Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Trending » Puri Harmoni Kerap Dilanda Banjir, Begini Kata Pakar Tata Ruang
    Trending

    Puri Harmoni Kerap Dilanda Banjir, Begini Kata Pakar Tata Ruang

    23 Juli 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

     

    BOGOR – Komplek perumahan Puri Harmoni yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor seperti Citeureup, Cileungsi, dan Parungpanjang, kembali menjadi sorotan lantaran kerap dilanda banjir. Banjir yang terjadi di kawasan-kawasan tersebut diduga kuat akibat pembangunan proyek yang tidak sesuai dengan standar teknis tata ruang dan elevasi lahan.

    Sejumlah pemukiman Puri Harmoni diketahui dibangun di bawah garis elevasi normal, atau berada di bawah garis sepadan jalan dan sepadan sungai dimana area yang seharusnya menjadi zona aman dan terbuka hijau sesuai aturan tata ruang dan lingkungan.

    Pengamat Tata Ruang dan Lingkungan asal Universitas Pakuan, Yogie Syahbandar, menilai bahwa peristiwa banjir tersebut tidak bisa dilepaskan dari kondisi fisik topografi dan perencanaan teknis kawasan.

    Yogie menjelaskan, secara umum daerah yang berada pada elevasi lebih rendah memiliki potensi lebih besar untuk tergenang air, terutama saat sungai di sekitarnya meluap.

    “Ketika permukaan tanah lebih rendah dari sungai, maka air dengan mudah akan masuk dan menggenangi area permukiman jika tidak ada upaya mitigasi yang baik,” jelas Yogie, Selasa (22/7/2025).

    Dirinya juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap aspek perizinan dan tata ruang. Ia mempertanyakan apakah kawasan perumahan tersebut telah melalui kajian yang memenuhi syarat sebagai kawasan permukiman.

    “Harus dicek apakah sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta kepatuhan terhadap ketentuan teknis seperti Garis Sepadan Jalan (GSJ) dan Garis Sepadan Sungai (GSS),” tambahnya.

    Lebih jauh, Yogie menekankan perlunya analisis risiko bencana secara menyeluruh, karena merupakan bagian penting dari pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan.

    “Perlu dilakukan upaya struktural melalui rekayasa teknik (engineering), namun harus tetap mengedepankan aspek lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

    Seharusnya, Pemerintah Kabupaten Bogor dan pengembang lebih serius dalam menata kawasan perumahan agar kejadian serupa tidak terus terulang, mengingat perubahan iklim yang semakin ekstrem.

    Banjir Perumahan Pengamat Tata Ruang Lingkungan Puri Harmoni 8 Vista Land Yogie Syahbandar
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Sekretaris PDIP Kota Bogor Apresiasi Aksi Demo Mahasiswa

    9 Oktober 2020
    Kota Bogor

    Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

    16 Desember 2025
    Kerjasama

    Kunker ke Kota Kisarazu, Bima Arya Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang

    26 November 2022
    Pemerintahan

    Siaga Banjir, PLN Bagikan Tips Aman Gunakan Listrik

    30 November 2024
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Gelar Rapat Gabungan, Komisi II Urai Benang Kusut Perumda Trans Pakuan

    1 April 2022

    BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja gabungan dengan Perumda Trans Pakuan,…

    Ekonomi

    Bahas PP-APBD, Komisi I DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Maksimalkan Anggaran Kelurahan

    27 Juli 2022

    BOGOR – Selama sepekan, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja…

    Bogor

    Ekspor Produk Kota Bogor Sudah Capai 78 Juta US Dollar

    22 September 2022

    Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memberikan arahan kepada para pelaku usaha ekspor (eksportir)…

    Daerah

    Endang Setyawati Thohari Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Lokal dan Berdayakan UMKM

    23 November 2024

    BOGOR – Anggota DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong adanya inovasi kuliner lokal untuk menarik…

    Daerah

    Pelatihan untuk Pengawas Koperasi Merah Putih, Dedie Rachim: Koperasi Harus Maju dan Berjalan Bersama

    28 Oktober 2025

    BOGOR – Dalam rangka memperkuat peran strategis pengawas dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang akuntabel…

    Ekonomi

    Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Lewat Fun Walk

    8 Juni 2026

    BOGOR – Memeriahkan ulang tahun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.