Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    • Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Edukasi » Mendag Zulkifli Hasan dan Bima Arya Panen Padi Organik di AEWO Mulyaharja
    Edukasi

    Mendag Zulkifli Hasan dan Bima Arya Panen Padi Organik di AEWO Mulyaharja

    15 Januari 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas Rasmana memotong padi organik dalam rangka panen padi organik di Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, Sabtu (14/1/2023).

    Sebelum memanen padi organik, Zulkifli Hasan dan Bima Arya melaksanakan senam sehat Kota Bogor bersama ribuan warga yang memadati Lapangan Sempur.

    Panen yang dilakukan Zulkifli Hasan dan Bima Arya bersama para petani merupakan panen perdana di tahun 2023. Sebelum dipanen, padi organik ditanam dalam jangka waktu kurang lebih 112 hari atau kurang lebih 3,5 bulan di lahan seluas 400 – 500 meter persegi dan menghasilkan padi organik mencapai berat 4 kuintal.

    Secara umum, rata-rata hasil panen padi organik pada lahan seluas 1 hektare mampu mencapai berat 7 hingga 8 ton per hektare. Sebagaimana yang dituturkan Mohammad Anen, penggerak padi organik Mulyaharja.

    Melihat dan merasakan fasilitas maupun sarana yang bisa memanjakan para pengunjung ditambah suasana pedesaan lengkap dengan pemandangan Gunung Salak dan hamparan padi yang menguning serta semilir angin yang bertiup, Zulkifli Hasan mengungkapkan kekaguman dan dirinya menilai keberadaan AEWO Mulyaharja sangat keren.

    Suasana yang ada menjadi lebih nikmat ketika dirinya bersama Bima Arya menikmati kesegaran air kelapa muda, wedang jahe ditambah sajian khas Sunda, yakni kukuluban dan nasi liwet khas Mulyaharja lengkap dengan lauk pauknya.

    “Dan hari ini sebagian kita mulai panen, tetapi panen sesungguhnya mulai bulan Februari dan panen raya pada bulan Maret. Keren masih ada lahan padi seperti ini di Kota Bogor,” kata Mendag, Zulkifli Hasan.

    Sambil menikmati suasana dan fasilitas di AEWO Mulyaharja, kepada aparatur wilayah Bogor Selatan dan dinas terkait, Zulkifli Hasan memberikan arahan dan masukan untuk meningkatkan dan pengembangan salah satu kampung tematik ini.

    Selain Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Asisten Pemerintahan Kota Bogor, Irwan Riyanto dan Kepala Dinas Kominfo (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat turut hadir mendampingi.

    “Pada intinya kami yang berada di Bogor Selatan merasa bersyukur atas kunjungan Menteri Perdagangan, Pak Zulkifli Hasan. Selain mengapresiasi, Pak Menteri juga memberikan motivasi bagi warga Bogor Selatan, khususnya para pelaku ekonomi kreatif agar terus semangat dalam berinovasi dalam rangka menciptakan produk-produk dalam negeri,” kata Camat Bogor Selatan, Hidayatullah didampingi para lurah di Kecamatan Bogor Selatan.

    Untuk AEWO Mulyaharja, arahan dan harapan Mendag sebagaimana yang diungkapkan Hidayatullah, agar terus bertahan dan berlanjut karena menjadi salah upaya dalam rangka program ketahanan pangan dan hak pangan bagi warga. Di samping membantu dalam rangka ketahanan pangan nasional.

    Penggerak padi organik Mulyaharja, Mohammad Anen menambahkan, hasil dari panen padi organik yang dilakukan sebagian dikonsumsi para petani dan sebagian lagi akan dijual secara langsung ke para konsumen yang sudah memesan sejak jauh-jauh hari.

    Anas Rasmana Bima Arya Zulkifli Hasan
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Pemkot Bogor Masih Cari Sumber Anggaran Revitalisasi GOR Pajajaran

    31 Maret 2021
    Kota Bogor

    Pemkot Targetkan Bogor Jadi Kota Kreatif UNESCO di Tahun 2024

    28 Desember 2023
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Buka Masa Sidang Kedua Tahun 2026, Tetapkan Komposisi Lengkap Alat Kelengkapan Dewan

    5 Januari 2026
    Islam

    Kunjungi Anak Yatim dan Dhuafa, Yane Ajak Untuk Terus Bersabar dan Bersyukur

    27 April 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.