Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    • Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif
    • Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    • Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi
    • Pemnas Bogor Raya: Penataan PKL Pasar Bogor Langkah Tepat Pemkot
    • STS Dorong Korban Penggadaian SK Satpol PP Lapor Polisi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Kembangkan Kasus Suap Perizinan RS dan Villa, Polres Bogor Tambah Satu Nama Tersangka
    Kota Bogor

    Kembangkan Kasus Suap Perizinan RS dan Villa, Polres Bogor Tambah Satu Nama Tersangka

    10 Maret 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Kepolisian Resor Bogor menetapkan tersangka baru dalam kasus Operasi Tangkap Tangan atau OTT, tentang suap pemulusan proses perizinan villa dan rumah sakit yang melibatkan sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan atau DPKPP Kabupaten Bogor, Iryanto.

    Menanggapi hal itu, Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy, mengatakan tersangka baru tersebut adalah penyuapnya.

    “Ditangkap berbarengan. Dia pemberi uang dan sudah tersangka,” ucap Roland, Senin 9 Maret 2020.

    Lebih lanjut, mengatakan setelah melalui proses dan penyidikan dan pengembangan yang dilakukan jajaran Satuan Reskrim Polres Bogor, kini jumlah tersangka dalam suap perijinan vila dan rumah sakit bertambah menjadi tiga orang, yakni dua orang Pegawai Negeri Sipil dan satu swasta.

    Namun Roland belum bisa mengatakan pasti peran tersangka. “Tersangka barunya berinisial RM. Calo, ya bisa jadi,” ucap dia.

    Setelah menetapkan tiga tersangka tersebut, Roland menyebut masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan kasus yang menyeret Sekretaris Dinas PKPP Kabupaten, yang menerima suap Rp 120 juta itu. Bahkan Roland mengatakan sudah memanggil PNS lainnya di DPKPP untuk diperiksa.

    Namun dalam pemeriksaan lanjutan terhadap PNS lainnya itu, Roland mengatakan belum ada keterlibatan, selain dua oknum PNS tadi yakni Iryanto dan stafnya Faisal.

    “Sudah semua itu, dalam proses penyidikan, ke depannya kalau ada perkembangan yang signifikan kami sampaikan,” kata dia.

    Sekretaris Dinas PKPP Kabupaten Bogor, Iryanto dan stafnya dengan satu PNS lainnya dan tiga orang swasta, terjaring OTT pada Selasa 3 Maret 2020 di kantornya. Dalam penangkapan itu, sejumlah dus berisi dokumen dan beberapa amplop berisi uang diamankan.

    Mereka digelandang ke Mapolres Bogor, untuk pemeriksaan lanjut. Iryanto dan Faisal resmi ditetapkan tersangka dan terbukti menerima suap dari pihak swasta yang kini sudah ditetapkan tersangka juga.

    “Mereka kini jadi tahanan Polres,” ucap Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Fasilitas

    GOR Bogor Selatan, Nyaman Untuk Olahraga, Ramah Untuk Keluarga

    30 Januari 2023
    Kesehatan

    Hari Pers Nasional 2022, Bima Arya Bangga Jurnalis Bogor Aktif di Isu Lingkungan Hidup

    9 Februari 2022
    Kota Bogor

    Halalbihalal, Walikota Apresiasi Pegawai Tirta Pakuan

    17 April 2024
    Jawa Barat

    Tingkatkan Kinerja, Perumda Tirta Pakuan Lantik dan Kukuhkan Alih Fungsi Penugasan Pegawai

    23 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.