Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
    • Meriahkan Bogor Jazz Hujan, Pecinta Musik Jazz Dimanjakan dengan Konsep Intimate Experience
    • Pelaku Penggelapan Dana Tabungan Koperasi Ditetapkan Sebagai Tersangka
    • Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan
    • Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan
    • Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur
    • Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak 
    • Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Pemerintahan » Bogor Innovation Award 2022, Bima Arya Ajak Terus Berinovasi
    Kota Bogor

    Bogor Innovation Award 2022, Bima Arya Ajak Terus Berinovasi

    31 Mei 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor menggelar launching Bogor Innovation Award (BIA) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (30/5/2022).

    Launching BIA ini diresmikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya disaksikan para undangan mulai dari dewan juri, pimpinan OPD, perwakilan universitas dan sekolah serta dari organisasi masyarakat.

    Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi mengatakan, BIA dihadirkan untuk memfasilitasi, menumbuhkan ekosistem inovasi serta menyalurkan ide kreatif seluruh pemangku kepentingan di Kota Bogor.

    Inovasi yang dilahirkan tidak harus rumit, sebaliknya bisa inovasi sederhana namun ada nilai kebaruan dan ada nilai kebermanfaatan bagi kehidupan.

    “Gelaran BIA sudah memasuki tahun ketiga. Pada 2019 dan 2021 bernama Kreativitas Inovasi Urang Bogor (Kribo). Di 2021 Kribo diikuti 86 peserta,” ujarnya.

    Pihaknya melakukan evaluasi di 2022 ini untuk kategori peserta ada penambahan kriteria, yakni kategori SMP dan SMA dipisahkan agar kompetisi dan inovasi yang ada bisa berjalan lebih baik. Sehingga ada lima kategori perlombaan di BIA yakni kategori pelajar SMP, kategori SMA/SMK/sederajat, kategori Masyarakat, kategori Perguruan Tinggi dan Penelitian Pengembangan dan kategori khusus untuk ASN.

    “Di tahun lalu kami menyiapkan anggaran Rp 64 juta untuk pemenang dan tahun ini dinaikkan dua kali lipat menjadi Rp 126 juta untuk pemenang dan seluruh pemenang difasilitasi mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Di tahun lalu ada 11 inovasi mendapatkan sertifikat HAKI,” sebutnya.

    Ia menerangkan, tema lomba BIA 2022 yakni peningkatan daya saing daerah melalui percepatan pemulihan ekonomi berbasis potensi lokal dan kelestarian alam.

     

    Dari tema ini diturunkan menjadi 10 bidang lomba, sebut saja energi terbarukan, pangan dan agribisnis, teknologi informasi dan komunikasi, air minum, kebersihan dan lingkungan hidup, transportasi ramah lingkungan, pendidikan, kerajinan rumah tangga, sosial ekonomi hijau, kesehatan dan obat-obatan.

    “Tahapan pelaksanaan BIA 2022 di mulai hari ini. Kemudian sosialisasi dilakukan selama sebulan dari 31 Mei – 31 Agustus, pendaftaran pengumpulan proposal 1 Juli – 31 Juli, seleksi administrasi dan substansi 1 September – 18 September, validasi lapangan 19 September – 10 Oktober, persentase peserta dan penilaian juri 11 Oktober – 21 November dan tahapan akhir penetapan pemenang dan penganugerahan pemenang 22 – 30 November,” jelasnya.

    Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Indonesia sudah mengalami tiga generasi kepala daerah. Generasi pertama di 2005 ada Joko Widodo dan beberapa kepala daerah lainnya yang melakukan beberapa gebrakan inovasi dalam hal pelayanan publik.

    10 tahun kemudian di 2015 ada Ridwan Kamil dan lainnya yang bicara bagaimana aplikasi teknologi tidak saja memudahkan pelayanan publik tapi menyentuh hal lain.

    “Generasi ketiga, akhir-akhir ini kita melihat kepala daerah yang umurnya lebih muda lagi, dan terus mendorong inovasi dengan karakteristiknya masing-masing,” imbuhnya.

    Menurut dia geliat inovasi di Indonesia ini sangat ditentukan dari beberapa faktor. Ia menyebut, sistem sangat menentukan. Sistem dimana reward dan punishment menjadi penentu karir seseorang. Ini akan mendorong hasrat passion untuk berprestasi. Kedua yakni kepemimpinan dan ketiga faktor karakter individu.

    “Ada dua tantangan dari birokrat yakni mau terus berpikir dan terus belajar dan itu yang susah. Kalau tidak mau berpikir dan belajar akan selesai. Tantangannya gimana kita melakukan inovasi kalau tidak belajar dan tidak tahu apa yang dibutuhkan. Ke depan yang akan bertahan dan membawa Kota Bogor maju adalah mau kolaborasi, adaptasi dan inovasi,” tegasnya.

    Bima Arya Ridwan Kamil Rudy Mashudi
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Pilpres 2024

    Siap Sosialisasikan KTP Sakti, Atty Somaddikarya : KTP Penuh Akses Permudah Administrasi Masyarakat 

    18 Desember 2023
    Kesehatan

    Ingat! Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlalukan Sepekan Kedepan

    27 Juli 2021
    Kesehatan

    RSUD Kota Bogor Jadi Rumah Sakit Pendidikan bagi 75 Dokter Muda Unhan

    15 Maret 2025
    Festival

    Pelepasan Lampion, Soft Launching Mulyaharja Fest 2022

    28 Juni 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

     

    Memuat Komentar...
     

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.