Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026
    • Kota Bogor Masuk 12 Besar West Java Investment Challenge 2026
    • Pemkot Bogor Perkuat Peran Posyandu dalam Mendukung Pemenuhan 6 SPM
    • Soft Launching Batik Benang Raja Tajur Picu Kemacetan
    • Pemkot Bogor Raih Penghargaan Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kemendagri dan Kementerian PKP
    • Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026
    • Bank Sampah Bersih Istiqomah Kedung Jaya Ubah Perilaku Pilah Sampah Jadi Nilai Ekonomi
    • Balai Kota Bogor Jadi Ajang Silaturahmi Delegasi ISEI
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » STB » Komisi I DPR RI Minta Swasta Percepat Distribusi STB
    Anggaran

    Komisi I DPR RI Minta Swasta Percepat Distribusi STB

    6 Desember 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Pemerintah Daerah Diperbolehkan Anggarkan Pengadaan Set Top Box

    BOGOR – Komisi I DPR RI bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan evaluasi soal migrasi siaran televisi analog ke digital di Hotel Bogor Icon, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (5/12/2022) siang. Dalam hal ini yang utama dibahas adalah isu Set Top Box (STB), pihaknya juga meminta swasta untuk mempercepat distribusi STB dan sangat memperbolehkan apabila pemerintah daerah menganggarkan pembelian STB untuk masyarakat kurang mampu.

    Direktur Penyiaran Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia mengatakan dalam rapat ini dibahas soal migrasi siaran analog ke digital, terutama soal isu STB. Dari rapat bersama ini diutarakan secara nasional penyaluran STB yang dilakukan oleh swasta sangat kecil yaitu berkisar 5,3 persen. Sedangkan dari Pemerintah pendistribusian telah mencapai 100 persen.

    “Jadi STB gratis ini buat masyarakat miskin ini jumlah totalnya 5,6 juta. Total 5,6 juta ini berasal dari swasta yang memenangkan seleksi atau evaluasi infrastruktur digital. Nah dari komitmen ya, dari grup SCM, Indosiar dan SCTV, komitmen ya sekitar 1,2 juta STB untuk keluarga miskin. Yang kedua, dari MNC grup, RCTI dan Global tv itu sekitar 1,1 juta STB. Kemudian grup Metro, sekitar 700 ribu STB, kemudian grup Trans itu 600 ribu STB. Kemudian RTV 500 ribu STB, Viva 150 ribu STB,” ungkap Geryantika kepada wartawan.

    Ia melanjutkan, dari hasil evaluasi hanya 5,3 persen dari swasta, sedangkan sisanya tadi 5,6 total swasta itu 4,3 juta STB. Berarti ada 1,3 juta yang kurang dan itu baru oleh pemerintah. Pemerintah sendiri sudah mendistribusikan STB ini sekitar 1,2 juta STB dan hampir 100 persen.

    “Jadi yang dievaluasi itu adalah gimana. Caranya mempercepat agar komitmen STB dari swasta ini terdistribusikan,” terangnya.

    Geryantika memaparkan, migrasi analog ke digital ini secara aturan undang undang dilaksanakan 2 November 2022. Itu udah terlaksana pada saat 2 november itu sekitar 230 kabupaten/kota. Kemudian kemarin Alhamdulillah ada 25 kabupaten/kota lagi Bandung dan sekitarnya, kemudian Yogyakarta, Solo dan sekitarnya, Semarang dan sekitarnya, kemudian Batam dan sekitarnya sudah ASO juga.

    “Jadi 230 nambah 25 berarti hampir 255 kabupaten/kota yang sudah selesai tadi Komisi I DPR RI minta sebelum di ASO-kan itu distribusi STB ya harus selesai. Kota Bogor ini, termasuk yang sudah ASO tanggal 2 November jadi Jabodetabek itu Jakarta secara keseluruhan kemudian Bogor kemudian Depok, Bekasi dan Tanggerang itu sudah selesai karena distribusi STB ya 479 ribu sudah distribusi semua. Jadi masih ada tersisa dari totalnya itu kita kan luas ada 514 kabupaten/kota. Jadi isunya tadi hanya itu aja sih STB, dan harus segera dilaksanakan,” beber Geryantika.

    Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mengatakan, jadi memang kesiapan pemerintah yang bekerjasama dengan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) memang perlu untuk lebih ditingkatkan, karena ternyata masih banyak daerah-daerah yang belum mendapatkan STB. Sehingga secara keseluruhan jauh di bawah target, tetapi karena sesuai dengan UU mereka harus melakukan migrasi 02 November 2022.

    “Mengingat rendahnya penyaluran secara nasional, merasa untuk memanggil Menteri Kominfo dan para owner LPS untuk mengevaluasi komitmen bagaimana komitmen penyaluran,” tutur Syarief Hasan yang juga Anggota Komisi I DPR RI di Hotel Bogor Icon.

    “Karena kalau kita mengikuti data untuk orang miskin yang paling penting, ternyata masih jauh dari harapan kami. Terkait dari swasta masih rendah, rencana akan memanggil menteri dan owner, sedang diagendakan,” pungkas Syarief Hasan.

    Geryantika Kurnia Kominfo Lembaga Penyiaran Swasta Syarief Hasan
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    PPP-Demokrat Sepakat Ciptakan Situasi Kondusif Saat Pilwalkot Bogor

    29 Mei 2024
    Kesehatan

    Khawatir Varian Covid-19 Baru Menyebar Lewat KRL, Ade Yasin Imbau Penumpang Minta Vaksin ke Puskesmas

    22 Mei 2021
    Kesehatan

    Perumfa Tirta Pakuan Pastikan Pasokan Air ke Istana Bogor Aman

    15 Februari 2021
    Kota Bogor

    Banu Bagaskara Minta Pemkot Tuntaskan Penataan Kabel Udara Demi Keamanan dan Keindahan Kota

    15 Oktober 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.