Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Peringatan Isra Mi’raj 2026, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Warga Jadikan Shalat Prioritas Utama
    • Dedie Rachim Fokuskan Penataan Berkelanjutan di Kecamatan Bogor Barat
    • Dedie Rachim Harap Gedung Paviliun BSI Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah
    • Repdem dan PDI Perjuangan Gelar Baksos di Pandeglang
    • Denny Mulyadi Tekankan Pengendalian dan Monitoring Tata Kelola Keuangan
    • Musrenbang Bogor Tengah, PR Bersihkan PKL Untuk Tata Etalase Kota
    • Kritisi Perwali Tentang Batas Usia RT/RW, Atty Somaddikarya : Mematikan Demokrasi Tingkat Bawah
    • Perkuat Transparansi, Neng Zakiyah Usul Rumah KPM Penerima Bansos Ditempel Stiker
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Ekonomi » Pemkot Bogor Segera Realisasikan Ubud Bali di Selatan Kota Bogor
    Ekonomi

    Pemkot Bogor Segera Realisasikan Ubud Bali di Selatan Kota Bogor

    20 September 20223 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) segera merealisasikan penataan Ubud Bali di Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Ini merupakan salah satu penunjang program kampung tematik Ciharashas dan Kampung Alpukat di Kelurahan Pamoyanan.

    Disperumkim bergerak cepat dengan bertandang ke Ubud, Bali untuk mengadopsi landscape dan segala hal untuk masuk dalam perencanaan.

    Kepala Disperumkim Kota Bogor,

    Juniarti Estiningsih mengatakan ada beberapa program yang tengah digeber diantaranya Ecovarian dan Kampung Santri.

    Disperumkim juga membuat Jembatan Mulyaharja, Penataan TPU Mulyaharja dan diujung Mulyaharja akan dibuat kampung yang menunjang tematik Ciharashas yaitu Ubud Kota Bogor.

    “Kami juga ada kemasan-kemasan yang harus disatukan menjadi satu konsep, yang bersinergi kawasan pemukiman dan tematik tamannya. Kami baru dari Bali untuk meninjau, karena perencanaan harus secepatnya. Disana kami tidak main, tapi kami melihat seperti apa Ubud sebenarnya. Kami lihat semua dan dilihat karakteristik masyarakat yang bisa diadopsi untuk perencanaan untuk membuat Ubud Kota Bogor. Karena akan sinergitas dengan pemukiman masyarakat,” ungkap Esti kepada wartawan di gedung DPRD Kota Bogor pada Senin (19/9/2022).

    Saat di Bali, pihaknya melihat bagaimana kondisi Ubud dikala senja, bagaimana saat malam hari, hal ini dilakukan supaya bisa lebih bisa diadopsi dan dengan kampung tematik disatukan. Karena taman tematik bagaimana bisa menjadikan satu cipta ekonomi. Dengan catatan semua kegiatan harus ada komitmen masyarakat, jangan sampai program pemerintah hanya awal saja.

    “Jadi kami inginkan bagaimana produk lokal bisa dijual saat ditempat destinasi wisata. Ada kerajinan tangan, buah salak dan lainnya yang bisa dijual di Ubud, kami akan adopsi itu. Jadi kami mengadopsi kondisi real di Ubud,” bebernya.

    Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Muhammad Hutri membeberkan, perencanaan makro ini memang Kota Bogor sebagai kota pedagang dan jasa, memiliki destinasi wisata alam. Wisata alam menjadi hal yang diminati saat pandemi Covid-19. Ciharashas menjadi tujuan utama di Kota Bogor, kemudian tahun 2021 diawali Bappeda.

    “Kami salah satu bagian untuk mewujudkan itu, karena kami hal pemukiman nya. Ini memang kolaborasi menata bersama untuk Ciharashas dan Kampung Ubud Kota Bogor, seperti kampung perca. Terkait dengan itu, sudah bertemu Kompepar dan masyarakat. Guyubnya warga disana membuat kami harus berbuat lebih banyak. Pola buttom up ini terbukti di Ciharashas, lahan Ubudnya Kota Bogor itu diantara saung eling Kampung Alpukat dan AEWO Mulyaharja Ciharashas,” tuturnya.

    Hutri menjelaskan, ada potensi terasering sawah, memungkinkan penanaman padi dan jalur tracking masih memungkinkan.

    Pemerintah hadir membackup kebutuhan masyarakat, tahun ini ada perencanaan kajian teknis.

    “Ya, tahun depan penataan infrastruktur di pemukiman,” tambah Hutri.

    Kabid Keanekaragaman Hayati, Irfan Zacky Faizal membeberkan, pihaknya harus membuat level yang diatas taman, yaitu taman kehati atau keanekaragaman hayati. Bidang pertamanan sudah bekerjasama dengan BRIN terkait KTP pohon dan sebagainya berlaku jenis-jenis tanaman dan lainnya.

    “Kami mendapatkan rekomendasi bahwa di Ubud itu taman tematik sukses.  Bahkan disana sudah dikembangkan ada khusus untuk talas, sedangkan di Kota Bogor sendiri identik talas tidak ada. Kami akan buat taman tematik semacam itu,” pungkasnya.

    Juniarti Estiningsih Muhammad Hutri Pemkot Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Akses Jalan

    Masuk Injury Time Belum Juga Rampung, Camat Pelototi Pembangunan Jembatan Muarasari

    16 November 2022
    Kota Bogor

    Yes! Akhirnya Bogor Punya Gerai Karantina Ikan Hias

    19 Februari 2020
    Kota Bogor

    Bima Arya Temui Menpan-RB, Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer

    13 September 2022
    Kota Bogor

    PGRI ke Adityawarman: Bagaimanapun Formulasinya SPMB SMA Negeri akan Ricuh

    19 September 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Daerah

    Perumda Tirta Pakuan Dikategorikan BUMD Air Minum Sehat oleh Kementrian PUPR

    23 Februari 2022

    BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dikategorikan sehat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan…

    Bisnis

    HUT ke-22 APEKSI, Bima Arya Ajak Kepala Daerah Bangkitkan Ekonomi Lewat Produk Lokal

    28 Mei 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya mengajak 98 wali kota anggota…

    Bogor

    Kompak, Bima dan Atang hingga PWI Jabar Apresiasi Raker ke-2 PWI Kota Bogor

    4 September 2022

    BOGOR – Rapat Kerja (Raker) ke-2 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor yang digelar selama…

    Ekonomi

    Harga Berangsur Normal, Mendag Cek Bahan Pokok di Kota Bogor

    18 Maret 2024

    BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik…

    Ekonomi

    Pansus RPJMD Dorong Penurunan Kemiskinan, Atty Somaddikarya Desak OPD Fokus pada Program Pro-Rakyat

    19 Juli 2025

    BOGOR – Dalam rapat koordinasi Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor…

    Daerah

    Ulang Tahun ke-45, Dedie Rachim Sebut Perumda Tirta Pakuan Punya Tantangan di Waktu Mendatang

    1 April 2022

    BOGOR – Tantangan Perumda Tirta Pakuan di usia 45 tahun menurut Wakil Wali Kota Bogor…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.