Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pemkot Bogor Jajaki Kolaborasi dengan Indosat Perkuat Smart City
    • Buka Peluang Investasi, Bank Kota Bogor Gandeng Perusahaan Singapura
    • Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD
    • Pasar Jambu Dua Diresmikan Jadi Sentra Kuliner Baru
    • ‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
    • Perumda Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa Agar Air Jernih dan Terjaga Kualitasnya
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas
    Kesehatan

    Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas

    14 November 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Puskesmas Bogor Selatan menangani dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di wilayah Batutulis dan Lawanggintung, Jumat (14/11/2025). Hingga pukul 13.30 WIB, total 36 anak menjalani pemeriksaan dengan keluhan yang hampir serupa.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan, dr. Maria Juliana, menjelaskan bahwa gelombang pertama pasien datang sekitar enam anak, disusul rombongan lainnya dari SDN Batutulis 2, SDN Batutulis 3, dan SD Lawanggintung.

    “Yang datang hari ini totalnya 36 anak. Dari Batutulis 2 ada 11 anak, Batutulis 3 ada 24 anak, dan satu tambahan dari Lawanggintung,” ujarnya.

    Ia menambahkan, mayoritas anak mengeluhkan mual, pusing, dan beberapa mengalami muntah. Dua diantaranya mengalami muntah berulang. “Sementara satu anak sempat diobservasi karena buang air besar bercampur darah,” tambah dia.

    Lebih lanjut, puskesmas melakukan triase untuk memisahkan pasien dengan gejala ringan dan gejala berat. Anak-anak yang lebih membutuhkan penanganan intensif ditempatkan di ruang perawatan.

    “Hingga saat ini, hanya satu anak yang masih memerlukan pemantauan ketat dan masih terpasang infus. Tiga anak masih dirawat, sementara 32 sudah kami pulangkan,” kata dr. Maria.

    Untuk memastikan penyebab kejadian, petugas kesehatan lingkungan (kesling) telah mengambil sampel muntahan dan makanan yang dikonsumsi anak-anak. Makanan tersebut berasal dari penyedia SPPG Batutulis, yang sama untuk Batutulis 2, Batutulis 3, dan Lawanggintung.

    “Sebagian anak mengatakan ayamnya kurang enak, ada juga yang menyebut sayur jagung dan kacang. Tetapi kami tidak bisa memastikan sebelum hasil laboratorium keluar. Semua sampel sudah dibawa dan menunggu pemeriksaan Lakesda,” jelasnya.

    Menurut dr. Maria, penanganan medis biasanya memerlukan waktu 2–3 hari, namun kondisi anak-anak yang dirawat kini mulai membaik.

    “Insya Allah dua jam ke depan, bila kondisinya stabil, dua dari tiga anak yang masih di dalam bisa kami pulangkan. Tidak ada yang dirujuk, semua ditangani di Puskesmas,” tandasnya.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan Keracunan MBG Makan Bergizi Gratis Maria Juliana Program MBG SD Lawanggitung SDN Batutulis
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Tingkatkan Perekonomian Ditengah Pandemi, Pemkab Bogor Genjot Sektor Pariwisata

    6 Agustus 2020

    Ketua DPRD : Anggaran Bansos Tidak Terencana Bisa Dioptimalkan Untuk Keluarga Korban Covid-19

    23 Agustus 2021
    Apresiasi

    Apresiasi untuk Generasi Muda yang Menginspirasi

    22 Agustus 2024
    Kota Bogor

    Dedie Rachim Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Soko Guru Ekonomi Rakyat

    30 Agustus 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Daerah

    Amanat Menkomdigi pada Upacara Harkitnas 2026

    22 Mei 2026

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.