Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor
    • Menata Wilayah, Panaragan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana 
    • Dikelola Tirta Pakuan, Pemkot Bogor Luncurkan LLTT di IPLT Tanah Baru
    • Pemkot Bogor Raih 4 Penghargaan dari KPPN
    • Strategi Tirta Pakuan Atasi Tantangan Distribusi Air Bersih
    • Perekonomian Tumbuh Pesat, Babakan Benahi PKL dan Sarpras
    • Langkah Inovatif Cibogor Demi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
    • Pemkot Bogor Gelar Sosialisasi PSEL, Tekankan Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Antusias Siswa SD Saat Ujicoba PTM di Kota Bogor, Bima Arya Ingatkan Dua Hal Penting
    Kesehatan

    Antusias Siswa SD Saat Ujicoba PTM di Kota Bogor, Bima Arya Ingatkan Dua Hal Penting

    18 Oktober 20213 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Sebanyak 36 Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin (18/10/2021). Dalam uji coba tersebut, hanya kelas 4, 5 dan 6 yang diperbolehkan melakukan PTM.

    Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau pelaksanaan PTM di dua sekolah, yakni SD Negeri Harjasari 1 Kota Bogor di Kecamatan Bogor Selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dan satu lagi di pusat kota SD Mardi Waluya.

    Dalam tinjauannya itu, Bima Arya melihat penerapan protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, batas antar orang tua, cek suhu tubuh, tempat cuci tangan, kapasitas ruang kelas hingga ruang isolasi jika ada siswa yang sakit.

    Bima Arya juga terlihat berbincang dengan sejumlah murid. Bahkan, memberikan hadiah bagi murid yang bisa menjawab pertanyaan.

    Di SDN Harjasari 1, menggunakan sistem dua gelombang, pagi dan siang. Masing-masing hanya melakukan pembelajaran 3 jam. Sementara di SD Mardi Waluya menerapkan sistem hybrid, sebagian siswa masuk tatap muka, sebagian lagi daring dari rumah.

    “Tadi saya tanya semua siswa, mereka antusias. Mereka lebih senang belajar di sekolah dari pada belajar dari rumah karena sudah jenuh. Ini momentumnya pas, PPKM-nya sudah diujung, Covid-nya sudah landai, anak-anak dan orangtua juga ingin PTM,” ungkap Bima Arya.

    Sejauh ini, kata Bima, penerapan protokol kesehatannya berjalan dengan baik. “Saya lihat prokesnya baik, dua tempat yang saya kunjungi ini. Saya titip dua hal saja, yaitu ketika siswa siswi datang dan pulang. Serta mitigasi kalau terjadi kasus, begitu ada yang sakit seperti apa, koordinasi dengan siapa. Saya cek tadi ke siswa, mereka paham untuk langsung menyampaikan ke wali kelas dan sekolah berkoordinasi dengan puskesmas atau kelurahan terdekat. Nanti proses tracingnya berjalan,” jelas Bima Arya.

    Bima berharap, uji coba ini berjalan dengan baik dan semua sekolah bisa segera PTM. “Nanti ketika sudah ada penurunan status lagi menjadi level dua tentunya ada kebijakan-kebijakan lagi yang menyesuaikan, nanti lama-lama semuanya bisa tatap muka kembali,” katanya.

    Hingga saat ini, lanjut Bima, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bogor cenderung landai. Bahkan sepekan kemarin angkanya hanya bertambah 0 hingga 1 kasus per hari. “BOR juga sudah kembali normal, jauh di bawah saat awal Covid. Sekarang tinggal 37an orang yang sakit Covid di Kota Bogor dari yang sebelumnya mencapai 9.000an. Kalau tidak ada varian baru Insya Allah kita lebih cepat economic recovery,” terang Bima.

    Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Mardi Waluya Maria Dominika menyebut, penerapan sistem pembelajarannya hybrid (online dan offline) karena mengikuti aturan mengenai kapasitas ruang kelas.

    “Ketika pembelajaran dilaksanakan di sekolah, anak yang di rumah pun bisa mengikuti. Tapi memang sebagian murid belum diizinkan orang tua untuk tatap muka. Sehingga kami berikan opsi pembelajaran dari rumah, buat yang sudah boleh bisa ke sekolah,” ujar Maria.

    Ia pun mengaku siap mengikuti arahan-arahan yang diberikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, khususnya terkait dengan mitigasi jika ada siswa yang sakit. “Arahan Pak Wali kalau ada anak yang memang terindikasi sakit, itu sesegera mungkin untuk menghubungi puskesmas atau kelurahan supaya bisa segera teratasi,” katanya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, 36 SD yang uji coba PTM hari ini statusnya sangat siap, baik dari sisi prokes, murid dan tenaga pengajar sudah dilakukan vaksinasi.

    “PTM ini diujicobakan sementara untuk kelas 4, 5 dan 6. Siswa kelas 1, 2 dan 3 belum kami rekomendasikan. Tetapi jika kondisinya sudah memungkinkan, maka akan disesuaikan. Kita harapkan di sekolah yang diujicobakan, ada komunikasi aktif antara sekolah dengan orangtua. Kita nanti lihat sekolah yang biasa ditunggu orangtuanya, ada yang arisan, makan-makan. Nah sekarang kan tidak boleh. Itu yang perlu kita antisipasi,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Apresiasi

    Apresiasi Langkah Wali Kota Bogor Copot Kepsek Pungli, Banu Berharap Siapapun Berani ‘Speak Up’

    15 September 2023
    Kota Bogor

    Bakal Urus Pertanahan, Disperumkim Kota Bogor Bakal Naik Status Jadi Tipe A

    8 April 2026
    Ekonomi

    Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

    20 Januari 2026
    Kota Bogor

    Antimainstream! Atty Somaddikarya Gelar Reses Ditengah Kerumunan Pedagang

    6 Maret 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Harga Daging Sapi Meroket, Pedagang di Pasar Kota Bogor Tetap Berjualan

    1 Maret 2022

    BOGOR – Seolah mengikuti tren kenaikan harga kedelai yang menyeret harga tahu tempe, kini harga…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor – IAI Tazkia Tandatangani MoU

    16 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam (IAI) Tazkia…

    BBM

    Pemicu Inflasi, Ketua DPRD Kota Bogor : Batalkan Kenaikan BBM

    9 September 2022

    BOGOR – Keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti saat…

    Ekonomi

    BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika Melaksanakan Layanan Terbatas Cuti Bersama Idul Adha 1445 Hijriah

    19 Juni 2024

    BOGOR – BRI Branch Office Bogor Dewi Sartika melaksanakan Layanan Terbatas dalam rangka Cuti…

    Ekonomi

    Kerja Sama Perumda Tirta Pakuan Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Nilai Aset

    26 Agustus 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah agar dapat…

    Daerah

    Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

    16 April 2026

    BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.