Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Atty Somaddikarya Desak Dugaan Kejanggalan Pasal 18 PKPU 19/2023 Diusut
    • Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum
    • Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV
    • Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini
    • Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT
    • Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen
    • Pemkot Bogor Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
    • Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bantuan 160 Becak Listrik di Kota Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Ini Update Covid-19 di Kota Bogor, Semplak Zona Paling Merah
    Kesehatan

    Ini Update Covid-19 di Kota Bogor, Semplak Zona Paling Merah

    21 Agustus 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Sebanyak 26 orang di Kota Bogor masih dirawat di rumah sakit karena mengidap Covid-19. Mereka adalah bagian dari 35 orang dari klaster keluarga yang terjangkit virus mematikan itu.

     

    Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor menjadi daerah paling merah karena ada 35 orang yang ditemukan terkonfirmasi positif COVID-19 dari klaster keluarga.

     

    “Dari 35 orang warga yang terkonfirmasi, saat ini yang masih sakit dan dirawat di rumah sakit ada 26 orang,” kata Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto di Kota Bogor, belum lama ini.

     

    Menurut Bima Arya, penularan COVID-19 di Kelurahan Semplak didominasi klaster keluarga atau penularan lokal.

     

    Penularan COVID-19 di Kelurahan Semplak bermula dari kegiatan keagamaan yakni takziah yang diadakan sebuah keluarga. Setelah kegiatan itu, dan dilakukan swab tes, ditemukan 22 warga yang hadir terkonfirmasi positif COVID-19. Dari jumlah itu, 16 warga Kota Bogor dan enam warga Kabupaten Bogor.

     

    Senin, 17 Agustus, ditemukan tambahan 13 orang lagi terkonfirmasi positif COVID-19 dari klaster Semplak, sehingga seluruhnya menjadi 35 orang.

     

    Sebelumnya, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan dari 35 kasus positif di klaster keluarga Semplak, 29 orang adalah warga Kota Bogor serta enam orang warga Kabupaten Bogor. Penemuan kasus baru ini, kata Dede, memberikan makna bahwa Kota Bogor yang saat ini berada di zona oranye atau risiko sedang. “Masyarakatnya harus betul-betul mematuhi protokol kesehatan secara ketat.”

     

    Dedie mengatakan asal-usul penularan COVID-19 di rumah tangga dari “imported case” atau dari aktivitas warga Kota Bogor bepergian ke luar kota dan tertular COVID-19. Setelah kembali, menularkan ke keluarganya.

     

    Bima Arya maupun Dedie A Rachim terus mengingatkan warganya untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penularan COVID-19. “Jangan sampai Kota Bogor yang pernah memasuki zona kuning atau risiko ringan kembali menjadi zona merah atau risiko tinggi,” kata Dede.

     

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Trase Baru Batutulis Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Oktober

    19 Mei 2026
    Kesehatan

    Jadi Pembicara di MER, Money Laundry Jadi Sorotan

    4 September 2020
    Kota Bogor

    Soal Sanksi PSBB, Pelanggar Kebanyakan Tidak Pakai Masker dan Kelebihan Muatan

    16 April 2020
    Bencana Alam

    Tinjau Lokasi Longsor di Margabhakti, Bima Arya Minta PT Surya Mas Bantu Penanganan

    23 Agustus 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.