Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    • Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu
    • Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif
    • Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik
    • Puluhan Angkot dan AKDP Terjaring Operasi Gabungan
    • MTQ Ke-45 Tingkat Kota Bogor Resmi Ditutup, 58 Pemenang Disiapkan Wakili Kota Bogor di Tingkat Provinsi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » STB » Komisi I DPR RI Minta Swasta Percepat Distribusi STB
    Anggaran

    Komisi I DPR RI Minta Swasta Percepat Distribusi STB

    6 Desember 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pemerintah Daerah Diperbolehkan Anggarkan Pengadaan Set Top Box

    BOGOR – Komisi I DPR RI bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan evaluasi soal migrasi siaran televisi analog ke digital di Hotel Bogor Icon, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (5/12/2022) siang. Dalam hal ini yang utama dibahas adalah isu Set Top Box (STB), pihaknya juga meminta swasta untuk mempercepat distribusi STB dan sangat memperbolehkan apabila pemerintah daerah menganggarkan pembelian STB untuk masyarakat kurang mampu.

    Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia mengatakan dalam rapat ini dibahas soal migrasi siaran analog ke digital, terutama soal isu STB. Dari rapat bersama ini diutarakan secara nasional penyaluran STB yang dilakukan oleh swasta sangat kecil yaitu berkisar 5,3 persen. Sedangkan dari Pemerintah pendistribusian telah mencapai 100 persen.

    “Jadi STB gratis ini buat masyarakat miskin ini jumlah totalnya 5,6 juta. Total 5,6 juta ini berasal dari swasta yang memenangkan seleksi atau evaluasi infrastruktur digital. Nah dari komitmen ya, dari grup SCM, Indosiar dan SCTV, komitmen ya sekitar 1,2 juta STB untuk keluarga miskin. Yang kedua, dari MNC grup, RCTI dan Global tv itu sekitar 1,1 juta STB. Kemudian grup Metro, sekitar 700 ribu STB, kemudian grup Trans itu 600 ribu STB. Kemudian RTV 500 ribu STB, Viva 150 ribu STB,” ungkap Geryantika kepada wartawan.

    Ia melanjutkan, dari hasil evaluasi hanya 5,3 persen dari swasta, sedangkan sisanya tadi 5,6 total swasta itu 4,3 juta STB. Berarti ada 1,3 juta yang kurang dan itu baru oleh pemerintah. Pemerintah sendiri sudah mendistribusikan STB ini sekitar 1,2 juta STB dan hampir 100 persen.

    “Jadi yang dievaluasi itu adalah gimana. Caranya mempercepat agar komitmen STB dari swasta ini terdistribusikan,” terangnya.

    Geryantika memaparkan, migrasi analog ke digital ini secara aturan undang undang dilaksanakan 2 November 2022. Itu udah terlaksana pada saat 2 november itu sekitar 230 kabupaten/kota. Kemudian kemarin Alhamdulillah ada 25 kabupaten/kota lagi Bandung dan sekitarnya, kemudian Yogyakarta, Solo dan sekitarnya, Semarang dan sekitarnya, kemudian Batam dan sekitarnya sudah ASO juga.

    “Jadi 230 nambah 25 berarti hampir 255 kabupaten/kota yang sudah selesai tadi Komisi I DPR RI minta sebelum di ASO-kan itu distribusi STB ya harus selesai. Kota Bogor ini, termasuk yang sudah ASO tanggal 2 November jadi Jabodetabek itu Jakarta secara keseluruhan kemudian Bogor kemudian Depok, Bekasi dan Tanggerang itu sudah selesai karena distribusi STB ya 479 ribu sudah distribusi semua. Jadi masih ada tersisa dari totalnya itu kita kan luas ada 514 kabupaten/kota. Jadi isunya tadi hanya itu aja sih STB, dan harus segera dilaksanakan,” beber Geryantika.

    Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mengatakan, jadi memang kesiapan pemerintah yang bekerjasama dengan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) memang perlu untuk lebih ditingkatkan, karena ternyata masih banyak daerah-daerah yang belum mendapatkan STB. Sehingga secara keseluruhan jauh di bawah target, tetapi karena sesuai dengan UU mereka harus melakukan migrasi 02 November 2022.

    “Mengingat rendahnya penyaluran secara nasional, merasa untuk memanggil Menteri Kominfo dan para owner LPS untuk mengevaluasi komitmen bagaimana komitmen penyaluran,” tutur Syarief Hasan yang juga Anggota Komisi I DPR RI di Hotel Bogor Icon.

    “Karena kalau kita mengikuti data untuk orang miskin yang paling penting, ternyata masih jauh dari harapan kami. Terkait dari swasta masih rendah, rencana akan memanggil menteri dan owner, sedang diagendakan,” pungkas Syarief Hasan.

    Geryantika Kurnia Kominfo Lembaga Penyiaran Swasta Syarief Hasan
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    DPRD Kota Bogor Sahkan Perubahan Perda Pemakaman

    11 Juni 2024
    Daerah

    KNPI Gelar Rakerda, Bahas Program Kepemudaan 2026

    28 April 2026
    Kesehatan

    BNNP Jabar Amankan 3Kg Sabu di Bogor

    21 Agustus 2020
    Kota Bogor

    Cek Gudang Bulog, Dedie Rachim Pastikan Pasokan Beras Kota Bogor Aman

    29 Juli 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Daerah

    Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

    28 Januari 2026

    BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.