Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih
    • 39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan
    • Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha
    • Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan
    • Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing
    • Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban
    • YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks
    • Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » One of Farm » Merintis Kampung Tematik Abiu Katulampa.
    Kampung Tematik

    Merintis Kampung Tematik Abiu Katulampa.

    29 November 20224 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    Ada banyak spot eksotik di Kota Bogor. Khususnya bentang alam seperti kebun, taman bahkan lembah pinggiran aliran sungai yang telah ditata dan dikelola. Semua itu bisa bermanfaat dalam pengembangan destinasi wisata Kota Bogor. Salah satu diantaranya adalah One On Farm. Ini adalah kebun sayur dan buah di lahan 5000 meter persegi di pinggiran Ciliwung dekat Bendungan Katulampa.

    Tepatnya kebun ini berlokasi di Perumahan Griya Katulampa dan telah dikelola lebih dari 10 tahun. Disitu ada kebun sayuran organik, kebun buah, kebun bibit, ternak lele, herbal, dan tempat pelatihan pertanian. Ketika kita berada disitu tak terasa seperti di tengah kota. Sebab suasananya masih alami. Rimbun dengan pepohonan, ramai suara burung dan nyaman dengan suara aliran Ciliwung dan tipuan angin sejuk sepoi-sepoi. Semua bisa dinikmati sambil mencicipi teh herbal dan camilan, bahkan makan siang di saung.

    Tak hanya suasananya yang menarik. Disitu pengunjung juga bisa memetik dan menikmati buah Abiu (Pouteria Carmito) dan miracle fruit serta beberapa jenis buah lainnya. “Abiu adalah buah asli Peru dan Brazil yang dikembangkan di Australia, sehingga orang menyebutnya juga sawo Australia,” kata Victor, pendiri dan pengelola One On Farm yang kini sudah memiliki 7 pegawai.

    Menurut Victor abiu pernah dibudidayakan di Kebun Buah Mekarsari. Tetapi secara umum buah ini masih jarang ditemukan di Indonesia, sehingga permintaanya di One on Farm harus inden. Lagipula “Dari 100 batang pohon tiap panen hanya bisa dihasilkan sekitar 50 kg dan hanya berbuah 3 kali dalam setahun,” lanjut Victor. Jadi dengan 200 batang pohon abiu yang sudah ditanam, One on Farm masih kewalahan memenuhi permintaan. Kelangkaan pasok membuat abiu bernilai jual tinggi. Satu kilo untuk kategori premium, berisi 3 butir, dihargai Rp 100 ribu.

    Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah yang pernah mencicipi Abiu disitu, menyebut rasa buah ini seperti Matoa. Sementara itu miracle fruit asal Ghana Afrika adalah benar-benar buah ajaib. Sebelum menikmati buah ajaib, Bu Sekda diminta mencicipi jeruk nipis. Rasanya jelas asam. Tetapi setelah menikmati buah ajaib lalu mencicipi lagi jeruk nipis, rasanya jadi berbeda. “Kok jadi manis, jadi kaya makan jeruk sunkist, kok bisa ya. Kalau saya enggak mengalaminya sendiri saya nggak akan percaya,” ungkap Syarifah.

    Daya tarik abiu mendorong munculnya gagasan untuk merintis kampung tematik kebun abiu di wilayah Kelurahan Katulampa. Victor mengaku dilibatkan dalam gagasan Kelurahan Katulampa untuk mewujudkannya. “Targetnya bisa ditanam sekitar 500 batang pohon abiu di seluruh wilayah Kelurahan Katulampa,” jelas Victor. Saat ini sudah tertanam sekitar 300 batang bibit pohon abiu. “Jumlah itu harus dicek lagi, karena pasti ada beberapa yang tidak tumbuh,” tambah laki-laki asli Bogor ini.

    Dalam konsep pengembangan kampung tematik kebun abiu, bila pohon tersebut berbuah, maka panen bisa dilakukan oleh warga yang rumahnya paling dekat dengan pohon tersebut. “Mereka juga dipersilakan menjualnya sendiri atau kami bantu penjualannya, yang saat ini kami lakukan termasuk lewat on line,” jelas Victor. Ini adalah potensi untuk bisa menambah penghasilan warga. Juga mendorong terwujudnya Katulampa sebagai destinasi wisata.

    Selain dengan menanam pohon abiu, gagasan mewujudkan Katulampa sebagai destinasi wisata, juga dimunculkan Wali Kota Bogor. Menurut Victor, Bima Arya pernah menyampaikan gagasan untuk membangun joging track. Dimulai dari Bendungan Katulampa, menyusuri pinggiran Ciliwung, lalu ke perumahan Griya Katulampa.

    Di perumahan ini warga sudah lama mengelola dan menata lahan pinggir Ciliwung jadi taman dan kebun serta membentuk KWT Gircil. Juga sudah beroperasi TPST untuk mengelola sampah lingkungan. Jadi jika kampung abiu dan joging track terwujud kelak, daya tarik Katulampa bukan hanya bendungan yang namanya sudah dikenal itu. Tetapi juga pertanian warganya.

    Oleh karena itu Victor bersama One on Farm-nya mengajak warga sekitar menghidupkan pertanian setempat. “Saya ingin mengubah image petani yang selama ini dikenal miskin dan membuktikan bahwa pertanian adalah bisnis masa depan,” katanya. Karena itu pula ia memilih tagline, “Aku Bangga Jadi Petani” Nah siapa yang setuju, silakan gabung. Sejauh ini Victor sudah membuktikan. (Advertorial)

    Bima Arya Dedie A. Rachim Syarifah Sofiah Victor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Peristiwa

    Sekolah Jadi Pengungsian, PWI PEKA Kota Bogor Inisiasi KBM Darurat

    14 Januari 2020
    Kesehatan

    Moge Pelanggar Ganjil-genap Dilacak

    13 Februari 2021
    Kafe Bajawa Flores Bogor

    Soal Cafe Bajawa, Ketua DPRD Desak Tutup Sebelum Izin Keluar

    24 November 2022
    Perumda Tirta Pakuan

    Bebersih Aliran Sungai, Perumda Tirta Pakuan Segera Operasikan WTP Cipinang Gading 

    29 November 2023
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Dewan Bakal Tindaklanjuti Aspirasi Juru Parkir Yasmin

    26 Mei 2021

    BOGOR – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan dari Juru…

    Bisnis

    Gencarkan Pentingnya Menabung, KSU Karya Mandiri Guyur Minyak Goreng di Harjasari

    23 Mei 2022

    BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri selalu memberikan senyum untuk masyarakat, khususnya…

    Bisnis

    Pemkot dan KNPI Kota Bogor Sepakat Tata UMKM

    24 Agustus 2022

    Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor menggelar Bogor Raya Economic 2022 di Alun-Alun Kota…

    Ekonomi

    Harganya Meroket, Ceu Atty Malah Jual Beras Seribu Rupiah Perliter

    5 Oktober 2023

    BOGOR – Komunitas Baraya Ceu Atty (BCA) nampaknya sedang bersenang hati, pasalnya ditengah meroketnya harga…

    Ekonomi

    PNM Kembali Catat Sejarah, Terbitkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

    1 Juli 2025

    JAKARTA — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menorehkan langkah bersejarah di pasar keuangan nasional.…

    Daerah

    Pembongkaran Pasar Bogor Berjalan, 800 PKL Diberi Waktu Pindah

    13 Februari 2026

    BOGOR – Pembongkaran struktur bangunan Pasar Bogor mulai dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan ke…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Memuat Komentar...

    Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.