Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lomba Paduan Suara Hymne Bogor, Dedie Rachim: Hymne ini Punya Nilai yang Luar Biasa
    • Eks Pabrik Unitex Tajur Terbakar, Mesin dan Barang Sisa Produksi Ikut Dilalap Api
    • Tinjau Kebakaran di Layungsari, Jenal Mutaqin Pastikan Kebutuhan Pascabencana Ditangani
    • 30 Jam Pencarian ASN Pemkot Bogor Belum Membuahkan Hasil, Jenal Mutaqin: Pencarian Terus Dilakukan
    • Puluhan Atlet Meriahkan Padel Championship Festifal Merah Putih 2026
    • Bangun Akses Kantor Pemerintahan Terpadu, Pemkot Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi
    • Tim Bogor Peduli Bencana Cek Kesehatan Warga Aceh Tamiang
    • Donasi Kota Bogor untuk Warga Aceh Tamiang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Atty Beberkan Alasan Tolak Pembangunan dengan Pinjaman PEN
    Kesehatan

    Atty Beberkan Alasan Tolak Pembangunan dengan Pinjaman PEN

    14 Desember 20203 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya membeberkan alasan terkait penolakan pembangunan yang kurang relevan pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang, terlebih anggaran yang digunakan bersumber dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Sebelumnya, pada rapat koordinasi yang digelar bulan lalu, ajuan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melakukan revitalisasi GOR Pajajaran senilai 762M ditolak DPRD karena dinilai bukan sebuah prioritas.

     

    Namun, Atty Somaddikarya menyetujui ajuan Pemkot Bogor terkait pembangunan atau revitalisasi RSUD blok 1 dan 4 dengan nilai Rp255 M Pemkot Bogor. “Saya setuju jika dialihkan pada pembangunan atau revitalisasi RSUD, sebab ada tujuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kota bogor sebanyak 600 – 1.000 orang tenaga baru,” tegasnya.

    Dengan begitu, lanjut Atty, RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit yang memiliki alat dan pendukung medis yang lebih canggih dan modern, serta ruang isolasi dan rawat inap lebih banyak dengan pelayanan yang maksimal.

    “Dengan pembangunan, RSUD kan jadi rumah sakit yang lebih canggih dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, jadi pelayanan bagi masyarakat kota bogor khususnya lebih maksimal,” jelasnya.

    Ia juga menuturkan, jika mmungkinkan dan anggarannya memadai, puskesmas di wilayah bisa direvitalisasi. “Puskesmas yang lahannya sudah siap sebagai RSUD kelas D bisa dibangun, dan puskesmas ini bisa dimulai dari cipaku dan mekarwangi dengan tujuan mengurai penumpukan pasien di rsud,” tekannya.

    Selain rumah sakit, pembangunan dua jembatan yakni Otista dan Sempur juga turut dikritik. Pasalnya, pembangunan dengan nilai yang fantastis harus dipertimbangkan dan terencana.

    “Harus ikut ketentuan yang sesuai dan mengacu pada aturan dan harus jadi pertimbangan jika 2 jembatan dibangun ditahun yg sama dikhawatirkan akan terjadi kemacetan yg semakin parah di sekitar putaran Sistem Satu Arah (SSA),” bebernya.

    “Jika harus memilih, saya lebuh setuju jembatan otista. Sebab bisa mengurai kemacetan dan dijadikan jembatan terindah di provinsi Jabar,” kata Atty, menambahkan.

    Tak hanya itu, Politisi PDI Perjuangan itu juga menilai rencana penataan Suryakencana pada 2021 terkesan “buang-buang anggaran” sebab, setelah dua tahun sebelumnya, lokasintersebut dilakukan penataan.

    Ia lebih setuju hasil pinjaman PEN diperuntukan guna pembangunan 68 kelurahan.

    “Dua tahun kemarin sudah menghabiskan anggaran puluhan miliar dilokasi tersebut, utk thn 2021 anggaran puluhan milyar yg semula utk suryakencana dr hasil pinjaman PEN dialihkan ke pembangunan di 68 kelurahan,” jelas dia.

    “Agar ada pembangunan dan kegiatan penunjang dalam merangsang pertumbuhan ekonomi di basis Rt/Rw,” kata dia, menambahkan.

    Ia menegaskan, pinjaman ini akan dibayar dengan uang yang bersumber dari keringat rakyat sebaiknya digelontorkan 10% dari pinjaman yg diberikan untuk kepentingan rakyat diarus bawah.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

    11 Maret 2026
    Kota Bogor

    Lantik Pejabat Fungsional dan PPPK, Bima Arya : Konsisten Antara Kata dan Perbuatan Layani Warga

    28 April 2023
    Kesehatan

    Pemkot Bogor Lakukan Vaksinasi Tahap Dua

    1 Maret 2021
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Dampingi Menko PM Buka MPLS Sekolah Rakyat

    15 Juli 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Selamatkan Keanekaragaman Hayati dan Ekonomi, SMIAS Jalin Kerjasama Antar Lembaga

    16 Maret 2022

    BOGOR – Southeast Asian Regional Center for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), FAO Indonesia…

    Bisnis

    Pemkot Bogor – Grab Gelar Temu Bisnis Suryakencana

    18 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara Temu Bisnis Suryakencana bersama Grab di Hotel Salak…

    Bantuan Sosial

    Dinsos Kota Bogor Bina Ratusan Agen dan E-Warung Penyalur BPNT

    15 September 2022

    Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar rapat evaluasi tingkat kecamatan dalam program Sembako 2022 di…

    Ekonomi

    BRI Unit Cibinong Branch Office Cibinong Fasilitasi UMKM dengan Edukasi Digital Perbankan

    25 Juni 2024

    CIBINONG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Cibinong Supervisi Branch Office (BO) Cibinong menggelar…

    Daerah

    Tirta Pakuan Dorong Perspektif Baru Tentang Air Minum

    15 September 2025

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan menilai, telah terjadi…

    Daerah

    Tirta Pakuan Tekan Angka Kebocoran Secara Komperhensif

    30 April 2026

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya menekan angka kebocoran air sebagai bagian…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.