Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah
    • Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan
    • Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang
    • Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa
    • Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif
    • Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya
    • Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi
    • Pemnas Bogor Raya: Penataan PKL Pasar Bogor Langkah Tepat Pemkot
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Revitalisasi » Ditargetkan Rampung Pertengahan Desember, Revitalisasi Pasar Jambu Dua Sudah 50 Persen
    Revitalisasi

    Ditargetkan Rampung Pertengahan Desember, Revitalisasi Pasar Jambu Dua Sudah 50 Persen

    27 Oktober 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) meninjau progres revitalisasi Pasar Induk Jambu Dua atau pasar Warung Jambu, yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Kamis (26/10) siang.

    Revitalisasi yang dilakukan PT Bogor Artha Makmur (BAM) ini sudah mencapai 50 persen, dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2023.

    “Proses pembangunan sudah 50-an persen, targetnya diupayakan di pertengahan Desember 2023 bisa diresmikan dan dioperasikan,” kata Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir seusai mendampingi Walikota Bogor di lokasi.

    Muzakkir menjelaskan, bahwa pasar induk Jambu Dua ini nantinya menjadi pasar tradisional modern, yang memiliki dua lantai. Sedangkan untuk jumlah los dan kios ada sekitar 1.141 unit, untuk para pedagang existing Jambu Dua dan pedagang Pasar Bogor.

    “Jadi setelah selesai nanti, bukan hanya pedagang existing Pasar Jambu Dua saja, tetapi ada dari Pasar Bogor yang kita tempatkan di sini. Sebab, di tahun ini juga kita akan lakukan revitalisasi Pasar Bogor,” jelasnya.

    “Untuk jumlahnya sebanyak 800 pedagang pasar Bogor ditambah 300-an dari Pasar Jambu Dua, sehingga pedagang yang berjualan di dua Pasar tersebut semuanya digabung di sini,” sambung Muzakkir.

    Kata Muzakkir, para pedagang Pasar Bogor secara umum bersedia dipindahkan ke Pasar Induk Jambu Dua. Sebab, itu terlihat sudah adanya para pedagang Pasar Bogor yang mendaftar untuk membeli los dan kios di pasar yang saat ini tengah di revitalisasi.

    Sementara itu, Direktur PT Bogor Artha Makmur (BAM), MH Ages mengatakan, bahwa pasar induk Jambu Dua yang tengah direvitalisasi olehnya kini sudah mencapai 50 persen, dimana dari 50 persen itu meliputi los dan kios yang ada di lantai dasar sudah jadi semua, dan dihari ini juga sedang ada pengecoran di lantai 1.

    “Kami selesaikan dulu yang lantai dasar atau bangunan yang di bawah, dan hari ini juga ada pengecoran di lantai atas untuk strukturnya, sehingga jika selesai pengecoran maka progresnya menjadi 53 persen. Jadi kami optimis di Desember nanti pembangunannya selesai,” ujar Ages.

    Dia menambahkan, keramik yang digunakan di setiap lantainya itu merupakan keramik granit berukuran 60×60, sehingga diharapkan pasar induk Jambu Dua ini menjadi field project atau percontohan terhadap pasar-pasar yang lain.

    “Untuk tenaga kerjanya kita kerahkan sebanyak 320 orang. Mereka tenaga kerja yang ahli di bidangnya, misalnya ahli di bagian pemasangan atap, kemudian pengerjaan lantai, kios, los dan lain sebagainya. Di November besok kita akan pasang atap di lantai 1, supaya pengerjaan didalamnya tidak terhalang cuaca hujan yang mungkin terjadi di akhir tahun ini,” imbuhnya.

    Ditempat yang sama, Kepala Unit Pasar Induk Jambu Dua, Aji Firdaus mengatakan, selama proses pembangunan para pedagang existing pasar Jambu Dua direlokasi di tempat penampungan sementara (TPS) yang lokasinya tidak jauh dengan gedung yang kini sedang di revitalisasi.

    “Jumlah pedagang yang ada di Jambu Dua ini ada 330. Nah, mereka yang sudah mendaftar atau tanda jadi (uang muka) untuk membeli kios dan los sudah mencapai 200 pedagang. Uang mukanya pun tidak memberatkan pedagang, misalnya uang muka sebesar 20-30 persen maka para pedagang itu cukup membayarnya secara di cicil ke bank yang sudah bekerja sama, dalam hal ini Bank BTN. Jadi kita sudah carikan solusi agar para pedagang tidak merasa kesulitan untuk uang muka,” ujarnya.

    Ditambahkan Aji, pasar induk Jambu Dua yang tadinya hanya dua blok, kini menjadi tiga blok yaitu blok A untuk pedagang sayur dan sembako, blok B untuk komoditi basah, dan blok C untuk komoditi buah dan tempat pemotongan ayam.

    “Kami juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat yang ditempatkan di lantai 1 dan dibelakang, sehingga tidak lagi sembarangan untuk menyimpan kendaraan. Kapasitasnya juga mencapai 200 unit roda dua dan seratusan lebih untuk roda empat,” pungkasnya.

    Aji Firdaus Bima Arya Direktur PT Bogor Artha Makmur (BAM) Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor Kepala Unit Pasar Induk Jambu Dua MH Ages Muzakki Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Perkuat Sinergitas, Puluhan Pengurus Repdem Kota Bogor Sambangi Kediaman Andri Amarald

    26 Juli 2020
    Antusias

    Serentak di 24 Kota, World Walking Day di Kota Bogor Berlangsung Meriah

    4 Oktober 2022
    Kota Bogor

    Pasar Merdeka Mulai Direvitalisasi, Perumda PPJ Siapkan TPS

    1 September 2024
    Daerah

    Rakor Bersama Bappenas, Dedie Rachim Sampaikan Beberapa Rencana Pembangunan Strategis Kota Bogor

    17 Desember 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Ekonomi

    Cafe Daong, yang Mewah dan Bernuansa Alam Ternyata Tak Berizin

    2 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Keberadaan Cafe Daong, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, ternyata belum mengantongi…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.