Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Petugas Gabungan Masih Disiagakan di TPAS Galuga
    • Kemenko Polkam Tinjau Aktivasi IKD dan Sosialisasi Perlinsos di Kebon Kelapa
    • Ombudsman Nilai Kepatuhan Pelayanan Publik RSUD Kota Bogor
    • Metode Pemadaman Kebakaran di TPAS Galuga
    • 99 Persen Padam, Pemkot Bogor Tetap Siagakan Personel di TPAS Galuga
    • Dedie Rachim Ajak Warga Budayakan Berolahraga dan Dukung Atlet di Porprov XV   
    • Adu Inovasi di Bogor Innovation Award 2026
    • Pemkot Bogor dan PT KAI Teken MoU Penataan dan Pengembangan Kawasan Stasiun Bogor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Cuaca » Peristiwa » Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas
    Kesehatan

    Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG, Alami Keluhan Muntah dan Lemas

    14 November 20252 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR — Puskesmas Bogor Selatan menangani dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa dari tiga sekolah dasar di wilayah Batutulis dan Lawanggintung, Jumat (14/11/2025). Hingga pukul 13.30 WIB, total 36 anak menjalani pemeriksaan dengan keluhan yang hampir serupa.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan, dr. Maria Juliana, menjelaskan bahwa gelombang pertama pasien datang sekitar enam anak, disusul rombongan lainnya dari SDN Batutulis 2, SDN Batutulis 3, dan SD Lawanggintung.

    “Yang datang hari ini totalnya 36 anak. Dari Batutulis 2 ada 11 anak, Batutulis 3 ada 24 anak, dan satu tambahan dari Lawanggintung,” ujarnya.

    Ia menambahkan, mayoritas anak mengeluhkan mual, pusing, dan beberapa mengalami muntah. Dua diantaranya mengalami muntah berulang. “Sementara satu anak sempat diobservasi karena buang air besar bercampur darah,” tambah dia.

    Lebih lanjut, puskesmas melakukan triase untuk memisahkan pasien dengan gejala ringan dan gejala berat. Anak-anak yang lebih membutuhkan penanganan intensif ditempatkan di ruang perawatan.

    “Hingga saat ini, hanya satu anak yang masih memerlukan pemantauan ketat dan masih terpasang infus. Tiga anak masih dirawat, sementara 32 sudah kami pulangkan,” kata dr. Maria.

    Untuk memastikan penyebab kejadian, petugas kesehatan lingkungan (kesling) telah mengambil sampel muntahan dan makanan yang dikonsumsi anak-anak. Makanan tersebut berasal dari penyedia SPPG Batutulis, yang sama untuk Batutulis 2, Batutulis 3, dan Lawanggintung.

    “Sebagian anak mengatakan ayamnya kurang enak, ada juga yang menyebut sayur jagung dan kacang. Tetapi kami tidak bisa memastikan sebelum hasil laboratorium keluar. Semua sampel sudah dibawa dan menunggu pemeriksaan Lakesda,” jelasnya.

    Menurut dr. Maria, penanganan medis biasanya memerlukan waktu 2–3 hari, namun kondisi anak-anak yang dirawat kini mulai membaik.

    “Insya Allah dua jam ke depan, bila kondisinya stabil, dua dari tiga anak yang masih di dalam bisa kami pulangkan. Tidak ada yang dirujuk, semua ditangani di Puskesmas,” tandasnya.

    Kepala Puskesmas Bogor Selatan Keracunan MBG Makan Bergizi Gratis Maria Juliana Program MBG SD Lawanggitung SDN Batutulis
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Kota Bogor

    Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil, Banu Bagaskara : Pembuat PP No. 9 Tahun 2026 Zalim

    14 Maret 2026
    Advokasi Hukum

    Bawaslu Kota Bogor Pastikan Tidak Ada Sengketa Hasil Pilwalkot Bogor 2024

    9 Desember 2024
    Kota Bogor

    Menilik Strategi Camat Baru Benahi Bogor Tengah

    23 Februari 2023
    Kesehatan

    Pimpin Apel Siaga, Atang Minta Kesiagaan Tetap Dijaga

    20 Januari 2022
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Bisnis

    Perda Disahkan, Bima Arya : Biskita Trans Pakuan Bisa Disubsidi APBD

    5 April 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Trans Pakuan dan Kodjari menggelar pres conference…

    Ekonomi

    Dedie Rachim Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2023

    15 Juli 2022

    Plh. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon…

    Ekonomi

    DPC IWAPI Kota Bogor Terus Dorong Pengembangan UMKM

    30 September 2022

    Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wali…

    Ekonomi

    Pemkot Bogor Kawal Distribusi Gas 3 Kg

    6 Februari 2025

    BOGOR – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi ke dua pangkalan Liquefied…

    Ekonomi

    BRI Bogor Pajajaran Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Kabupaten Bogor

    31 Oktober 2025

    BOGOR – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial…

    Daerah

    Promosi Digital Dongkrak Minat UMKM Isi Sentra Kuliner Pasar Jambu Dua

    30 Juni 2026

    BOGOR – Pasar Jambu Dua kini tak lagi sekadar menjadi pusat perdagangan. Lantai dua pasar…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.