Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Denny Mulyadi Tekankan Pengendalian dan Monitoring Tata Kelola Keuangan
    • Musrenbang Bogor Tengah, PR Bersihkan PKL Untuk Tata Etalase Kota
    • Kritisi Perwali Tentang Batas Usia RT/RW, Atty Somaddikarya : Mematikan Demokrasi Tingkat Bawah
    • Perkuat Transparansi, Neng Zakiyah Usul Rumah KPM Penerima Bansos Ditempel Stiker
    • Soroti Anggaran Rp1,4 Miliar DTSEN, Banu Bagaskara : Data Bansos Harus Akurat, Jangan Salah Sasaran
    • 12 Pejabat Pemkot Bogor Duduki Jabatan Baru
    • PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, Komisi II DPRD Fokus Benahi Sektor Parkir
    • DPRD Kota Bogor Soroti RKA 2026 PTP, Tekankan Fokus Transportasi Publik dan Kesehatan Keuangan Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas
    Kesehatan

    Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas

    14 November 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Puskesmas Bogor Selatan menangani dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di wilayah Batutulis dan Lawanggintung, Jumat (14/11/2025). Hingga pukul 13.30 WIB, total 36 anak menjalani pemeriksaan dengan keluhan yang hampir serupa.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan, dr. Maria Juliana, menjelaskan bahwa gelombang pertama pasien datang sekitar enam anak, disusul rombongan lainnya dari SDN Batutulis 2, SDN Batutulis 3, dan SD Lawanggintung.

    “Yang datang hari ini totalnya 36 anak. Dari Batutulis 2 ada 11 anak, Batutulis 3 ada 24 anak, dan satu tambahan dari Lawanggintung,” ujarnya.

    Ia menambahkan, mayoritas anak mengeluhkan mual, pusing, dan beberapa mengalami muntah. Dua diantaranya mengalami muntah berulang. “Sementara satu anak sempat diobservasi karena buang air besar bercampur darah,” tambah dia.

    Lebih lanjut, puskesmas melakukan triase untuk memisahkan pasien dengan gejala ringan dan gejala berat. Anak-anak yang lebih membutuhkan penanganan intensif ditempatkan di ruang perawatan.

    “Hingga saat ini, hanya satu anak yang masih memerlukan pemantauan ketat dan masih terpasang infus. Tiga anak masih dirawat, sementara 32 sudah kami pulangkan,” kata dr. Maria.

    Untuk memastikan penyebab kejadian, petugas kesehatan lingkungan (kesling) telah mengambil sampel muntahan dan makanan yang dikonsumsi anak-anak. Makanan tersebut berasal dari penyedia SPPG Batutulis, yang sama untuk Batutulis 2, Batutulis 3, dan Lawanggintung.

    “Sebagian anak mengatakan ayamnya kurang enak, ada juga yang menyebut sayur jagung dan kacang. Tetapi kami tidak bisa memastikan sebelum hasil laboratorium keluar. Semua sampel sudah dibawa dan menunggu pemeriksaan Lakesda,” jelasnya.

    Menurut dr. Maria, penanganan medis biasanya memerlukan waktu 2–3 hari, namun kondisi anak-anak yang dirawat kini mulai membaik.

    “Insya Allah dua jam ke depan, bila kondisinya stabil, dua dari tiga anak yang masih di dalam bisa kami pulangkan. Tidak ada yang dirujuk, semua ditangani di Puskesmas,” tandasnya.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan Keracunan MBG Makan Bergizi Gratis Maria Juliana Program MBG SD Lawanggitung SDN Batutulis
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Halal Bihalal

    Rayakan Ulang Tahun ke-47, Perumda Tirta Pakuan Beberkan Capaian Prestisius

    17 April 2024
    Kota Bogor

    Daftar ke PDI Perjuangan, Regina Andriane Siap Ikuti Kontestasi Pilwalkot Bogor

    20 April 2024
    Kota Bogor

    Yes! Akhirnya Bogor Punya Gerai Karantina Ikan Hias

    19 Februari 2020
    Kesehatan

    Resmi Boyong Dalot, Maldini Pergi ke Real Madrid

    16 Oktober 2020
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Covid19

    Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha, Diskop & UMKM Gaungkan Program Bogor Hitz

    25 Mei 2021

    Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor menggeber program Bogor Hitz demi meningkatkan daya beli masyarakat dan kualitas pelaku UMKM ditengah dampak pandemi covid-19.

    Daerah

    BKAD Gelar Sosialisasi UU Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perpajakan

    19 Mei 2022

    Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor menggelar sosialisasi bendahara pengeluaran di Ibis…

    Ekonomi

    Evaluasi Reformasi Birokrasi, Bima Arya Paparkan Berbagai Program Inovasi di Kota Bogor

    20 Agustus 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya memaparkan perkembangan reformasi birokrasi di Kota Bogor. Hal ini dilakukan…

    Edukasi

    Bima Arya Kukuhkan TPAKD, Percepat Akses Keuangan

    20 Juli 2023

    Wali Kota Bogor, Bima Arya mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bogor di…

    Daerah

    Pasar Gembrong Sukasari Siap Diresmikan

    9 Juni 2025

    BOGOR – Progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor…

    Ekonomi

    Antisipasi Kenaikan Harga Daging, Atang Minta Pemkot Pastikan Stok Aman Jelang Ramadhan

    8 Maret 2022

    HUMPROPUB – Adanya tren kenaikan harga daging di pasar Kota Bogor beberapa waktu terakhir perlu…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.