Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Didesak DPRD, Pemkot Sepakati SE Soal Bansos Direvisi
    • Tak Sesuai Aspirasi, Atty Somaddikarya Minta Disperumkim Koreksi Perubahan Usulan Jalan
    • Jenal Mutaqin Soroti Peluang Ekonomi Digital di Kota Bogor
    • Banu Lesmana Bagaskara: Daerah Tidak Terikat Desil DTSEN Seperti Pusat, SE Sekda Kota Bogor Wajib Dicabut
    • Hadiri Agenda Strategis di Sumbawa, DPP PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi
    • Vibro DPUPR Kota Bogor Dirusak, Pengerjaan Trase PSEL Kayumanis Terhambat
    • Bupati Bogor Cup Satukan Jurnalis Lintas Organisasi Lewat Mini Soccer
    • Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil Hadiri Mukota VIII Kadin, Tekankan Sinergi Pembangunan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kesbangpol Kota Bogor Gembleng 136 Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan
    Kesehatan

    Kesbangpol Kota Bogor Gembleng 136 Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan

    5 Oktober 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sebanyak 136 peserta pelatihan yang akan menjadi kader penyuluh Wawasan Kebangsaan ‘digembleng’. Pelatihan ini digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor di Hotel Green Forest, Bogor Selatan.

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Senin (4/10/2021), menjadi salah satu narasumber. Dia mengatakan, wawasan kebangsaan bukan hanya terkait ideologi radikalisme, terorisme, anarkisme dan sebagainya.

    Namun bagaimana cara agar masyarakat tahu tentang kesehatan dirinya hingga mengubah pola konsumsi hidupnya, sehingga diharapkan kuat dan bisa menghadapi semua tantangan.

    “Yang namanya pertahanan nasional itu dimulai dari kesehatan warganya. Memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, salah satunya tentang konsumsi bahan makanan yang bergizi, tidak harus mewah tapi yang utama itu bergizi,” kata Dedie.

    Sebelum menyampaikan arahan, Dedie mengawali dengan menjelaskan hasil penelitian yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI terkait kesehatan warga Kota Bogor secara kohort, yang dilakukan secara berturut-turut selama 5 tahun bagi balita dan orang dewasa.

    Hasilnya kata dia ada yang menarik, dari 2.000 warga Kota Bogor terdapat 800 warga yang meninggal akibat hipertensi, jantung, diabetes dan stroke. Ternyata penyebabnya adalah kurang mengkonsumsi buah dan sayur termasuk protein. Hal yang sama berlaku bagi para balita yang mengalami stunting ditambah sirkulasi udara di rumah yang bisa mempengaruhi kecerdasan.

    “Hasil ini mungkin terkesan bercanda, tetapi berdasarkan penelitian ini adalah fakta,” tegas Dedie.

    Karena itu menurut Dedie, perlu diambil langkah-langkah konkret dan teknis untuk membiasakan anak-anak dan warga pada umumnya untuk rutin mengkonsumsi sayur, buah dan protein. Sebab, jika tidak maka jumlah angka yang meninggal akan bertambah. Penyebab lainnya adalah kecenderungan obesitas.

    “Bagaimana mau berjuang mempertahankan NKRI jika ketika diserang saja kesulitan untuk berlari karena obesitas. Kadang warga kita, makan mie dicampur sangu (nasi) sama dengan karbohidrat sama dengan gula. Ini yang bahaya,” lanjut Dedie.

    Apa yang disebutkan sambung Dedie menjadi tantangan zaman yang harus disikapi dengan menunjukkan kekompakan dalam menghadapi segala situasi dan kondisi. Dimana antara satu daerah dengan daerah lain situasi hampir sama. Utamanya terkait isu kesejahteraan, permasalahan sosial, ekonomi dan yang lainnya.

    Selain hal tersebut Dedie juga menegaskan, permasalahan ideologi bisa terbentuk karena antar sesama masyarakat tidak saling mengenal dan itu adalah tantangan ril yang ada di lapangan. Persoalan lain juga ada seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, khususnya di pelosok-pelosok sehingga mengakibatkan rasionalitasnya tidak berjalan, ditambah lagi gelombang gadget yang dahsyat.

    “Karenanya persoalan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat yang bisa dijadikan dasar bagi kader-kader penyuluh dalam memberikan pemahaman wawasan kebangsaan,” paparnya.

    Menurutnya salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan banyak belajar, berinteraksi, berkenalan dan berkegiatan positif. Hal ini dapat mengurangi tingkat tumbuhnya radikalisme dan ideologi ekstrim.

    “Kontrol sosial yang dilakukan jangan hanya sebatas lisan, tetapi harus diimbangi dengan pemantauan dalam ikhtiarnya menyadarkan warga, khususnya para orang tua agar anak-anaknya tidak terjerumus kedalam persoalan narkotika, ideologi,” sebutnya.

    Kepala Bakesbangpol Kota Bogor, Dadang Sugiarta menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk mencegah anarkis, radikalisme, terorisme dan sebagainya.

    Dadang menuturkan, nama para peserta yang hadir sebanyak 136 orang kader yang merupakan usulan dari seluruh kelurahan di Kota Bogor.

    “Setiap kelurahan mengusulkan 4 kader. Untuk pelatihan tahap pertama setiap kelurahan diwakili dua kader, dua kader berikutnya akan menyusul,” jelasnya.

    Dalam tugasnya, para kader penyuluh wawasan kebangsaan kata Dadang, persis seperti para kader posyandu di kelurahan, namun beda hanya bidangnya saja.

    “Kalau kader posyandu dibidang kesehatan, sementara kader penyuluh kebangsaan peningkatan wawasan kebangsaan. Mereka adalah tokoh masyarakat yang dipilih lurah di wilayahnya masing-masing dan resmi,” jelas Dadang.

    Adapun para narasumber yang akan hadir di antaranya dari perwakilan Kemendagri, Kemenko Polhukam, BNN dan Forkopimda Kota Bogor.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Pemkot Bogor Gelar Rakor Saber Pungli Tahun 2025

    9 Mei 2025
    Kesehatan

    Paripurna, Pemkot Bogor Serahkan Tiga Draft Raperda

    15 Oktober 2021
    Jembatan Otista

    Bro Ron Beri Masukan Penanganan Jalan Rusak, Bima Arya Segera Ajak Patroli

    25 Oktober 2023
    Kesehatan

    Operasional Biskita Dihentikan Sementara, Dewan Segera Panggil Pemkot Bogor dan PDJT

    3 Januari 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.