Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atlet Junior Antar Judo Kota Bogor Lampaui Target 9 Medali Emas, Bidik Juara Umum
    • ‎Cabor Soft Tenis Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov XV Jabar 2026
    • Kempo Kota Bogor Bidik Enam Medali Emas di Porprov XV Jabar 2026, Andalkan Hasil Try Out di Jepang
    • Ketua Kontingen Beri Arahan Tenaga Pendukung Porprov XV Tahun 2026
    • Lantik Pengurus DPPI 2026-2030, Jenal Titip Pesan Edukasi Pancasila
    • Dedie Rachim Paparkan Komitmen Pemkot Bogor dalam Keterbukaan Informasi Publik
    • Lolos ke Final Porprov Jabar 2026, Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor Siap Tantang Tuan Rumah Kota Bekasi
    • Bawa Pulang Medali Emas Panahan Porprov Jabar 2026, Atlet Kabupaten Bogor Dapat ‘Kadedeuh’ Spesial
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Nasional » Hari Lahir Pancasila, Bima Arya Ajak Terus Membumikan Pancasila
    Daerah

    Hari Lahir Pancasila, Bima Arya Ajak Terus Membumikan Pancasila

    2 Juni 20226 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Wakilnya, Dedie A. Rachim dan Sekda, Syarifah Sofiah bersama unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Aula Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (1/6/2022).

     

    Unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor yang hadir, diantaranya Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Ali Akhwan, Dandenpom III/1 Bogor, Letnan Kolonel CPM, Anggun Hendrantoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan Pengadilan Negeri Bogor.

    Dalam peringatan tersebut, Bima Arya mengenakan beskap sunda warna hitam, lengkap dengan totopong. Dedie Rachim mengenakan pakaian pangsi warna putih dengan totopong warna hitam. Sementara, Atang Trisnanto memakai baju pangsi warna hitam plus totopong coklat dengan corak batik.

    Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila langsung dipimpin Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang dilangsungkan di Kota Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kota Ende merupakan tempat Soekarno merenungkan dan merumuskan Pancasila yang kemudian disahkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI sebagai dasar negara.

    “Dari Kota Ende saya mengajak seluruh anak bangsa untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Presiden Joko Widodo.

    Kepala negara mengatakan, Pancasila telah menjadi bintang penuntun bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan dan ujian-ujian yang datang. Ini sudah dibuktikan berkali-kali dalam sejarah perjalanan bangsa bahwa bangsa dan negara Indonesia bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat karena semua elemen sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila.

    Joko Widodo mengingatkan semua elemen bangsa dan negara Indonesia untuk mengamalkan dan memperjuangkan secara betul-betul dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan. Mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan menjiwai interaksi antara sesama anak bangsa.

    “Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa, menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja yang dirasakan kehadirannya dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam menghadapi situasi dunia saat ini yang tengah bergejolak, sebagai pemegang mandat presidensi G-20, kita mengajak seluruh negara maju di seluruh dunia bergotong royong menciptakan kekuatan manusia yang lebih baik, membangun kesehatan global yang mampu menghadapi krisis yang lebih baik di masa depan,” katanya.

    Selain itu, Presiden menyampaikan, dengan tata kelola dunia lebih sehat, lebih damai dan lebih berperikemanusiaan dan berperikeadilan. Kepada seluruh pemimpin bangsa, terutama pejabat pemerintahan, tokoh agama atau masyarakat, para pendidik, pemimpin parpol dan ormas, serta para pemimpin lainnya untuk menjadi teladan contoh dalam mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila, mengajak masyarakat untuk bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju dan mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan, ada satu kata yang selalu keluar setiap peringatan Hari Kelahiran Pancasila, yaitu membumikan Pancasila yang menjadi pekerjaan rumah atau PR sejak dahulu.

    “Kita diajari Pancasila, di zaman saya, Pak Wakil atau yang lainnya saat masih sekolah SMP dipaksa untuk hafal butir-butir Pancasila yang berjumlah 45, satu-satu ke depan. Itu cara dulu yang digunakan untuk membumikan Pancasila dengan menghafalkan butir-butir,” ujarnya.

    “Kalau sekarang untuk membumikan Pancasila kita berharap satu kata antara pikiran dan perbuatan, tidak hanya di level pimpinan kota, tetapi juga hingga ke bawah di level warga, kepada para ketua RT atau RW agar bisa lebih paham dalam membumikan Pancasila,” kata Bima Arya. (Prokompim*rancangan press release*

    Hari Lahir Pancasila, Bima Arya Ajak Terus Membumikan Pancasila

    Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Wakilnya, Dedie A. Rachim dan Sekda, Syarifah Sofiah bersama unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Aula Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (1/6/2022).

    Unsur pimpinan Forkopimda Kota Bogor yang hadir, diantaranya Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Ali Akhwan, Dandenpom III/1 Bogor, Letnan Kolonel CPM, Anggun Hendrantoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Bogor dan Pengadilan Negeri Bogor.

    Dalam peringatan tersebut, Bima Arya mengenakan beskap sunda warna hitam, lengkap dengan totopong. Dedie Rachim mengenakan pakaian pangsi warna putih dengan totopong warna hitam. Sementara, Atang Trisnanto memakai baju pangsi warna hitam plus totopong coklat dengan corak batik.

    Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila langsung dipimpin Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang dilangsungkan di Kota Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Kota Ende merupakan tempat Soekarno merenungkan dan merumuskan Pancasila yang kemudian disahkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI sebagai dasar negara.

    “Dari Kota Ende saya mengajak seluruh anak bangsa untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Presiden Joko Widodo.

    Kepala negara mengatakan, Pancasila telah menjadi bintang penuntun bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan dan ujian-ujian yang datang. Ini sudah dibuktikan berkali-kali dalam sejarah perjalanan bangsa bahwa bangsa dan negara Indonesia bisa tetap berdiri kokoh menjadi negara yang kuat karena semua elemen sepakat untuk berlandaskan pada Pancasila.

    Joko Widodo mengingatkan semua elemen bangsa dan negara Indonesia untuk mengamalkan dan memperjuangkan secara betul-betul dalam sistem kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan. Mengimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan menjiwai interaksi antara sesama anak bangsa.

    “Inilah tugas kita bersama, tugas seluruh komponen bangsa, menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang bekerja yang dirasakan kehadirannya dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam menghadapi situasi dunia saat ini yang tengah bergejolak, sebagai pemegang mandat presidensi G-20, kita mengajak seluruh negara maju di seluruh dunia bergotong royong menciptakan kekuatan manusia yang lebih baik, membangun kesehatan global yang mampu menghadapi krisis yang lebih baik di masa depan,” katanya.

    Selain itu, Presiden menyampaikan, dengan tata kelola dunia lebih sehat, lebih damai dan lebih berperikemanusiaan dan berperikeadilan. Kepada seluruh pemimpin bangsa, terutama pejabat pemerintahan, tokoh agama atau masyarakat, para pendidik, pemimpin parpol dan ormas, serta para pemimpin lainnya untuk menjadi teladan contoh dalam mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila, mengajak masyarakat untuk bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju dan mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan, ada satu kata yang selalu keluar setiap peringatan Hari Kelahiran Pancasila, yaitu membumikan Pancasila yang menjadi pekerjaan rumah atau PR sejak dahulu.

    “Kita diajari Pancasila, di zaman saya, Pak Wakil atau yang lainnya saat masih sekolah SMP dipaksa untuk hafal butir-butir Pancasila yang berjumlah 45, satu-satu ke depan. Itu cara dulu yang digunakan untuk membumikan Pancasila dengan menghafalkan butir-butir,” ujarnya.

    “Kalau sekarang untuk membumikan Pancasila kita berharap satu kata antara pikiran dan perbuatan, tidak hanya di level pimpinan kota, tetapi juga hingga ke bawah di level warga, kepada para ketua RT atau RW agar bisa lebih paham dalam membumikan Pancasila,” kata Bima Arya.

    Bima Arya Dedie Rachim Presiden Joko Widodo Sofiah Syarifah
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Anda harus sudah login untuk memposkan komentar.

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Bantah Jual Aset Negara, BKAD Kota Bogor Pastikan Aset di Pasir Jaya Masih Dikuasai Pemkot

    9 Juli 2026
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Paparkan Prioritas Pembangunan Kota Bogor

    4 Agustus 2026
    Esteh Indonesia

    Gandeng Reza Rahadian dan Bima Arya, Esteh Indonesia Kenalkan Fruit Series Special Tea

    23 Juli 2023
    Kota Bogor

    HUT Damkar ke-103, Kapolresta Bogor Kota Jadi Petugas Damkar

    9 Maret 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Daerah

    Meriahkan HJB, DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah di Sempur

    2 Juni 2026

    BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.