Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jenal Mutaqin Apresiasi Program Z-Mart dan Z-Auto Baznas RI
    • DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Disetop
    • Momentum HJB Ke-544, Kota Bogor Raih Penghargaan Creative Financing Terbaik dari Kemendagri
    • HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat
    • Gandeng BSI, Perumda PPJ Resmikan Outlet Sales BSI
    • Semarak HJB ke-544, Pasar Pakuan Jaya Hadirkan Bazar dan Layanan Publik
    • Semarak HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar Murah
    • Semarak HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar Bazar Murah
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Satu RW Numpuk Kasus Stunting, JM Minta Dinkes Lakukan Treatment Berkelanjutan
    Kesehatan

    Satu RW Numpuk Kasus Stunting, JM Minta Dinkes Lakukan Treatment Berkelanjutan

    17 Mei 20212 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Kasus stunting yang menerpa generasi muda rupanya belum bisa benar-benar lepas di Kota Bogor. Bahkan pada satu RW saja di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, diketahui ada 13 anak yang mengalami stunting.

    Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin selepas turun langsung ke wilayah beberapa waktu lalu. Ia mengaku prihatin lantaran kasus tersebut masih saja ada lantaran dinilai belum ada treatmen atau tindakan yang berkelanjutan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

    “Sebetulnya secara global belum tahu pasti jumlahnya. Tapi waktu saya ke satu RW itu saja sudah 13 orang kasus stuntung di Katulampa. Saya lihat kondisi ekonominya juga memang memprihatinkan. Persoalan ini nggak akan selesai kalau tidak ada treatment yang berkelanjutan dari pemerintah,” katanya.

    Menurutnya, perhatian Pemkot Bogor dalam menyelesaikan persoalan stunting masih jauh dari harapan. Jangankan treatmen berkelanjutan, sambung dia, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dibutuhkan setiap bulan saja tidak rutin ada dari pemerintah.

    “Warga perlu tahu bahwa posyandu hari ini, PMT yang diberikan untuk anak-anak itu hasil udunan (patungan, red) para kader hingga donatur yang ada di wilayah,” ujarnya.

    Persoalan stunting ini, sambung dia, sangat tergantung pada political will atau kemauan politik dari pemerintah atau para pengambil kebijakan. Dalam hal ini Pemkot Bogor.

    “Ini kembali kepada political will dari kepala daerah, dia concern atau tidak terhadap persoalan mendasar ini. Padahal dewan selalu teriak, saya selau teriak di aspirasi hingga reses. Selama itu belum tereralisasi, tentu kami akan terus teriak,” tegas wakil ketua DPC Gerindra Kota Bogor itu.

    Jenal juga menyoroti kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam menyelesaikan persoalan stunting, meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19. Menurutnya, bagaimana mungkin bisa dalam satu RW saja ada 13 orang terkena stunting.

    “Dinkes perlu peka, satu RW saja sudah ada 13 orang. Ini saya belum temukan di tempat lain. Ironi lah, masih di tengah kota, dekat dengan pusat pemerintahan, tapi kalau pemerintahnya nggak fokus dan aware, ya nggak ada pengaruh,” tegasnya.

    “Jadi meskipun di tengah kota, saya rasa kasus akan terus ada kalau belum ada perubahan. Ini juga soal political will dan diingatkan terus oleh dewan. Tapi jangan juga jadi ‘aspirasi legend’. Disampaikan terus menerus tapi nggak terealisasi,” tuntas Jenal.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Dana Bansos Disunat Oknun, Dedie : Warga Bikin Laporan Saja ke Polresta

    22 Mei 2021
    Pemilu 2024

    Masuk Tiga Besar Simulasi Pemilu, Banu Bagaskara : Bekal Kemenangan Untuk Perjuangan Masyarakat

    3 Januari 2024
    Kota Bogor

    Serahkan Sertifikat Tanah, Dadang Pastikan Program PTSL Berjalan

    1 Maret 2022
    Demo

    Didemo, Pelayanan RSUD Kota Bogor Terganggu

    28 Maret 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.