Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Bima Arya : Pembangunan IKN di Kalimantan Harus Pertimbangkan Manajemen Pembangunan Regional
    Kesehatan

    Bima Arya : Pembangunan IKN di Kalimantan Harus Pertimbangkan Manajemen Pembangunan Regional

    6 November 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengatakan bahwa pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur harus menimbang manajemen pembangunan regional.

    “Menyongsong IKN ini bukan hanya menyiapkan kawasan Penajam, bukan hanya membangun Istana. Tapi juga bagaimana menyiapkan aglomerasi di Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan kota-kota lainnya di Kalimantan,” ungkap Bima Arya di pembukaan Rapat Kerja Komwil V APEKSI di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (5/11/2021).

    Menurut Bima Arya, manajemen pembangunan regional sangat penting karena harus belajar dari ‘persoalan’ di kawasan aglomerasi Jabodetabek.

    “Berpuluh tahun kebagian macetnya, terlambat membangun transportasi sehingga terseok-seok. Cukup banyak warga yang kemudian agak bernafas ketika IKN pindah, mereka berharap beban (di Jabodetabek) bisa berkurang,” ujar Wali Kota Bogor ini.

    Ia menambahkan, masih ada waktu bagi daerah untuk menyelaraskan pembangunan dengan IKN yang baru nanti.

    “Masih ada tiga tahun menuju cita-cita Presiden Joko Widodo memindahkan IKN ke luar Pulau Jawa. Mari kita sama-sama meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan atensi, bahwa rencana IKN yang baru harus memberikan dampak ekonomi, harus melalui perencanaan yang matang. Tidak hanya di Kaltim tapi seluruh Kalimantan,” jelas Ketua Wali Kota se-Indonesia.

    “Jadi regional development growth-nya harus betul-betul dihitung dan direncanakan. Mari kita berdialog dengan Pak Suharso Monoarfa di Bappenas, mari kita dialog dengan Ibu Sri Mulyani. Alokasinya, pelaksanaannya bukan hanya di Penajam Paser saja tapi harus se-Kalimantan tadi. Bagaimana mengatur pola tadi,” tambahnya.

    Selain itu, kata Bima, kota-kota se-Kalimantan seharusnya diuntungkan dengan IKN. Harusnya memberikan ruang kesempatan yang besar sebagai rantai pemasok siklus industri dari hulu ke hilir.

    “Dan pembangunan IKN tidak boleh meminggirkan budaya adat lokal. Jadi aset sosial budaya ini harus tetap dijaga. Sehingga ibukota negara yang baru nanti bisa menjadi miniatur Indonesia yang sesungguhnya,” terangnya.

    Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan bahwa apa yang disampaikan Ketua APEKSI Bima Arya sejalan dengan ide-ide Pemprov Kaltim.

    “Kita tidak ingin IKN hanya membangun di titik nol tapi juga membangun di seluruh pulau Kalimantan serta bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh anak bangsa yang ada di Kalimantan. Ini adalah momentum yang luar biasa. Semoga nanti Kalimantan dan Indonesia Timur akan terjadi keadilan pembangunan di Jawa dan luar Jawa,” ujar Hadi.

    Menurutnya, pembangunan di ibukota negara yang baru nanti harus seimbang dan terintegrasi.

    “Tidak boleh nanti berbeda. Pergi ke IKN begitu indahnya, kemudian kita ke Samarinda atau ke Balikpapan malah terjadi ketimpangan pembangunan. Bersyukur gagasan kami, diperluas oleh APEKSI. 9 kota di Kalimantan harus terkoneksi dengan baik dengan IKN. Ketika IKN diputuskan di sini, kami semua mengucapkan terimakasih kepada Presiden,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Launching e-Commerce Minaqu, Mentan : Kemajuan Bidang Pertanian Indonesia

    29 Oktober 2021
    Aspirasi

    Para Pengusaha Pertanyakan Siapakah yang Mengelola Pokir di Kota Bogor

    19 September 2022
    Kota Bogor

    Puluhan Pasutri di Bogor Cerai, Dipengaruhi LGBT?

    13 Februari 2020
    Bencana Alam

    Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan

    1 Februari 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Daerah

    Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

    22 Mei 2026

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.