Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Apresiasi Mudik Gratis, DPRD Kota Bogor Ini Program yang Dinanti
    • Dedie Rachim Pimpin Apel Satgas SIGAP, Tegaskan Komitmen Birokrasi Bersih
    • Apresiasi Pejuang Lingkungan, 400 Petugas Terima Santunan Ramadan
    • Hadapi Libur Idulfitri, Tirta Pakuan Pastikan Distribusi Air Tanpa Gangguan
    • Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi
    • Balkot Ramadan Festival 2026, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota
    • Minta Pemkot Bogor Kaji Ulang THR PPPK Paruh Waktu, Banu Bagaskara : Surabaya Rp 2 Juta
    • Arus Muda REPDEM Ajak Aktivis Bersatu Lawan Tindakan Brutal terhadap Andrie Yunus
    Facebook X (Twitter) Instagram
    BarayaNewsBarayaNews
    • Politik
      • Nasional
      • Internasional
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Teknologi
      • Gadget
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Kolom Penulis
    • Kota Bogor
    BarayaNewsBarayaNews
    Home » RSUD Kota Bogor » Menkes Resmikan Blok I dan IV RSUD Kota Bogor
    Kesehatan

    Menkes Resmikan Blok I dan IV RSUD Kota Bogor

    29 Desember 20233 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Telegram WhatsApp

    BOGOR – Blok I dan IV Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor diresmikan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dan Wali Kota Bogor, Bima Arya pada Kamis (28/12/2023) siang. Selain peresmian RSUD Kota Bogor juga hibah alat ventilator yang diterima Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

    Menkes RI Budi Gunadi mengatakan, pembangunan ini merupakan hal yang luar biasa.

    “Ya, tentu ini luar biasa ketika berhasil membangun infrastrukur kesehatan bagi masyarakat. Kami bantu alat cathlab untuk melayani pasien jantung dan stroke yang angka meninggalnya paling banyak,” ungkap Budi.

    Budi menerangkan, bahwa dengan selesainya pembangunan, turut menjadikan RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit terbaik di Kota Bogor. Lebih dari 50 RSUD yang sering dirinya lihat. Tapi, yang seperti RSUD Kota Bogor ini baru dibawah 10.

    “Ya, ini bersih, terang. Yang sakit dateng ke sini rasanya sudah sembuh. Kedepannya, pembangunan RSUD seperti di Kota Bogor harus terus dilakukan termasuk di wilayah Kabupaten Bogor. Tugasnya adalah kami mereplikasi rumah sakit seperti ini di Kabupaten Bogor,” terangnya.

    Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, bahwa RSUD Kota Bogor ini banyak dibantu oleh beberapa pihak. Ini RSUD yang banyak dibantu Kemenkes, Provinsi Jabar.

    “Kami fokus penyakit yang jadi atensi utama penyebab kematian. Jantung, stroke, kanker, dan ginjal. Saya berharap, tahun depan pembangunan akan terus berlanjut,” ungkap Bima.

    “Tahun depan terus berlanjut. Mudah mudhana tetap dapat asistensi dari pusat dan provinsi,” tambah Bima.

    Ditempat yang sama, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Ilham Chaidir mengatakan, untuk total biaya pembangunan dari dua blok ini sumber anggarannya berbeda. Blok I ini bersumber dari APBD senilai 43 Miliar dan Blok IV dari Dana Alokasi Khusus senilai Rp7,4 miliar. Untuk Blok I ini dikhususkan sebagai ruang poliklinik, apotek atau farmasi.

    “Tidak hanya itu, di Blok I ini ada ruangan MDR, serta junction atau penghubung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Untuk Blok I ini dikhususkan sebagai ruang poliklinik, apotek atau farmasi,” ungkap Ilham.

    Ilham menjelaskan, tidak hanya itu, di Blok I ini ada ruangan MDR, serta junction atau penghubung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Nantinya di Blok I ini pun akan ada ruang manajemen.

    “Lalu disini dipergunakan sementara untuk pembangunan poli saraf. Karena lebih besar dan nyaman. Kemudian Blok I ini juga belum selesai. Masih 25 persen lagi. Tapi tahap pertama selesai tahun ini. Nanti disni ada lantai dua. Itu buat poli. Pembangunan selanjutnya, penambahan ruang poli klinik, dilengkapi dengan semuanya,” terang Ilham.

    Ilham menjelaskan, untuk Blok IV sendiri, merupakan lanjutan tahun lalu. Tahun lalu sudah selesai tiga lantai.

    “Kemudian kami juga selain dua gedung ini, kami meresmikan catchlab. Catchlab ini mempermudah untuk pasien penderita jantung. Selama ini, kami selalu rujuk ke RS di Jakarta. Itu selalu antre lama dan akhirnya meninggal. Dengan alat ini, kita bisa membantu masyarakat lebih cepat dan tentunya melalui BPJS,” pungkasnya.

    Bima Arya Sugiarto Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan RI Wali Kota Bogor
    Add A Comment

    Bagaimana Pendapat Anda?Batalkan balasan

    Berita Lainnya
    Peristiwa

    Polres Bogor Ringkus Gurandil di Cigudeg

    13 Januari 2020
    Kota Bogor

    Tujuh Orang di Bogor Dinyatakan ODP Covid-19

    16 Maret 2020
    Kesehatan

    14 Karyawan Terpapar, Kantor Pusat Perumda Tirta Pakuan Disterilisasi

    18 Januari 2021
    Pemerintahan

    Reklame dan Billboard Tak Berizin Ditertibkan, Moratorium segera Diterapkan

    15 Maret 2025
    Kolom Penulis
    Kolom Penulis

    Anak Muda dan Kaderisasi Partai Politik

    5 Januari 2024

    Demokrasi kita dibangun berdasarkan amanat UUD dan berasaskan Pancasila. Disitu jelas bahwa suara kita, aspirasi…

    Pembebasan Biaya Pendidikan, Sesuai Harapan Kah?

    1 Desember 2020
    Trending
    Ekonomi

    Pusat Harus Ikut Maksimalkan Potensi Heritage di Tiap Daerah

    19 September 2022

    Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) menggelar seminar nasional bertajuk ‘Langkah Strategis Menghadapi Persaingan Global di…

    Ekonomi

    Promosikan Pasar Tradisional, Sekda Syarifah Sofiah Belanja di Pasar Jambu Dua

    11 Agustus 2024

    BOGOR – Dalam upaya mencintai dan mempromosikan pasar tradisional, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah…

    Ekonomi

    Adityawarman Resmikan Job Fair 2025 Kota Bogor

    16 Oktober 2025

    BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil bersama Wakil Walikota Bogor Jenal Mutaqin meresmikan…

    Bisnis

    Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

    24 Maret 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi…

    Ekonomi

    Pendapatan Asli Daerah Kota Bogor 2021 Naik Rp 200 Miliar

    23 Juni 2022

    Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor menggelar rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan…

    Ekonomi

    APEKSI Gelar Pertemuan dengan Mendag Zulhas, Bahas Apa?

    2 Agustus 2022

    Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menggelar pertemuan dengan Menteri Perdagangan RI…

    Tentang Kami

    BarayaNews.co.id

    PT. Kreasi Baraya Mandiri adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media yang menaungi website portal berita barayanews.co.id untuk menayangkan berita terkini dan terpercaya.

    Laman Kami
    • Kebijakan Privasi
    • Kontak
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • Syarat Karya Tulis
    © 2026 PT Kreasi Baraya Mandiri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.