Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    • Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Peran IWAPI Terus Ditingkatkan
    • Pemkot Bogor Dorong Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD Ingatkan Pentingnya Tumbuh Kembang Alami Anak
    • Papan Nama Dirusak dan Diintimidasi, Aset Eks Kapolres Bogor di Cikeas Masuk Jalur Hukum
    • Jalan Merdeka Ditata, Pemkot Bogor Tertibkan PKL dan Angkot
    • Sambut Kapolresta Bogor Kota yang Baru, Dedie Rachim: Pintu Komunikasi Selalu Terbuka
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Beberkan Alasan Tolak Pembangunan dengan Pinjaman PEN
    Kesehatan

    Atty Beberkan Alasan Tolak Pembangunan dengan Pinjaman PEN

    14 Desember 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya membeberkan alasan terkait penolakan pembangunan yang kurang relevan pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang, terlebih anggaran yang digunakan bersumber dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Sebelumnya, pada rapat koordinasi yang digelar bulan lalu, ajuan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melakukan revitalisasi GOR Pajajaran senilai 762M ditolak DPRD karena dinilai bukan sebuah prioritas.

     

    Namun, Atty Somaddikarya menyetujui ajuan Pemkot Bogor terkait pembangunan atau revitalisasi RSUD blok 1 dan 4 dengan nilai Rp255 M Pemkot Bogor. “Saya setuju jika dialihkan pada pembangunan atau revitalisasi RSUD, sebab ada tujuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kota bogor sebanyak 600 – 1.000 orang tenaga baru,” tegasnya.

    Dengan begitu, lanjut Atty, RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit yang memiliki alat dan pendukung medis yang lebih canggih dan modern, serta ruang isolasi dan rawat inap lebih banyak dengan pelayanan yang maksimal.

    “Dengan pembangunan, RSUD kan jadi rumah sakit yang lebih canggih dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, jadi pelayanan bagi masyarakat kota bogor khususnya lebih maksimal,” jelasnya.

    Ia juga menuturkan, jika mmungkinkan dan anggarannya memadai, puskesmas di wilayah bisa direvitalisasi. “Puskesmas yang lahannya sudah siap sebagai RSUD kelas D bisa dibangun, dan puskesmas ini bisa dimulai dari cipaku dan mekarwangi dengan tujuan mengurai penumpukan pasien di rsud,” tekannya.

    Selain rumah sakit, pembangunan dua jembatan yakni Otista dan Sempur juga turut dikritik. Pasalnya, pembangunan dengan nilai yang fantastis harus dipertimbangkan dan terencana.

    “Harus ikut ketentuan yang sesuai dan mengacu pada aturan dan harus jadi pertimbangan jika 2 jembatan dibangun ditahun yg sama dikhawatirkan akan terjadi kemacetan yg semakin parah di sekitar putaran Sistem Satu Arah (SSA),” bebernya.

    “Jika harus memilih, saya lebuh setuju jembatan otista. Sebab bisa mengurai kemacetan dan dijadikan jembatan terindah di provinsi Jabar,” kata Atty, menambahkan.

    Tak hanya itu, Politisi PDI Perjuangan itu juga menilai rencana penataan Suryakencana pada 2021 terkesan “buang-buang anggaran” sebab, setelah dua tahun sebelumnya, lokasintersebut dilakukan penataan.

    Ia lebih setuju hasil pinjaman PEN diperuntukan guna pembangunan 68 kelurahan.

    “Dua tahun kemarin sudah menghabiskan anggaran puluhan miliar dilokasi tersebut, utk thn 2021 anggaran puluhan milyar yg semula utk suryakencana dr hasil pinjaman PEN dialihkan ke pembangunan di 68 kelurahan,” jelas dia.

    “Agar ada pembangunan dan kegiatan penunjang dalam merangsang pertumbuhan ekonomi di basis Rt/Rw,” kata dia, menambahkan.

    Ia menegaskan, pinjaman ini akan dibayar dengan uang yang bersumber dari keringat rakyat sebaiknya digelontorkan 10% dari pinjaman yg diberikan untuk kepentingan rakyat diarus bawah.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    DPRD Belum Setujui Raperda PMP Perumda PPJ

    6 Januari 2022
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Ingin Program RTLH CSR Perumda Tirta Pakuan Terus Berlanjut

    2 Maret 2021
    BisKita

    Wajah Baru Halte BISKITA, Lebih Nyaman dan Ada Promo Sampai Depan Rumah

    18 Juli 2023
    Kota Bogor

    Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api

    15 Agustus 2026
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Perumda PPJ Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

    22 April 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengunjungi dua Pasar Tradisional di Kota Bogor, pada Kamis (21/4/2022). Kedatangannya…

    Ekonomi

    Bima Arya Jelaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada dan Penyertaan Modal PPJ

    28 Juli 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memberikan penjelasan terkait penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor-Unpar Jalin Kerja Sama, Riset Keberagaman di Kampung Labirin

    11 Oktober 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) tentang pendidikan, penelitian…

    DPRD Kota Bogor

    Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

    14 Maret 2025

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mendatangi Pasar Jambu Dua untuk mengecek harga komoditas…

    Daerah

    DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026, Banggar Langsung Lakukan Pembahasan

    14 November 2025

    BOGOR – DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan…

    Daerah

    Ceu Atty Ajak Warga Bogor Belanja di Warung Tetangga untuk Dukung UMKM

    16 Juli 2026

    BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.