Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Jenal Mutaqin Dorong PKK Jadi Garda Terdepan Tangani Putus Sekolah dan Stunting
    Kota Bogor

    Jenal Mutaqin Dorong PKK Jadi Garda Terdepan Tangani Putus Sekolah dan Stunting

    13 Agustus 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menekankan bahwa sinergi dan keterlibatan aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam menekan angka anak putus sekolah dan menurunkan kasus stunting di Kota Bogor.

    Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, dan Tanah Sareal sekaligus Pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bunda Literasi.

    Jenal Mutaqin menyampaikan bahwa pada data yang tertera di aplikasi Jaringan Aplikasi Anti Putus Sekolah (Japati) Dinas Pendidikan (Disdik), tercatat sekitar 3.000 anak yang putus sekolah di Kota Bogor. Menurutnya, faktor ekonomi dan biaya pendidikan masih menjadi penyebab terbesar.

    “Ini menjadi tanggung jawab pemerintah dan PKK untuk memastikan anak-anak mendapatkan haknya atas pendidikan,” ujar Jenal Mutaqin di Aula Kantor TP PKK, Jalan Semboja, Kota Bogor, Rabu (13/8/2025).

    Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras TP PKK Kota Bogor dalam upaya penurunan angka stunting yang telah menurun dari 2.600 kasus menjadi 1.500 kasus. Meski demikian, ia menilai upaya penanganan masih berjalan terpisah dan perlu diselaraskan.

    Melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Jenal Mutaqin merencanakan langkah strategis dengan mengajak pejabat, kepala OPD, camat, lurah, dan wakil rakyat untuk menjadi Bapak Asuh Anak Stunting.

    “Ke depan, setiap Bapak Asuh akan mengurus sekitar 15 anak stunting yang harus dikontrol setiap minggu. Semua dilakukan dengan sistem satu pintu agar bantuan, baik makanan maupun uang, dapat disalurkan sesuai kebutuhan spesifik setiap anak,” jelasnya.

    Ia juga mendorong PKK dan TPPS untuk melakukan kunjungan langsung ke keluarga yang memiliki anak stunting di wilayah masing-masing guna memastikan penanganan tepat sasaran.

    Jenal Mutaqin berharap di bawah kepemimpinan Yantie Rachim sebagai Ketua TP PKK Kota Bogor dan Novia Handayani sebagai Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Bogor, kinerja PKK semakin optimal.

    “PKK harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di Kota Bogor,” tegasnya.

    Jenal Mutaqin Ketua TP-PKK Kota Bogor Novia Handayani Stunting TP PKK Kota Bogor TPPS Kota Bogor Wakil walikota Bogor Yantie Rachim
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pemkot Bogor

    Sidak Revitalisasi Pasar Sukasari, Dedie Rachim Ultimatum Pengembang

    8 Maret 2025
    Pasar Induk Kemang

    Tinjau Pasar Tekum, Wali Kota Bogor Dialog Bersama Pedagang dan Pengunjung

    12 Oktober 2023
    Kesehatan

    Terobosan Baru, Fogging Disinfectan Untuk Covid-19

    7 November 2020
    Kota Bogor

    Dedie Ingin Indeks Toleran Kota Bogor 100 Persen

    20 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.