Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Rasakan Suhu Panas? Ini Penjelasan BMKG
    Kesehatan

    Rasakan Suhu Panas? Ini Penjelasan BMKG

    16 November 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Anda merasakan suhu panas beberapa hari terakhir? Ini tentu saja menjadi sebuah tanda tanya, apa penyebabnya dan bagaimana bisa terjadi.

    Badan Meterologi Klimatologi Geofisikia (BMKG) Citeko, Cisarua, melalui Kepala Stasiun Meteorologi, Asep Firman Ilahi mengatakan, suhu udara panas yang terjadi disebabkan oleh gerak semu matahari.

    “Suhu udara maksimum dalam kurun waktu tersebut di beberapa kota di pulau Jawa, Bali dan NTB tercatat antara 34-36 °C, sementara di Bogor tercatat 33-35 °C dan dengan kelembaban relatif (Relatif Humidity, RH) udara antara 45 – 55 %,” ujarnya, Senin (16/11/2020).

    Fenomena ini bukan hanya dirasakan masyarakat kota Bogor tetapi masyarakat di banyak kota di Pulau Jawa, Bali, NTB dann NTT juga merasakan hal serupa.

    “Di Puncak Bogor sendiri suhu udara Maksimum tercatat 29.1 °C pada tanggal 13 November lalu dengan RH 67%. Fenomena atmosfer ini disebabkan oleh Gerak Semu Matahari,” tambahnya.

    Firman menjelaskan, gerak semu matahari adalah gerakan matahari di Lintang di 23° Utara dan 23° Selatan.

    “Gerak semu Matahari adalah gerakan Matahari di Lintang di 23° Utara dan 23° Selatan. Karena Bumi berrotasi tidak tegak lurus dalam orbit, melainkan gerak seperti gasing dalam lintasan, sehingga sumbu Bumi akan condong ke Utara atau ke Selatan. Hal ini menyebabkan Matahari seolah olah berada di Utara dan di Selatan,” paparnya.

    Sementara itu, Firman juga membeberkan bahwa fenomena tersebut terjadi setiap tahun di mana Matahari akan melintas tepat di atas pulau Jawa, Bali dan NTT (Lintang 5° – 6° Selatan).

    “Tak heran suhu udara akan terasa sangat menyengat dan sumuk. Posisi Matahari tepat di atas wilayah ini akan terjadi 2 kali setiap tahunnya, yaitu bulan November dan April,” ungkapnya.

    Firman pun mengimbau kepada masyarakat agar terus menjaga cairan di dalam tubuh agar tidak mengalami dehidrasi akibat cuaca panas.

    “Disarankan masyarakat mengkonsumsi cairan lebih banyak untuk menghindari dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Memakan makanan bergizi dan buah buahan juga dapat menjaga tubuh tetap sehat dan prima,” bebernya.

    Cuaca panas menyengat dalam beberapa hari ini ternyata juga dirasakan di Bojonggede, Kabupaten Bogor.

    BMKG Cuaca Iklim Suhu
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Bantuan Logistik

    KADIN Kota Bogor Tebar Bantuan Logistik Untuk Ribuan Petugas Gabungan yang Amankan Nataru 2023

    25 Desember 2023
    Kecelakaan

    Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Tiga Kendaraan di GT Ciawi 2 Arah Jakarta

    2 Juni 2025
    Kunjungan

    Kunjungan 100 Peserta Rapi Permahi, Bima Arya Berbagi Cerita Jadi Wali Kota

    10 Maret 2023
    Kesehatan

    Batasi Aktivitas dan Mobilitas, Ruas Jalan Raya di Kota Bogor Ditutup

    30 Juni 2021
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Cold Storage, Inovasi Stabilkan Harga Daging

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menerima bantuan tiga…

    Cuaca

    Jokowi ke Bogor, Warga Pasar Diguyur Bantuan 

    31 Mei 2022

    BOGOR – Presiden Jokowi mengecek harga dan ketersediaan minyak goreng sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos)…

    Edukasi

    Kunjungi PDAM Padang, Rino Cs Paparkan Pelayanan Air dan Peningkatan Ekonomi

    23 Agustus 2022

    BOGOR – Di sela berlangsungnya kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia…

    Ekonomi

    APEKSI Dukung Pemindahan IKN, Bima Arya: Ini Langkah Berani dan Visioner

    19 Desember 2022

    Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (APEKSI) mendukung program pemerintah pusat terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN)…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan 

    20 Mei 2025

    BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi…

    Daerah

    Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026

    19 Desember 2025

    Rencana pengembangan transportasi Trem di Kota Bogor memasuki babak baru. Pemkot dan PT Industri Kereta…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.