Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BPBD Kota Bogor Susun Rencana Kontingensi Banjir dan Gempa Bumi 2026
    • Basarnas Gelar Simulasi Emergency Plan Evakuasi Medis Udara di Situ Gede
    • DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Aduan untuk Karyawan
    • Wali Kota Bogor Dampingi Anak Yatim Belanja Baju Baru Program Tebar Hadiah Ramadan Baznas
    • Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot
    • Hadirkan Solusi Ketahanan Infrastruktur di Tengah Perubahan Iklim, Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah
    • Ajak Warga Jadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup
    • Vihara Dhanagun Bogor Gelar Buka Puasa Bersama 200 Penyandang Disabilitas
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » Politik » Kota Bogor » Nah, Giliran KNPI Kota Bogor Kritisi Mall Boxies Tajur
    Kota Bogor

    Nah, Giliran KNPI Kota Bogor Kritisi Mall Boxies Tajur

    27 Januari 20202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Barayanews.co.id – Terkait keberadaan Mall Boxies 123, yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Bogor Timur, Kota Bogor membuat geram sejumlah kalangan. Tak terkecuali Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Bagus Maulana Muhammad.

    Menurutnya berdirinya mall tersebut menjadi salah satu biang kemacetan di Jalan Raya Tajur. Ia pun mendesak Pemkot Bogor mengenai tiga hal penting.

    Dia mengatakan, salah satu yang harus dilakukan Pemkot adalah evaluasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) harus dilakukan dua tahap. Pertama, kata dia, pola Boxies yang masih beroperasi itu sudah dilakukan dan faktanya kemacetan memang terjadi.

    “Pemkot harus evaluasi melalui Dishub, karena faktanya memang selalu terjadi kemacetan,” kata dia.

    Langkah kedua, perlu dilakukannya evaluasi dengan kondisi saat Boxies tidak beroperasi. Utamanya, lanjut dia, hal tersebut harus menjadi pembelajaran untuk pemerintah Kota Bogor serius meninjau ulang semua sistem perizinan yang ada.

    “Jangan sampai dikredit. Yang penting launching dulu ternyata rekomendasi baru di keluarkan atau segala macamnya. Ya, sehingga nanti output yang diterima bisa seimbang, jadi bisa tahu ada atau tidaknya dampak beroperasinya mall boxies terhadap lalu lintas seperti apa, jadi Boxies harus di tutup dulu,” kata Bagus, kemarin.

    Selain itu, menyikapi rencana Mall tersebut yang akan melakukan penebangan pohon, ia membandingkan dengan kejamnya penjajah yang datang ke Indonesia, kemudian melakukan penanaman pohon.

    “Jadi, kalau hari ini ada orang atau lembaga yang sengaja menebang pohon dengan alasan apapun itu mentalnya lebih rusak dari penjajah,” tegasnya.

    Bahkan dia mengaku, sudah melakukan konsolidasi dengan beberapa Organisasi Kepemudaan (OKP) dan komunitas lingkungan hidup, kalau penebangan pohon itu tetap dilakukan maka pihaknya akan bereaksi.

    “Nah ini pembelajaran buat kita semua. Jadi kesimpulannya Boxies harus di tutup supaya bisa dilihat perbedaanya, ketika boxies beroperasi dan saat tidak beroperasi,” pungkasnya.

    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Direksi Baru Tirta Pakuan Geber Kepuasan Pelanggan

    2 Desember 2020
    Anggaran

    Bahas Renja 2023, Komisi I Gelar Rapat Kerja Dengan Seluruh Camat

    18 Februari 2023
    Kota Bogor

    Pengguna Moge Penabrak Nenek Bukan Anggota HDCI

    18 Desember 2019
    Pemerintahan

    Wali Kota Bogor Soroti Kemacetan Saat Libur, Minta Dishub Atur Ulang Penempatan Petugas

    19 Mei 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Banyak Kepingan Sejarah Tercecer, JKPI Jalin Kerjasama dengan Perpusnas dan ANRI

    26 Maret 2022

    Ketua Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Bima Arya mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa…

    Ekonomi

    Rakernas, Bima Arya Akan Resmikan Tugu Apeksi di Kota Padang

    26 Juni 2022

    Wali Kota Bogor yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Apeksi), Bima Arya menerima kedatangan…

    Ekonomi

    Jauh dari Pusat Kota, Bima Arya Pastikan Warga Tetap Dapat Perhatian Pemkot

    20 September 2022

    Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali menjalankan program ‘Ngantor di Kelurahan’. Hari ini, Selasa (20/9/2022)…

    Ekonomi

    Pasar Jambu Dua Diresmikan, Diharapkan Kolaboratif Untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

    17 Oktober 2024

    BOGOR – Penjabat Wali Kota Bogor, Heri Antasari, secara resmi mengoperasikan dan menghadiri acara syukuran…

    Daerah

    Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental

    24 Oktober 2025

    Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).…

    Ekonomi

    RAPBD 2021 Akan Fokus Pada Lima Program Prioritas

    1 Desember 2020

    Barayanews.co.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, RAPBD 2021 merupakan salah satu langkah maju…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.