Barayanews.co.id – Pengungkapan kasus pememuan mayat dalam koper yang ditemukan di Nanggung, Kabupaten Bogor sebulan lalu belum membuahkan hasil.
Kapolres Bogor, AKBP Muhammad Joni di Gedung Tegar Beriman mengatakan tahapan sudah ditempuhnya untuk memenuhi ketetangan, dan sampai sekarang belum ada laporan dari pihak keluarga.
“Ya (kesulitan), sementara dari hasil identifikasi sudah kami lakukan upaya-upayanya. Tinggal adakah pelapor, misalnya ada keluarga, anaknya nggak balik, pasti nyari. Itulah nanti dari laporan, kami cross-check. Sampai sekarang belum ada laporan,” beber Muhammad Joni seperti dilansir di detik.
Lebih lanjut dia mengatakan hasil sketsa wajah korban dan ciri-ciri yang telah diidentifikasi polisi telah dikirim ke Kementerian Luar Negeri dan Imigrasi.
“Hasil sketsa wajah dan identifikasi sudah dikirim ke kementrian,” ujarnya.
Namun, masih kata dia, hingga kini pihaknya belum menerima laporan adanya warga negara asing (WNA) yang hilang atau belum kembali ke negaranya.
Joni menjelaskan, barang bukti yang ditemukan terkait kasus ini sangat minjn, polisi belum bisa memastikan apakah koper tersebut milik pelaku atau korban.
Sementara jaket merek Linea Ese yang digunakan korban, lanjut dia, juga tidak menjadi petunjuk bagi polisi untuk mengungkapkan identitas jasad tersebut.
“Iya itu (dugaan pembunuhan) belum bisa dipastikan. Sampai sekarang masih dalam proses penyelidikan. Masalah secara fakta, motif, dan lain-lain, belum bisa kita pastikan. Jadi nanti setelah bisa kita ungkap identitas korban, termasuk pelaku, baru bisa kita ungkap,” ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat pria dalam koper itu berawal dari laporan warga yang mengeluhkan bau busuk. Polisi langsung terjun ke lokasi dan menemukan mayat dalam koper yang ada di pinggir jalan dekat hutan pinus di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Minggu (10/11/2019).
Mayat tersebut berada dalam koper berwarna biru tua. Kondisi mayat ditutup dengan selimut dan diplester.