Gratis, DPRD Kota Bogor Ini Program yang Dinanti
    • Dedie Rachim Pimpin Apel Satgas SIGAP, Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih
    • Apresiasi Pejuang Lingkungan, 400 Petugas Terima Santunan Ramadan
    • Hadapi Libur Idulfitri, Tirta Pakuan Pastikan Distribusi Air Tanpa Gangguan
    • Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi
    • Balkot Ramadan Festival 2026, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota
    • Minta Pemkot Bogor Kaji Ulang THR PPPK Paruh Waktu, Banu Bagaskara : Surabaya Rp 2 Juta
    • Arus Muda REPDEM Ajak Aktivis Bersatu Lawan Tindakan Brutal terhadap Andrie Yunus
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Edukasi » Mendag Zulkifli Hasan dan Bima Arya Panen Padi Organik di AEWO Mulyaharja
    Edukasi

    Mendag Zulkifli Hasan dan Bima Arya Panen Padi Organik di AEWO Mulyaharja

    15 Januari 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas Rasmana memotong padi organik dalam rangka panen padi organik di Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, Sabtu (14/1/2023).

    Sebelum memanen padi organik, Zulkifli Hasan dan Bima Arya melaksanakan senam sehat Kota Bogor bersama ribuan warga yang memadati Lapangan Sempur.

    Panen yang dilakukan Zulkifli Hasan dan Bima Arya bersama para petani merupakan panen perdana di tahun 2023. Sebelum dipanen, padi organik ditanam dalam jangka waktu kurang lebih 112 hari atau kurang lebih 3,5 bulan di lahan seluas 400 – 500 meter persegi dan menghasilkan padi organik mencapai berat 4 kuintal.

    Secara umum, rata-rata hasil panen padi organik pada lahan seluas 1 hektare mampu mencapai berat 7 hingga 8 ton per hektare. Sebagaimana yang dituturkan Mohammad Anen, penggerak padi organik Mulyaharja.

    Melihat dan merasakan fasilitas maupun sarana yang bisa memanjakan para pengunjung ditambah suasana pedesaan lengkap dengan pemandangan Gunung Salak dan hamparan padi yang menguning serta semilir angin yang bertiup, Zulkifli Hasan mengungkapkan kekaguman dan dirinya menilai keberadaan AEWO Mulyaharja sangat keren.

    Suasana yang ada menjadi lebih nikmat ketika dirinya bersama Bima Arya menikmati kesegaran air kelapa muda, wedang jahe ditambah sajian khas Sunda, yakni kukuluban dan nasi liwet khas Mulyaharja lengkap dengan lauk pauknya.

    “Dan hari ini sebagian kita mulai panen, tetapi panen sesungguhnya mulai bulan Februari dan panen raya pada bulan Maret. Keren masih ada lahan padi seperti ini di Kota Bogor,” kata Mendag, Zulkifli Hasan.

    Sambil menikmati suasana dan fasilitas di AEWO Mulyaharja, kepada aparatur wilayah Bogor Selatan dan dinas terkait, Zulkifli Hasan memberikan arahan dan masukan untuk meningkatkan dan pengembangan salah satu kampung tematik ini.

    Selain Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Asisten Pemerintahan Kota Bogor, Irwan Riyanto dan Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat turut hadir mendampingi.

    “Pada intinya kami yang berada di Bogor Selatan merasa bersyukur atas kunjungan Menteri Perdagangan, Pak Zulkifli Hasan. Selain mengapresiasi, Pak Menteri juga memberikan motivasi bagi warga Bogor Selatan, khususnya para pelaku ekonomi kreatif agar terus semangat dalam berinovasi dalam rangka menciptakan produk-produk dalam negeri,” kata Camat Bogor Selatan, Hidayatullah didampingi para lurah di Kecamatan Bogor Selatan.

    Untuk AEWO Mulyaharja, arahan dan harapan Mendag sebagaimana yang diungkapkan Hidayatullah, agar terus bertahan dan berlanjut karena menjadi salah upaya dalam rangka program ketahanan pangan dan hak pangan bagi warga. Di samping membantu dalam rangka ketahanan pangan nasional.

    Penggerak padi organik Mulyaharja, Mohammad Anen menambahkan, hasil dari panen padi organik yang dilakukan sebagian dikonsumsi para petani dan sebagian lagi akan dijual secara langsung ke para konsumen yang sudah memesan sejak jauh-jauh hari.

    Anas Rasmana Bima Arya Zulkifli Hasan
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Apresiasi

    Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Otista, Kini Bisa Dilintasi

    19 Desember 2023
    Kesehatan

    Ketua Repdem Kota Bogor Apresiasi Megawati yang Penuh Semangat dan Energik

    10 September 2021
    Kesehatan

    Sepanjang 2020, 68 Kebakaran Terjadi di Kota Bogor, Pasar Anyar Terdahsyat

    29 Desember 2020
    Olahraga

    Theo Hernandez, Bek Kiri yang Menjadi Maldini Baru

    23 Januari 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Ekonomi

    Cafe Daong, yang Mewah dan Bernuansa Alam Ternyata Tak Berizin

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Keberadaan Cafe Daong, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ternyata belum mengantongi…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.